Pasar tablet ringkas makin ramai dengan hadirnya empat model baru yang diposisikan sebagai penantang serius iPad Mini. Perangkat-perangkat ini datang dengan fokus yang jelas, yakni performa tinggi, layar premium, dan baterai besar dalam bodi yang tetap compact.
Dari empat nama yang mencuat, Lenovo Legion Y700 Gen 5 paling menonjol di sisi tenaga. Tablet ini disebut sebagai tablet compact pertama yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset kelas atas dari Qualcomm.
Menurut poster resmi Lenovo di Weibo, perangkat ini diklaim mampu meraih skor AnTuTu 4.532.189 poin. Namun, pengujian yang dirangkum dari Nanoreview dan Kimovil menunjukkan kisaran yang lebih realistis, yaitu sekitar 3,9 juta hingga 4,1 juta poin.
Lenovo paling agresif di kelas gaming
Lenovo Legion Y700 Gen 5 menyasar pengguna yang menginginkan tablet kecil untuk bermain game berat. Layarnya memakai panel IPS LCD 8,8 inci dengan resolusi 1904 x 3040 piksel, refresh rate 165 Hz, serta dukungan Dolby Vision dan HDR.
Fitur lain yang membuatnya menonjol adalah baterai 9.000 mAh dengan pengisian 68 W. Lenovo juga menyematkan slot microSDXC, fitur yang mulai jarang ditemukan di tablet gaming premium.
Perangkat ini turut membawa dua port USB-C, masing-masing USB 2.0 dan USB 3.2 Gen 2 dengan DisplayPort 1.4. Kombinasi ini memberi fleksibilitas lebih untuk aksesori dan output tampilan eksternal.
Varian memorinya cukup luas, mulai dari RAM 12 GB hingga 24 GB. Penyimpanan internalnya juga besar, dari 256 GB sampai 1 TB dengan UFS 4.1 Pro.
Oppo menonjolkan layar AMOLED dan desain tipis
Oppo Pad Mini datang dengan pendekatan berbeda dengan menekankan kualitas visual dan produktivitas. Tablet ini membawa layar AMOLED 8,8 inci beresolusi 1680 x 2520 piksel, refresh rate adaptif 144 Hz, dan tingkat kecerahan hingga 1600 nits.
Chipset yang dipakai adalah Snapdragon 8 Gen 5. Oppo memadukannya dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan sampai 512 GB UFS 4.1.
Baterainya berkapasitas 8.000 mAh dengan fast charging 67 W. Sistem operasinya memakai Android 16 dengan ColorOS 16, yang disebut mendukung produktivitas setingkat PC.
Untuk pasar internasional, perangkat ini tersedia melalui Giztop. Harga yang disebut di referensi berada di kisaran sekitar Rp8 juta hingga Rp10 jutaan, tergantung varian.
Redmi membawa baterai terbesar di kelasnya
Redmi K Pad 2 mengedepankan kombinasi performa dan daya tahan. Tablet ini mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 berbasis 3 nm, yang diposisikan sebagai salah satu chipset paling kencang di segmen tablet compact 8 inci.
Estimasi skor AnTuTu untuk perangkat ini berada di rentang 3,1 juta sampai 3,5 juta poin. Angka itu memang masih di bawah Legion Y700 Gen 5, tetapi tetap tergolong sangat tinggi untuk kelas tablet ringkas.
Nilai jual utama Redmi K Pad 2 ada pada baterainya yang mencapai 9.100 mAh. Referensi menyebut kapasitas ini sebagai yang terbesar di kelas tablet 8,8 inci, dengan dukungan fast charging 67 W dan reverse wired charging 22,5 W.
Layarnya memakai IPS LCD 8,8 inci dengan resolusi 1880 x 3008 piksel, refresh rate 165 Hz, dan kecerahan 1100 nits. Redmi juga membekalinya dengan vapor chamber 15.300 mm², speaker stereo tuning Bose, dan dual X-axis linear motor.
Huawei fokus pada layar premium dan bodi sangat tipis
Huawei MatePad Mini tampil berbeda karena mengandalkan HarmonyOS 4.3, bukan Android. Tablet ini diperkenalkan secara global di MWC dan diarahkan sebagai pesaing langsung iPad Mini di kelas premium.
Salah satu keunggulan utamanya adalah desain yang sangat tipis, yakni 5,1 mm, dengan bobot 255 gram. Referensi juga menyebut perangkat ini lebih ringan dibanding iPad Mini versi A17 Pro yang berbobot 293 gram.
Layarnya memakai Flexible OLED PaperMatte 8,8 inci dengan resolusi 2560 x 1600 piksel dan refresh rate 120 Hz. Panel ini mendukung kecerahan puncak 1800 nits serta rasio kontras 2.000.000:1.
Huawei memang belum mengungkap chipset secara resmi dan hanya menyebut keluarga Kirin. Meski begitu, spesifikasi lain cukup tinggi, termasuk kamera belakang 50 MP plus 8 MP ultrawide, kamera depan 32 MP, dan baterai 6400 mAh dengan 66W Huawei SuperCharge.
Empat arah persaingan di kelas tablet mini
Jika dilihat dari karakter masing-masing, Lenovo unggul pada performa mentah dan fitur gaming. Oppo lebih menonjol di kualitas layar AMOLED dan pengalaman visual, sedangkan Redmi mencoba menarik perhatian lewat baterai jumbo dan sistem pendingin besar.
Huawei berada di jalur berbeda dengan pendekatan premium lewat Flexible OLED PaperMatte, bodi ultra-tipis, dan ekosistem HarmonyOS. Di tengah dominasi iPad Mini pada segmen tablet compact, keempat model ini menunjukkan bahwa pengguna kini punya lebih banyak opsi dengan fokus yang jauh lebih spesifik.
Source: www.suara.com






