Memilih tablet di kelas harga 3 jutaan kini tidak lagi sekadar mencari layar besar dan baterai awet. Sejumlah model sudah membawa RAM 6GB, dukungan jaringan 5G, hingga fitur AI yang membuatnya lebih siap dipakai untuk kerja, belajar, dan gaming ringan.
Pergeseran kebutuhan ini terlihat jelas dari standar perangkat yang makin tinggi. Jika dulu RAM 4GB masih terasa cukup, kini RAM 6GB lebih aman untuk multitasking, membuka banyak aplikasi, dan menjaga performa tetap stabil saat dipakai lebih lama.
Tablet murah untuk kerja dan hiburan makin kompetitif
Di rentang harga terjangkau, Advan Tab VX Lite menjadi salah satu opsi yang menarik berkat layar 10,4 inci WUXGA+ dan RAM 6/128 GB. Tablet ini memakai UniSOC T618 dan diklaim mampu menjalankan Call of Duty pada setelan low dengan 40 FPS stabil, sementara konektivitas 4G Dual SIM dan speaker stereo menambah nilai pakainya.
Itel Vista Tab 30 GT juga tampil sebagai paket produktivitas yang praktis. Tablet ini sudah dibekali keyboard case di dalam kotak penjualan, layar 11 inci 90Hz, chipset Helio G99, serta storage UFS 2.2 yang mempercepat buka-tutup aplikasi.
Pilihan layar nyaman untuk membaca dan menonton
Huawei MatePad SE 11 menonjol bagi pengguna yang sering membaca dokumen dalam durasi panjang. Layarnya mendukung 100% sRGB dan mengantongi sertifikasi ganda TUV Rheinland untuk keamanan mata, serta kompatibel dengan Huawei M-Pencil Lite dan fitur easy multitasking.
Di sisi lain, Redmi Pad 2 menawarkan pengalaman visual yang lebih mewah lewat layar 2.5K dengan kecerahan 600 nits. Kapasitas baterai 9.000 mAh membuat tablet ini lebih siap dipakai seharian, sedangkan Android 15 memberi kesan lebih segar untuk penggunaan harian.
Opsi 5G dan performa yang lebih modern
Bagi pengguna yang mengejar koneksi seluler cepat, Samsung Galaxy Tab A11 Plus masuk daftar yang patut dilirik. Tablet ini sudah mendukung jaringan 5G dan memakai Dimensity 7300 berbasis fabrikasi 4nm, yang dirancang untuk kinerja tinggi sekaligus hemat daya.
Model ini juga hadir dengan desain bezel tipis, sehingga terlihat lebih modern dan premium. Pengisian cepat 25W membuatnya lebih praktis untuk mobilitas, dengan harga mulai Rp3,5 juta untuk varian WiFi dan Rp4,2 juta untuk varian 5G.
Tablet untuk ilustrasi dan catatan digital
Advan Sketsa 3 menyasar pengguna yang lebih fokus pada menggambar dan mencatat. Tablet ini dibekali stylus pen dengan 4096 tingkat tekanan serta tilt pressure, lalu dilengkapi keyboard ergonomis dalam paket pembelian.
Mesin UniSOC Tiger T606 di dalamnya memang bukan yang paling kencang, tetapi masih cukup untuk desain grafis ringan. Dengan harga mulai Rp2,2 jutaan, perangkat ini menjadi salah satu yang paling terjangkau untuk kebutuhan ilustrasi dasar.
Fitur AI mulai masuk kelas menengah
Samsung Galaxy Tab S10 Lite membawa pendekatan berbeda karena sudah menonjolkan fitur AI. Tablet ini mendukung Circle to Search, tombol khusus Galaxy AI, dan Handwriting Help untuk merapikan catatan tulisan tangan secara otomatis.
Dari sisi performa, perangkat ini menggunakan Exynos 1380 dan mendukung charging 45W. Dengan harga mulai Rp5,3 jutaan, tablet ini memang berada di atas sebagian besar opsi lain, tetapi fitur yang dibawa membuatnya relevan untuk pengguna yang ingin perangkat lebih siap untuk produktivitas jangka panjang.
Mana yang paling masuk akal untuk 3 jutaan
Di kelas harga terjangkau, Advan Tab VX Lite, Itel Vista Tab 30 GT, Huawei MatePad SE 11, Redmi Pad 2, dan Advan Sketsa 3 sama-sama menawarkan keunggulan berbeda. Kalau kebutuhan utama adalah gaming ringan dan koneksi seluler, Advan Tab VX Lite dan Itel Vista Tab 30 GT terlihat kuat di kelasnya.
Sementara itu, pengguna yang memprioritaskan layar, dokumen, ilustrasi, atau fitur AI bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan kerja harian dan gaya pemakaian masing-masing. Pilihan yang paling tepat tetap bergantung pada apakah fokus utamanya berada di performa, layar, konektivitas 5G, atau dukungan AI yang makin relevan di tablet modern.







