Persaingan ponsel gaming kelas atas kembali memanas dengan bocoran iQOO Neo12 yang disebut sedang diuji secara intensif. Yang paling menarik perhatian bukan hanya chipset barunya, tetapi juga kabar soal sistem pendingin aktif yang jarang muncul di lini Neo.
Jika rumor ini akurat, iQOO Neo12 bisa membawa pendekatan yang lebih agresif untuk menjaga performa tetap stabil saat dipakai bermain game berat. Langkah ini juga menandai perubahan besar dibanding pendahulunya, yang masih mengandalkan pendingin pasif standar.
Kipas pendingin aktif jadi sorotan utama
Informasi yang beredar berasal dari leaker Weibo, Smart Pikachu, yang menyebut iQOO tengah melakukan pengujian pada Neo12. Dari semua detail yang muncul, bagian paling menarik justru ada pada sektor termal.
iQOO dikabarkan sedang mengevaluasi active cooling fan untuk perangkat ini. Belum ada kepastian apakah kipas tersebut akan ditanam di dalam bodi seperti ponsel gaming profesional atau hadir dalam bentuk aksesori eksternal yang terhubung sangat dekat dengan sistem.
Bila benar memakai kipas internal, Neo12 akan menjadi lompatan yang cukup besar untuk seri Neo. Pasalnya, pendekatan seperti ini biasanya lebih identik dengan perangkat gaming khusus yang memang dibangun untuk beban kerja tinggi.
Chipset Snapdragon generasi baru ikut dipersiapkan
Selain pendinginan, bocoran lain yang ikut mencuri perhatian adalah dapur pacunya. iQOO Neo12 disebut akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 SoC, chipset yang diposisikan sebagai tenaga utama untuk performa tinggi.
Kombinasi chipset tersebut dengan sistem pendingin aktif berpotensi memberi ruang lebih besar bagi performa multitasking dan gaming. Dengan pengelolaan suhu yang lebih baik, ponsel juga diharapkan mampu menjaga kinerja tinggi dalam durasi yang lebih panjang.
Di sektor tampilan, perangkat ini diprediksi mengusung layar beresolusi 2K. Jika benar terealisasi, pengguna akan mendapat panel yang lebih tajam untuk game, konten multimedia, dan penggunaan harian.
Lompatan dari Neo11 cukup jelas
Sebagai pembanding, iQOO Neo11 yang rilis Oktober tahun lalu sudah membawa spesifikasi tinggi untuk kelasnya. Ponsel itu mengandalkan Snapdragon 8 Elite, layar 6,82 inci 8T LTPO AMOLED, baterai 7.500mAh, dan sistem pendingin pasif standar.
Dari perbandingan itu, arah pengembangan Neo12 terlihat cukup tegas. iQOO tidak hanya mengejar peningkatan performa mentah, tetapi juga mencoba mengatasi salah satu tantangan utama ponsel kencang, yaitu suhu saat beban berat.
Pendekatan ini masuk akal untuk perangkat yang menargetkan pengguna dengan kebutuhan gaming tinggi. Jika pendingin aktif benar-benar hadir bersama chipset kelas atas dan layar 2K, Neo12 berpeluang tampil sebagai kandidat kuat di segmen flagship killer.
Meski begitu, seluruh informasi yang beredar masih berada pada tahap bocoran dan pengujian. Artinya, detail final tentang desain pendingin, konfigurasi akhir, dan spesifikasi lengkap masih menunggu pengumuman resmi dari iQOO.







