Huawei kembali memperluas lini smartwatch-nya lewat Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro yang resmi diperkenalkan dalam acara global Innovative Product Launch di Queen Sirikit National Convention Center. Kehadiran seri ini langsung menarik perhatian karena membawa fitur pemantauan kesehatan yang tidak biasa untuk perangkat di kelasnya.
Sorotan terbesarnya ada pada Watch Fit 5 Pro, yang disebut mampu membantu mendeteksi risiko diabetes. Di Indonesia, perangkat ini dijadwalkan resmi meluncur pada 12 Mei 2026 dan diposisikan sebagai salah satu upaya menghadapi diabetes yang masih menjadi ancaman besar bagi masyarakat.
Deteksi risiko diabetes lewat sensor PPG
Huawei Watch Fit 5 Pro memakai teknologi PPG atau photoplethysmography untuk memantau aliran pembuluh darah. Dari data itu, perangkat dapat membantu menganalisis risiko diabetes dalam periode pemakaian tertentu.
Dalam uji coba selama masa peluncuran tiga hari di Bangkok, jam tangan ini juga disebut bisa memberi analisis kondisi tubuh pengguna. Data seperti detak jantung dan aliran darah dipakai untuk mengelompokkan risiko diabetes ke dalam kategori low risk, medium, atau high.
Jika sistem menemukan indikasi risiko, perangkat akan mengarahkan pengguna ke langkah pencegahan. Arahan itu mencakup pemeriksaan lebih lanjut hingga menu olahraga yang perlu dijalani.
Pemantauan jantung dan kesehatan lebih menyeluruh
Di luar fitur diabetes, Watch Fit 5 Pro juga membawa teknologi Comprehensive Cardiovascular Insights. Fitur ini mencakup ECG Analysis bersertifikasi CE, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, peringatan A-fib dan detak prematur, serta Derived Metrics Vascular Study untuk memantau kekakuan arteri dan kesehatan jantung.
Huawei juga menyematkan Comprehensive Health Management di jam tangan ini. Paket fitur itu mencakup multidimensional emotional wellbeing 2.0, HRV monitoring, advanced sleep tracking, serta pemantauan siklus menstruasi lengkap dengan prediksi periode dan ovulasi.
Kombinasi fitur tersebut membuat smartwatch ini tidak hanya fokus pada notifikasi harian. Perangkat ini juga diarahkan untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih mendalam dan lebih cepat mengambil langkah pencegahan.
Fokus kuat ke olahraga dan desain yang lebih stylish
Huawei menempatkan pelacakan olahraga sebagai salah satu keunggulan utama seri Watch Fit 5. Perangkat ini mendukung penyusunan menu olahraga dari porsi ringan hingga berat, termasuk untuk lari, trail running, sepak bola, tenis, dan berbagai cabang lain.
Secara desain, seri ini dibuat untuk menarik pengguna muda seperti Gen Z dan Alpha. Pilihan warnanya tersedia dalam hitam, putih, ungu, perak-hijau, dan hijau-karet, dengan pendekatan desain oil-filling untuk menjaga warna tetap tajam dan berani.
Untuk varian putih pada edisi Pro, Huawei menggunakan material micro-arc oxidation. Material ini diklaim dapat meningkatkan kekerasan dan ketangguhan perangkat hingga 130 persen.
Baterai tahan lama dan harga yang diperkirakan
Dari sisi daya, Huawei membekali jam tangan ini dengan baterai high-silicon. Dalam penggunaan ringan, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 10 hari, sementara penggunaan normal disebut bertahan sekitar tujuh hari.
Soal harga, Watch Fit 5 diprediksi berada di kisaran Rp4 jutaan. Sementara itu, Watch Fit 5 Pro diperkirakan dibanderol sekitar Rp6 jutaan saat rilis.
