Vivo kembali menyesuaikan harga sejumlah ponselnya di Indonesia per 12 Mei 2026. Rentangnya kini sangat lebar, dari kelas paling terjangkau mulai Rp 1,7 jutaan hingga flagship yang menembus Rp 25 jutaan.
Perubahan ini penting dicermati karena mencakup hampir seluruh lini produk, dari seri Y, T, V, dan X, hingga perangkat lipat. Daftar harga terbaru juga menunjukkan Vivo masih menjaga pilihan untuk pembeli dengan anggaran terbatas, sekaligus memperluas opsi di segmen menengah dan premium.
Harga paling rendah saat ini ada pada Vivo Y03t yang dibanderol Rp 1.799.000. Di atasnya, Vivo Y05, Vivo Y19S, dan Vivo Y19s Pro sama-sama dipatok Rp 1.999.000.
Di segmen entry-level hingga awal kelas menengah, Vivo juga menawarkan Vivo Y21d seharga Rp 2.399.000. Sementara Vivo Y19sGT 5G dijual Rp 2.799.000 bagi konsumen yang mencari konektivitas 5G dengan harga lebih rendah.
Seri Y masih jadi pintu masuk
Seri Y tetap menjadi lini dengan pilihan harga paling banyak. Vivo Y29 hadir dalam tiga varian, yakni 6/128 seharga Rp 2.999.000, 8/128 seharga Rp 3.500.000, dan 8/256 seharga Rp 4.199.000.
Masih di keluarga yang sama, Vivo Y31d Pro dijual Rp 3.999.000 dan Vivo Y400 dibanderol Rp 3.499.000. Komposisi ini menunjukkan seri Y masih mengisi rentang harga bawah hingga menengah secara cukup rapat.
Untuk seri T, Vivo menempatkan dua model yang menyasar kelas menengah. Vivo T5 dibanderol Rp 3.149.000, sedangkan Vivo T5 Pro 5G dijual Rp 4.499.000.
Di kelas ini, selisih harga antara versi reguler dan Pro cukup terlihat. Kehadiran varian Pro 5G memperkuat posisi seri T sebagai opsi bagi pengguna yang ingin naik kelas dari seri entry-level.
Pilihan seri V makin lebar
Lini V kini menjadi salah satu segmen dengan rentang harga paling beragam di katalog Vivo. Vivo V40 Lite 4G varian 8/128 dijual Rp 2.699.000, sedangkan varian 8/256 dibanderol Rp 2.999.000.
Vivo V50 Lite 4G hadir dengan harga Rp 3.299.000 untuk varian 8/128 dan Rp 3.699.000 untuk varian 8/256. Untuk versi 5G, Vivo V50 Lite 5G varian 8/256 dipatok Rp 4.099.000, sementara varian 12/512 dijual Rp 5.099.000.
Di atasnya, Vivo V50 5G varian 8/256 dibanderol Rp 5.499.000. Vivo juga menawarkan V60 Lite 4G 8/128 seharga Rp 4.199.000 dan V60 Lite 4G 8/256 seharga Rp 5.299.000.
Untuk model yang lebih tinggi, Vivo V60 Lite 5G 8/256 dijual Rp 5.999.000. Sementara Vivo V70 FE 5G 8/512 dibanderol Rp 7.399.000 dan Vivo V70 5G dipasarkan seharga Rp 8.999.000.
Rentang ini menunjukkan seri V tidak lagi hanya bermain di satu titik harga. Vivo kini membentangkannya dari kelas menengah bawah hingga hampir menyentuh level flagship.
Seri X dan ponsel lipat di kelas premium
Di segmen premium, Vivo memasang harga jauh lebih tinggi untuk seri X. Vivo X300 dijual Rp 14.999.000, sedangkan Vivo X300 Pro varian 16/512 dibanderol Rp 18.999.000.
Posisi paling atas ditempati Vivo X300 Ultra dengan harga Rp 25.999.000. Selain itu, Vivo X Fold5 varian 16/512 hadir sebagai ponsel lipat dengan banderol Rp 24.999.000.
Harga ini memperlihatkan jarak yang jelas antara lini menengah dan flagship Vivo. Konsumen kini bisa melihat pemisahan yang tegas antara perangkat harian umum dan model premium dengan orientasi kelas atas.
Daftar harga lain di bawah ekosistem Vivo
Selain ponsel bermerek Vivo, ada pula lini iQOO yang ikut tercantum dalam pembaruan harga. Untuk seri Z, iQOO Z10 Lite dijual Rp 2.999.000, iQOO Z10 5G seharga Rp 3.999.000, dan iQOO Z10R 5G dibanderol Rp 4.599.000.
Di seri Neo, iQOO Neo 10 dijual mulai Rp 4.689.000 hingga Rp 6.999.000. Sementara untuk lini utama iQOO, iQOO 13 varian 16/512 dipatok Rp 11.999.000 dan iQOO 15 5G dibanderol Rp 12.999.000.
Pembaruan harga ini bersumber dari toko resmi di marketplace. Karena itu, angka di tiap model masih dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing platform penjualan.
Bagi calon pembeli, daftar ini memberi gambaran bahwa pilihan ponsel Vivo saat ini terbuka sangat luas, dari Rp 1.799.000 untuk Vivo Y03t hingga Rp 25.999.000 untuk Vivo X300 Ultra. Di tengah banyaknya varian dan konfigurasi memori, memeriksa harga terbaru menjadi langkah penting sebelum menentukan model yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
Source: tekno.kompas.com






