Hillstate Tumbang Dari Red Sparks, Volimania Kembali Menyebut Megawati Hangestri

Kekalahan Hyundai Hillstate dari Red Sparks dalam turnamen pra-musim langsung memancing perhatian volimania, terutama karena nama Megawati Hangestri ikut terseret dalam pembahasan. Padahal, Megawati belum bergabung dengan Hillstate karena jadwal keberangkatannya ke Korea Selatan baru masuk bulan Juli.

Hillstate kalah 1-3 dari Red Sparks pada laga penutup fase grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 di Danyang, Sabtu (13/6). Hasil itu terasa mengejutkan karena Hillstate datang dengan modal tiga kemenangan beruntun dan sempat tampil meyakinkan di awal turnamen.

Hillstate sempat tampil dominan di fase grup

Sebelum bertemu Red Sparks, Hillstate mencatat kemenangan atas Daegu City dengan skor 3-1. Mereka lalu menundukkan Yangsan City Hall 3-1 dan GS Caltex 3-2, yang membuat tim ini lebih percaya diri menghadapi laga berikutnya.

Kondisi itu juga didukung catatan bahwa Hillstate kerap menang atas Red Sparks pada musim lalu. Karena itu, hasil akhir di Danyang terasa kontras dengan ekspektasi awal yang menempatkan Hillstate sebagai tim unggulan.

Meski begitu, kekalahan tersebut tidak menghapus langkah Hillstate ke semifinal. Tim asuhan Kang Sung-hyung tetap lolos ke babak empat besar dan dijadwalkan bertemu IBK Altos pada Senin (15/6).

Megawati belum ikut, tetapi namanya tetap jadi sorotan

Absennya Megawati Hangestri sebenarnya sudah bisa diprediksi sejak awal turnamen. Pelatih Kang Sung-hyung tidak memasukkan Megawati dan outside hitter Jordan Wilson ke dalam daftar skuad karena ajang ini diperuntukkan bagi pemain lokal Korea berstatus rookie atau pemain yang minim menit bermain musim lalu.

Hanya 10 pemain yang dibawa Hillstate ke turnamen tersebut. Dengan komposisi seperti itu, fokus tim memang lebih diarahkan pada evaluasi pemain muda dan pelapis ketimbang kekuatan penuh skuad utama.

Megawati sendiri dijadwalkan terbang ke Korea Selatan pada bulan Juli. Karena itu, kehadirannya belum bisa membantu Hillstate saat menghadapi Red Sparks dalam duel yang kemudian ramai dibicarakan warganet.

Komentar volimania ikut ramai di media sosial

Kekalahan Hillstate membuat banyak penggemar kembali mengaitkan situasi itu dengan Megawati Hangestri. Sebagian volimania menilai performa Hillstate berbeda tanpa kehadiran pevoli Indonesia tersebut, terlebih saat tim itu berhadapan dengan mantan klub Megawati, Red Sparks.

Reaksi serupa muncul di kolom komentar media sosial setelah laga usai. Sejumlah akun menyinggung absennya Megawati, seperti komentar “Gk di mainin sih Mega,” dari akun @bhopiuchil dan dukungan lain dari @paharuddin648 yang menulis, “Kami jutaan penggemar Mega selalu mendukung Hyundai Hillstate.”

Sorotan itu juga muncul karena laga Hillstate kontra Red Sparks sempat dianggap berpotensi menjadi ajang reuni. Namun, reuni tersebut harus tertunda karena Megawati baru akan kembali ke Korea Selatan pada awal bulan Juli, sehingga belum bisa tampil bersama klub barunya dalam turnamen pra-musim ini.

Situasi itu membuat nama Megawati tetap menjadi pusat perhatian meski belum menjalani debut bersama Hillstate. Di saat yang sama, hasil turnamen memperlihatkan bahwa Hillstate masih punya pekerjaan rumah sebelum memulai persaingan yang sebenarnya, terutama setelah kalah dari Red Sparks dalam laga yang menyedot perhatian besar publik voli Korea dan Indonesia.

Source: www.viva.co.id

Terkait