Motorola resmi membawa perangkat flagship terbarunya ke Indonesia lewat Motorola Signature. Ponsel ini langsung menonjol karena menawarkan kamera 8K, desain premium dengan validasi warna Pantone, dan sederet fitur kelas atas yang menyasar pengguna yang menginginkan performa tinggi sekaligus tampilan berbeda.
Yang membuatnya relevan untuk pasar flagship adalah kombinasi spesifikasi keras dan perhatian pada detail desain. Motorola tidak hanya menyiapkan dapur pacu kencang, tetapi juga memberi sentuhan material unik, perlindungan fisik kuat, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang.
Desain premium dengan material unik
Motorola Signature hadir dalam dua pilihan material yang berbeda. Varian Pantone Martini Olive memakai sentuhan kain twill, sedangkan Pantone Carbon menggunakan tekstur linen.
Pendekatan desain itu dipadukan dengan ketahanan fisik standar militer MIL-STD-810H. Artinya, perangkat ini tidak hanya mengejar tampilan mewah, tetapi juga membawa perlindungan yang lebih serius untuk penggunaan harian.
Layar besar dengan refresh rate tinggi
Di bagian depan, Motorola menanamkan panel LTPO AMOLED 6,85 inci. Layar ini mendukung refresh rate hingga 165Hz untuk pengalaman visual yang lebih mulus.
Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 6.200 nits, sehingga layar diklaim tetap mudah dibaca dalam berbagai kondisi. Perlindungannya juga sudah memakai Gorilla Glass Victus 2.
Performa flagship untuk kebutuhan berat
Untuk urusan tenaga, Motorola Signature mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan internal UFS 4.1.
Motorola juga menyematkan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar. Kombinasi ini menegaskan bahwa perangkat ini diposisikan sebagai flagship yang tidak hanya kuat di kamera, tetapi juga siap untuk kinerja harian yang cepat dan aman.
Tiga kamera belakang, video 8K Dolby Vision
Sektor fotografi menjadi salah satu daya tarik utama Motorola Signature. Di belakang, terdapat tiga kamera 50 MP dengan sensor utama Sony LYTIA 828, lensa ultrawide, serta lensa periskop telefoto.
Kamera telefoto tersebut mendukung 3x Optical Zoom dan 100x Super Zoom Pro. Untuk video, perangkat ini mampu merekam hingga resolusi 8K Dolby Vision pada 30 fps.
Motorola juga membekali fitur Horizon Lock untuk menjaga kestabilan video secara otomatis. Selain itu, perusahaan melakukan optimasi khusus untuk Instagram agar hasil unggahan foto dan video tetap terlihat jernih.
Kamera depan dan daya tahan baterai
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 500. Spesifikasi ini memperkuat posisi Motorola Signature sebagai ponsel yang serius di sisi imaging, baik untuk kamera utama maupun kamera depan.
Daya tahan perangkat disokong baterai silikon-karbon 5.200 mAh. Motorola mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga 52 jam, dengan pengisian TurboPower 90 W di dalam kotak penjualan atau wireless charging 50W.
Proteksi ekstra dan dukungan jangka panjang
Motorola Signature juga membawa sertifikasi IP68 dan IP69. Keduanya memberi perlindungan ekstra terhadap air dan debu, sehingga perangkat lebih siap digunakan dalam berbagai situasi.
Motorola turut menjanjikan pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan hingga 7 tahun ke depan. Komitmen ini menambah nilai penting bagi pengguna yang mempertimbangkan masa pakai perangkat dalam jangka panjang.
Harga peluncuran di Indonesia
Sejak diluncurkan pada Senin (20/4), Motorola Signature dipasarkan dengan harga spesial Rp 11.999.000. Harga normalnya tercatat Rp 12.999.000.
Selama periode promosi, pembeli juga berkesempatan mendapatkan keuntungan khusus senilai Rp 2 juta. Dengan kombinasi kamera 8K, layar kencang, dan desain premium, Motorola Signature diposisikan sebagai salah satu opsi flagship baru yang paling menonjol di Indonesia.







