Asus Indonesia resmi menghadirkan lini laptop gaming berbasis AI yang menyasar pengguna dengan kebutuhan berbeda, mulai dari gamer, kreator, hingga pekerja yang membutuhkan perangkat bertenaga. Tiga model yang diperkenalkan adalah TUF Gaming A14, ROG Zephyrus G14, dan ROG Strix G16.
Peluncuran ini menegaskan arah baru Asus menuju ekosistem AI gaming yang lebih luas. Country Manager Asus Indonesia, Lenny Lin, menyampaikan bahwa perangkat terbaru tersebut mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI untuk mendukung performa komputasi modern dengan kemampuan olah data AI lokal yang lebih cepat.
TUF Gaming A14, ringkas tapi tangguh
Asus TUF Gaming A14 FA401EA menjadi salah satu model yang paling menonjol karena membawa format 14 inci dengan bodi ringkas. Laptop ini juga mengusung standar ketahanan militer MIL-STD 810H, sehingga dirancang untuk tetap andal dalam pemakaian yang lebih intens.
Di bagian dapur pacu, Asus menyematkan arsitektur AMD Ryzen AI Max+ 392. Perangkat ini juga dibekali 32GB unified memory yang membantu kinerja iGPU agar dapat mendekati kemampuan GPU GeForce RTX 5060 menurut klaim yang disampaikan Asus.
Asus menempatkan TUF Gaming A14 sebagai pilihan bagi pengguna yang membutuhkan satu perangkat untuk bekerja sekaligus bermain. Sistem pendinginnya dibuat agar suhu tetap terjaga, meski bodinya tetap tipis dan mudah dibawa.
ROG Zephyrus G14 tampil dengan fokus pada visual dan AI
ROG Zephyrus G14 hadir dengan prosesor AMD Ryzen AI 9 465. Chip ini membawa NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS, yang menjadi salah satu daya tarik utama untuk pengolahan fitur AI secara lokal.
Laptop ini juga dibekali asisten pribadi cerdas bernama Omni, yang disebut Asus untuk mendukung pengalaman penggunaan yang lebih personal. Dari sisi tampilan, Zephyrus G14 memakai panel ROG Nebula HDR OLED dengan tingkat kecerahan 1100 nits.
Kombinasi tersebut membuat Zephyrus G14 ditujukan tidak hanya untuk game, tetapi juga untuk pengguna yang memerlukan kualitas visual tinggi. Segmentasi ini cocok bagi kreator atau pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan bobot yang tetap relatif ringkas.
ROG Strix G16 menyasar pengguna paling berat
Berbeda dari TUF A14 dan Zephyrus G14, ROG Strix G16 hadir sebagai model paling bertenaga dalam jajaran baru ini. Asus membekalinya dengan prosesor AMD Ryzen 9 8940HX untuk mendukung kebutuhan kerja berat dan sesi gaming intens.
Layar Strix G16 juga menjadi perhatian karena membawa refresh rate hingga 300 Hz. Spesifikasi ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang menuntut respons visual tinggi dalam game kompetitif.
Unified Memory pada perangkat ini membuat sistem lebih fleksibel saat dipakai untuk beban kerja yang besar. Asus menyebut konfigurasi tersebut cocok untuk aktivitas seperti penyuntingan video berkualitas tinggi dan pekerjaan kreatif lain yang membutuhkan performa stabil.
AI PC untuk gamer, kreator, dan pelajar
Asus menekankan bahwa kehadiran laptop gaming AI terbaru ini tidak hanya ditujukan untuk satu kelompok pengguna. Pelajar, kreator konten, hingga pengembang perangkat lunak juga disebut bisa memanfaatkan kemampuan AI PC untuk mendukung produktivitas harian.
Kerja sama Asus dan AMD menjadi dasar utama dari pendekatan tersebut. Integrasi AI lokal dan asisten virtual membuat pengalaman memakai laptop menjadi lebih efisien dan terasa lebih personal dibandingkan generasi sebelumnya.
Dari sisi harga, TUF Gaming A14 dibanderol Rp29.999.000. ROG Zephyrus G14 dijual Rp40.999.000, sedangkan ROG Strix G16 mulai dari Rp32.999.000.
Dengan hadirnya tiga model ini, Asus memperkuat portofolio laptop gaming AI di Indonesia melalui kombinasi performa, mobilitas, dan fitur berbasis kecerdasan buatan yang disiapkan untuk kebutuhan komputasi masa kini.







