Vivo disebut tengah menyiapkan ponsel seri S terbaru dengan kombinasi yang langsung mencuri perhatian: desain kamera belakang horizontal, chip Snapdragon 8-series, dan baterai besar di kisaran 7.000mAh. Bocoran ini menempatkan Vivo S60 sebagai salah satu kandidat ponsel kelas menengah berfokus kamera yang patut dipantau dalam waktu dekat.
Di tengah persaingan merek Tiongkok yang bersiap merilis ponsel mid-range bertenaga dengan kemampuan kamera lebih serius, seri Vivo S60 muncul dengan paket fitur yang terlihat agresif. Informasi awal ini juga menunjukkan Vivo tidak hanya mengejar performa, tetapi juga daya tahan baterai dan elemen desain yang lebih menonjol.
Tipster Digital Chat Station membagikan detail baru tentang sebuah prototipe ponsel Vivo seri “S” yang diyakini sebagai bagian dari lini Vivo S60. Berdasarkan ukuran layar yang disebutkan, perangkat tersebut mengarah ke model standar Vivo S60.
Ponsel ini dikabarkan memakai layar 6,59 inci dengan resolusi 1,5K. Panelnya disebut memiliki sudut beradius besar dan desain layar dengan posisi terpusat.
Salah satu perubahan paling menonjol ada di bagian belakang perangkat. Vivo S60 disebut akan mengusung modul kamera berbentuk matriks horizontal berukuran besar, berbeda dari pendekatan kamera yang lebih umum pada banyak ponsel di kelasnya.
Untuk dapur pacu, bocoran menyebut perangkat ini akan ditenagai chip Snapdragon 8s-series. Detail model chipset belum diungkap, tetapi penyebutan seri ini memberi sinyal bahwa Vivo tetap membidik performa tinggi untuk kelas menengah premium.
Aspek baterai juga menjadi sorotan utama. Kapasitasnya disebut diawali angka “7”, yang mengarah pada baterai di rentang 7.000mAh, dan ponsel ini juga dikabarkan mendukung pengisian cepat 90W.
Jika informasi ini akurat, Vivo S60 berpotensi menonjol di dua sisi sekaligus. Kombinasi baterai sangat besar dan fast charging tinggi biasanya menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang menginginkan ponsel tahan lama tanpa mengorbankan kecepatan isi daya.
Fokus kamera tetap jadi daya tarik utama
Meski membawa baterai besar dan chip kelas atas, arah pengembangan Vivo S60 tetap terlihat kuat di sektor fotografi. Prototipe yang dibocorkan disebut memakai sensor telefoto periskop Sony IMX8-series berukuran menengah.
Kehadiran kamera periskop di lini ini menunjukkan Vivo ingin membawa kemampuan zoom yang lebih serius ke segmen tersebut. Ini sejalan dengan tren beberapa merek Tiongkok yang mulai mendorong fitur kamera lebih canggih ke ponsel non-flagship.
Informasi tambahan dari laporan bulan lalu juga menyebut lini Vivo S60 akan mendukung aksesori telephoto extender. Dukungan semacam ini dapat memperluas fleksibilitas pengambilan gambar, terutama bagi pengguna yang menaruh perhatian besar pada fotografi jarak jauh.
Material dan fitur premium ikut menguat
Bocoran juga menyebut sejumlah fitur lain yang biasanya hadir pada perangkat kelas lebih tinggi. Vivo S60 dikatakan memakai frame tengah berbahan metal, sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, serta sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Perangkat ini juga disebut mendukung aksesori magnetik melalui casing magnetik. Detail ini mengindikasikan Vivo tidak hanya memperkuat spesifikasi inti, tetapi juga mencoba membangun pengalaman penggunaan yang lebih lengkap lewat dukungan ekosistem aksesori.
Pilihan warna prototipe yang disebutkan juga cukup mencolok. Salah satu warna rekayasa yang dibocorkan adalah pink, dan perangkat ini dikatakan direncanakan dalam kolaborasi dengan sebuah IP anime ternama dari Tiongkok.
Langkah kolaborasi seperti ini bisa menjadi strategi untuk memperluas daya tarik ponsel di luar spesifikasi teknis. Di pasar yang sangat kompetitif, sentuhan desain, edisi khusus, dan kerja sama dengan IP populer kerap menjadi pembeda penting.
Posisi Vivo S60 dalam lini seri S
Untuk konteks, lini S50 generasi sebelumnya terdiri dari Vivo S50 dengan layar 6,59 inci dan chip Snapdragon 8s Gen 3. Sementara itu, Vivo S50 Pro Mini hadir dengan layar lebih kecil 6,32 inci dan chipset Snapdragon 8 Gen 5.
Kemiripan ukuran layar membuat bocoran terbaru ini lebih dekat dengan model reguler, bukan varian mini. Karena itu, perangkat yang dibahas Digital Chat Station diperkirakan adalah Vivo S60 standar.
Vivo S60 juga disebut berpeluang hadir bersama Vivo S60 Pro Mini. Jika model ini benar-benar disiapkan, pendekatannya kemungkinan tetap mengusung desain kompak seperti generasi sebelumnya.
Ada pula konteks menarik soal strategi penamaan Vivo di luar China. S50 Pro Mini sebelumnya dilaporkan hadir ulang di pasar internasional sebagai Vivo X300 FE, sehingga jika S60 Pro Mini benar-benar ada, model itu dinilai berpeluang diubah nama menjadi Vivo X500 FE pada paruh pertama 2027.
Untuk saat ini, seluruh detail tersebut masih berada di tahap bocoran dan prototipe. Namun, kombinasi layar 6,59 inci 1,5K, kamera bar horizontal, telefoto periskop, chip Snapdragon 8s-series, serta baterai sekitar 7.000mAh membuat Vivo S60 langsung masuk radar sebagai salah satu ponsel seri S yang paling menarik untuk ditunggu.
Source: www.gizmochina.com






