Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengebut normalisasi Kali Ciliwung untuk menekan risiko banjir di ibu kota. Proyek di segmen Cawang ini ditargetkan rampung pada 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pengerjaan saat ini masih berfokus pada pembebasan lahan. Ia juga menegaskan proses itu dilakukan tanpa perantara, sehingga warga dapat mengurus langsung melalui posko yang disiapkan pemerintah.
Pembebasan Lahan di Cawang Masih Berjalan
Normalisasi Kali Ciliwung di segmen Cawang mencakup wilayah Rawajati, Pangadegan, Cawang, dan Cililitan. Di Kelurahan Cawang sendiri, ada dua RT yang terdampak pembebasan lahan, yakni RT 15 dan RT 02.
Pramono menyebut dari target 170 bidang, 62 bangunan sudah selesai dibebaskan. Masih ada sekitar 108 lahan atau bangunan lagi yang ditargetkan rampung pada akhir 2026.
| Wilayah | Data Terdampak | Status |
|---|---|---|
| Segmen Cawang | Rawajati, Pangadegan, Cawang, Cililitan | Normalisasi berjalan |
| Kelurahan Cawang | RT 15 dan RT 02 | Terdampak pembebasan lahan |
| Target bidang | 170 bidang | 62 selesai, 108 tersisa |
“Alhamdulillah sudah selesai 62 bangunan,” ujar Pramono saat meninjau pembebasan lahan untuk normalisasi kali di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7) pekan lalu dikutip dari situs informasi resmi Pemprov DKI. Ia menambahkan penetapan lokasi atau penlok sudah ditandatangani dan proyek ini melanjutkan program normalisasi yang sempat lama terhenti.
Tanpa Perantara, Warga Langsung ke Posko
Untuk menjaga proses ganti rugi tetap tertib, Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional mendirikan posko pengaduan di wilayah tersebut. Warga yang administrasinya belum lengkap dapat datang langsung ke posko dan dibantu tanpa melalui penghubung.
Pramono mengatakan langkah ini dibuat agar pembebasan lahan berlangsung baik dan tenang. Ia juga berharap Kali Ciliwung nantinya mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi sehingga luapan sungai tidak kembali memicu banjir di wilayah itu.
Anggaran Rp300 Miliar dan Proyek Lanjutan
Kepala Dinas Sumber Daya Air Ika Agustin Ningrum melaporkan anggaran Rp300 miliar telah disiapkan untuk pembebasan lahan normalisasi sungai di Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Menurut dia, penetapan lokasi sudah terbit untuk empat kelurahan, sementara 10 lokasi lainnya masih dalam tahap dokumen perencanaan pengadaan tanah.
Selain Kali Ciliwung, proyek jangka menengah-panjang ini juga akan dikerjakan di Kali Krukut dan Cakung Lama. Pramono berharap masyarakat Jakarta dapat merasakan dampaknya secara langsung pada 2029.
Source: www.cnnindonesia.com






