Gunung Karangetang di Pulau Siau kembali menunjukkan aktivitas letusan yang cukup kuat pada malam hari. Lontaran material pijar muncul di sekitar kawah dan memicu kebakaran alang-alang di area sekitarnya.
Kabar ini penting karena letusan tersebut sempat terlihat membesar akibat nyala api yang memantul ke awan. Meski begitu, Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P Tatipang, menyebut lontaran material pijar itu kemungkinan tidak menjangkau permukiman warga.
Letusan Mengarah ke Utara
Yudia menjelaskan, letusan eksplosif yang terjadi pada malam itu diikuti lontaran material pijar di sekitar kawah. Menurut dia, arah letusan mengarah ke utara dan membuat api yang muncul tampak lebih besar dari kejauhan.
“Terjadi letusan eksplosif cukup kuat pada malam ini yang kemudian diikuti dengan lontaran material pijar di sekitar kawah,” katanya di Manado, Minggu malam.
Ia menambahkan, material pijar tersebut membakar alang-alang di sekitar kawah. Nyala api dari kebakaran itu kemudian memantul ke awan sehingga tampak seperti lidah api yang lebih besar.
| Informasi Utama | Keterangan |
|---|---|
| Gunung | Gunung Karangetang |
| Lokasi | Pulau Siau |
| Waktu perkiraan letusan | Pukul 19.14 Wita |
| Status | Level II (Siaga) |
Status Masih Siaga
Hingga kini, status Gunung Karangetang masih berada pada Level II atau Siaga. PGA Karangetang juga terus memantau kemungkinan adanya leleran lava pijar pascaletusan.
Yudia mengatakan personel di lapangan telah diingatkan untuk mengawasi kondisi terbaru setelah letusan. Ia berharap warga tetap mematuhi rekomendasi yang sudah diterbitkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Gunung Karangetang di Pulau Siau diperkirakan meletus sekitar pukul 19.14 Wita. Informasi itu membuat pemantauan di kawasan kawah tetap menjadi perhatian utama, terutama jika muncul tanda-tanda perubahan aktivitas berikutnya.
Source: mediaindonesia.com






