Xiaomi Disebut Stop Lini Mix Flip, Ponsel Lipat Clamshell Mereka Terancam Hilang השנה

Kabar tentang masa depan ponsel lipat bergaya flip dari Xiaomi mengarah ke sinyal yang kurang menggembirakan. Lini Mix Flip disebut-sebut telah dihentikan, sehingga peluang hadirnya Mix Flip 3 pada tahun ini menjadi semakin kecil.

Informasi itu menarik perhatian karena Xiaomi sebelumnya masih aktif di kategori ini lewat Mix Flip 2. Jika kabar tersebut akurat, Xiaomi bisa memilih meninggalkan segmen ponsel lipat kompak dan mengalihkan fokus ke model foldable berformat horizontal.

Informasi terbaru ini muncul dari percakapan di Weibo yang melibatkan pembocor Digital Chat Station. Saat ditanya apakah Xiaomi akan merilis ponsel lipat kompak baru tahun ini dan membawa peningkatan dari Mix Flip 2, tipster itu memberi sinyal bahwa seri Mix Flip sudah dihentikan.

Sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi. Karena itu, status penghentian lini tersebut masih berada di ranah bocoran dan belum bisa dianggap sebagai keputusan final yang diumumkan perusahaan.

Meski begitu, arah kabar ini sejalan dengan laporan sebelumnya yang menyebut Mix Flip 3 mungkin tidak meluncur tahun ini. Di saat yang sama, Xiaomi justru dikabarkan sedang menyiapkan ponsel foldable horizontal baru untuk diluncurkan pada tahun ini.

Segmen flip dinilai makin sulit

Belum jelas alasan pasti Xiaomi diduga menghentikan seri Mix Flip. Namun, dinamika pasar disebut menjadi salah satu faktor yang masuk akal di balik keputusan itu.

Secara global, ponsel lipat berukuran kecil memang masih memiliki pasar. Akan tetapi, segmen ini tetap tergolong niche, sementara biaya produksi perangkat lipat masih tinggi.

Dalam konteks itu, perangkat flip kompak dianggap mungkin tidak menawarkan proposisi nilai yang sama kuatnya dibanding foldable berukuran lebih besar. Dengan kata lain, biaya dan potensi pasar bisa jadi tidak bertemu pada titik yang ideal.

Situasi tersebut tidak hanya dihadapi Xiaomi. Beberapa merek lain juga terlihat melambat atau belum menunjukkan kelanjutan yang jelas untuk lini ponsel flip mereka.

Honor, misalnya, masih berada dalam ketidakpastian soal apakah akan menghadirkan penerus setelah Honor V Flip 2. Kondisi serupa terlihat pada Vivo dan Oppo, yang belum menindaklanjuti model flip mereka dengan generasi baru.

Vivo pernah memperkenalkan X Flip sebagai perangkat flip pertamanya. Sementara itu, Oppo merilis Find N3 Flip pada 2023, tetapi sejak itu belum ada model flip baru dari kedua merek tersebut.

Motorola bergerak ke arah berbeda

Di tengah perlambatan beberapa pemain lain, Motorola justru tetap agresif di segmen ini. Perusahaan itu disebut masih aktif dan bahkan mendominasi kategori ponsel flip.

Belakangan, Motorola merilis beberapa model sekaligus, termasuk Razr 70, Razr 70+, dan Razr 70 Ultra. Langkah itu menunjukkan bahwa pasar flip belum sepenuhnya ditinggalkan, meski tidak semua merek melihat peluang yang sama.

Perbedaan strategi antarvendor memperlihatkan bahwa segmen ini masih sangat selektif. Sebagian perusahaan memilih memperluas lini produk, sementara yang lain tampak lebih berhati-hati atau mundur perlahan.

Bagi Xiaomi, fokus baru tampaknya mengarah ke perangkat lipat horizontal. Laporan terbaru menyebut model itu kemungkinan akan memakai chip internal Xring O3.

Perangkat tersebut diperkirakan meluncur sekitar Juli atau Agustus. Namun, nama finalnya masih belum pasti dan bisa hadir sebagai Mix Fold 6 atau memakai skema penamaan baru seperti Xiaomi 17 Fold.

Jika skenario itu terwujud, Xiaomi tidak benar-benar meninggalkan kategori foldable secara keseluruhan. Perusahaan hanya berpotensi mengubah prioritas, dari format flip yang ringkas ke perangkat lipat bergaya buku yang lebih besar.

Langkah semacam ini bisa dibaca sebagai upaya merapikan portofolio produk. Alih-alih mempertahankan dua pendekatan foldable sekaligus, Xiaomi mungkin memilih segmen yang dianggap lebih menjanjikan.

Bagi konsumen, dampak terbesarnya adalah berkurangnya pilihan dari Xiaomi di kategori ponsel lipat kompak. Pengguna yang menunggu penerus Mix Flip 2 kemungkinan perlu menahan ekspektasi sampai ada pernyataan resmi dari perusahaan.

Sampai ada pengumuman langsung dari Xiaomi, status seri Mix Flip tetap berada dalam wilayah spekulasi yang kuat. Namun, kombinasi bocoran dari Digital Chat Station dan arah pengembangan foldable horizontal memberi sinyal bahwa masa depan ponsel flip Xiaomi memang sedang berada di ujung tanduk.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version