
Oppo Enco Clip2 datang sebagai earbud open-fit bergaya clip-on yang mencoba menawarkan lebih dari sekadar desain unik. Dalam sesi unboxing dan hands-on awal, perangkat ini menonjol lewat kombinasi bentuk seperti aksesori telinga, bobot ringan, serta paket fitur audio dan konektivitas yang terbilang lengkap.
Daya tarik utamanya ada pada pendekatan Oppo yang memadukan kenyamanan harian dengan spesifikasi yang biasanya dicari pengguna audio modern. Enco Clip2 juga membawa peningkatan dari generasi sebelumnya, mulai dari driver ganda hasil co-tuning dengan Dynaudio hingga klaim daya tahan baterai yang lebih panjang.
Isi kotaknya sangat sederhana. Pengguna hanya mendapatkan charging case yang berisi sepasang earbud, tanpa kabel pengisian, tanpa bantalan tambahan, dan tanpa aksesori lain.
Pendekatan minimalis ini sejalan dengan banyak produk clip-style earbuds lain di pasar. Fokus Oppo tampaknya memang ada pada desain perangkat utama, bukan kelengkapan paket penjualan.
Unit hands-on yang ditampilkan hadir dalam warna Luminous Gold. Casing-nya memiliki nuansa pearlescent yang mencolok, sementara earbuds tampil dengan warna silver reflektif.
Finishing metalik itu memperkuat kesan seperti anting atau perhiasan telinga. Tampilan ini bisa menjadi nilai jual bagi sebagian pengguna, tetapi juga berpotensi terasa terlalu mencolok bagi yang menyukai desain lebih netral.
Dari sisi ergonomi, Enco Clip2 meninggalkan kesan positif pada pemakaian awal. Earbud ini disebut nyaman dipakai dengan tekanan yang sangat minim di telinga, sekaligus tetap terasa stabil saat digunakan berlari.
Bobot tiap earbud ada di kisaran 5 gram. Total bobot case dan earbud sedikit di atas 46 gram, sementara bentuk case yang membulat membuatnya mudah diselipkan ke saku kecil.
Desain clip-on dan material baru
Oppo mempertahankan rancangan acoustic ball dan comfort bean yang sudah umum di kategori clip-style earbuds. Namun, perusahaan ini menambahkan desain unibody ear cuff yang membuat transisi antarbagian earbud terlihat lebih mulus tanpa garis tajam.
Salah satu perubahan penting ada pada penggunaan strip nitinol, yakni paduan nikel-titanium yang menghubungkan dua sisi earbud. Oppo menyebut material ini dirancang untuk mempertahankan integritas strukturnya bahkan setelah ditekuk ribuan kali.
Klaim Oppo, material tersebut menawarkan daya tahan lebih baik dibanding strip titanium atau aluminium yang dipakai sejumlah earbud clip-on pesaing. Selain itu, Enco Clip2 sudah mengantongi rating IP55 untuk perlindungan terhadap air dan debu.
Sertifikasi itu membuatnya lebih aman dipakai untuk olahraga atau saat terkena hujan ringan. Namun, perangkat ini tetap tidak ditujukan untuk direndam di air.
Audio jadi nilai jual utama
Di sektor suara, Enco Clip2 membawa konfigurasi dual dynamic driver. Susunannya terdiri dari woofer 11 mm dan tweeter 9 mm yang di-tuning bersama Dynaudio, perusahaan audio asal Denmark.
Dalam uji singkat, performanya disebut menghasilkan playback yang impresif untuk kelas open earbuds. Panggung suaranya terasa detail, dan respons bass-nya juga cukup menonjol meski desainnya terbuka.
Meski begitu, karakter open earbuds tetap membawa kompromi. Kualitas suara model seperti ini pada dasarnya masih mengorbankan isolasi dan sebagian performa dibanding earbud in-ear kelas atas.
Fitur audio lain yang dibawa adalah Oppo Alive Audio untuk efek spatial audio. Fitur ini ditujukan agar pengalaman menonton film dan serial terasa lebih imersif.
Konektivitas dan fitur AI
Salah satu aspek yang paling menonjol dari Enco Clip2 adalah konektivitasnya. Earbud ini disebut sebagai salah satu yang pertama menggunakan protokol Bluetooth 6.1, yang membawa peningkatan pada privasi dan efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya.
Dukungan lainnya mencakup dual-device pairing. Untuk streaming audio, tersedia codec LHDC 5.0 untuk Hi-Res audio, di samping AAC dan SBC.
Oppo juga membenamkan chip AI quad-core 6 nm dengan NPU AI khusus. Chip ini menangani data audio sekaligus mendukung fitur terjemahan real-time di perangkat saat dipasangkan dengan ponsel Oppo yang lebih baru.
Dari sisi kontrol, Enco Clip2 memakai gestur sentuh standar dengan tap dan swipe yang bisa diprogram. Pengaturan kontrol tersebut dapat diubah melalui aplikasi Oppo Hey Melody.
Aplikasi yang sama juga menyediakan empat profil EQ bawaan dan akses ke fitur penting lain. Selain itu, earbud ini bisa difungsikan sebagai remote camera shutter dan memiliki opsi untuk membuka Spotify dengan cepat.
Baterai dan harga
Untuk daya tahan, Oppo mengklaim total pemakaian hingga 40 jam jika digabungkan dengan charging case. Dari earbud saja, perangkat ini disebut mampu bertahan hingga 9,5 jam dalam mode AAC atau 8 jam dalam mode LHDC.
Klaim tersebut menempatkan Enco Clip2 sebagai salah satu opsi menarik di segmen earbud open-fit untuk pemakaian panjang. Kombinasi kenyamanan, bobot ringan, dan fitur konektivitas baru menjadi daya tarik utama perangkat ini.
Oppo Enco Clip2 saat ini dijual di Amazon Jerman dengan harga sedikit di bawah €180. Dengan posisi tersebut, perangkat ini menyasar pengguna yang ingin mencoba gaya earbud clip-on tanpa melewatkan fitur audio, AI, dan daya tahan yang kini makin diperhatikan di kelas wearable audio.
Source: www.gsmarena.com








