Baterai yang mulai drop menjadi masalah umum pada ponsel lama, dan Xiaomi kini menawarkan solusi yang tidak biasa. Perusahaan itu bukan sekadar membuka penggantian baterai, tetapi juga memberi opsi baterai baru dengan kapasitas lebih besar untuk sejumlah model lama.
Program ini langsung menarik perhatian karena menyasar lini flagship Xiaomi 13 series. Namun di balik tawaran yang menggiurkan itu, ada sejumlah syarat, penyesuaian sistem, dan keterbatasan wilayah yang perlu diperhatikan pengguna.
Kabar ini diumumkan Presiden Xiaomi, Lu Weibing, melalui Weibo. Ia menyebut program upgrade baterai berbayar diperluas untuk seluruh lini Xiaomi 13 series.
Yang membuat program ini berbeda adalah kapasitas baterai pengganti tidak sama dengan unit bawaan pabrik. Xiaomi justru menawarkan baterai dengan kapasitas lebih tinggi dibanding spesifikasi asli perangkat.
Untuk Xiaomi 13, kapasitas baterai naik dari 4.500 mAh menjadi 4.850 mAh. Sementara Xiaomi 13 Pro mendapat peningkatan dari 4.820 mAh menjadi 5.361 mAh.
Peningkatan juga berlaku untuk Xiaomi 13 Ultra. Model ini bisa beralih dari baterai 5.000 mAh menjadi 5.500 mAh.
Kenaikan kapasitas hingga 500 mAh pada model tertentu dinilai bisa memberi tambahan masa pakai yang cukup berarti. Bagi pengguna ponsel lawas, tambahan ini bisa menjadi alasan utama untuk mempertahankan perangkat lebih lama.
Biaya program tersebut dipatok 189 yuan, sudah termasuk ongkos jasa. Dengan skema itu, pengguna tidak hanya mengganti komponen yang menurun, tetapi juga memperoleh kapasitas daya yang lebih besar.
Meski begitu, Xiaomi memberi catatan penting sebelum proses penggantian dilakukan. Baterai baru yang lebih besar ini memiliki karakteristik pengisian daya yang berbeda dari baterai asli bawaan perangkat.
Salah satu dampaknya, proses pengisian daya bisa memakan waktu lebih lama. Pada beberapa kasus, ponsel yang benar-benar kehabisan daya juga perlu dihubungkan ke charger selama 15 sampai 30 menit sebelum indikator pengisian muncul.
Pengguna juga perlu bersiap menghadapi penyesuaian pada sisi perangkat lunak. Karena kapasitas dan perilaku pengisian baterai berubah, sistem operasi ponsel mungkin harus diperbarui ke versi tertentu sebelum penggantian dapat dilanjutkan.
Ada pula efek lain setelah baterai baru dipasang. Ponsel dapat terasa hangat untuk sementara karena sistem melakukan penyesuaian dan kalibrasi di latar belakang.
Kondisi itu disebut sebagai bagian dari proses adaptasi perangkat. Pengguna dianjurkan menunggu beberapa saat hingga proses tersebut selesai dan ponsel kembali stabil.
Xiaomi juga mengingatkan soal pembacaan kapasitas baterai di aplikasi pihak ketiga. Setelah penggantian, aplikasi semacam itu kemungkinan tidak menampilkan data kapasitas secara akurat.
Karena itu, Xiaomi menyarankan pengguna memeriksa informasi resmi baterai lewat aplikasi Settings. Langkah ini penting agar pengguna tidak salah menilai hasil upgrade hanya karena data dari aplikasi lain belum menyesuaikan.
Tak berlaku untuk semua pengguna
Di balik nilai tambah yang ditawarkan, program ini masih memiliki keterbatasan besar. Xiaomi saat ini hanya mencakup Xiaomi 13 series dalam program upgrade baterai tersebut.
Artinya, pemilik model Xiaomi lain belum mendapat akses ke opsi serupa. Bagi pengguna perangkat di luar seri itu, penggantian baterai kemungkinan tetap mengikuti skema biasa tanpa peningkatan kapasitas.
Keterbatasan lain menyangkut wilayah peluncuran. Program ini baru diumumkan untuk China dan belum ada kepastian apakah Xiaomi akan memperluasnya ke pasar lain.
Situasi ini membuat pengguna global, termasuk di luar China, masih harus menunggu. Belum diketahui apakah skema upgrade baterai dengan kapasitas lebih besar itu akan tersedia lebih luas atau tetap eksklusif untuk pasar tertentu.
Ada satu detail lagi yang patut dicermati. Unggahan Lu Weibing mengindikasikan program ini bersifat terbatas, sehingga pengguna yang berminat kemungkinan perlu bergerak cepat.
Bagi Xiaomi, langkah ini menunjukkan pendekatan yang berbeda terhadap dukungan purnajual perangkat lama. Bagi konsumen, tawaran itu memang menarik karena memberi napas baru pada ponsel lama, tetapi manfaatnya saat ini masih dibatasi oleh model yang didukung, penyesuaian sistem, dan ketersediaan yang baru sebatas di China.
