Samsung kembali menaikkan target produksi Galaxy S26 untuk bulan kedua secara beruntun. Kenaikan ini menunjukkan bahwa permintaan seri tersebut tetap lebih kuat dari perkiraan awal, bahkan setelah masa peluncuran awal berlalu.
Perubahan terbaru terjadi untuk produksi bulan Mei. Setelah sebelumnya disebut menargetkan 1,9 juta hingga 2,1 juta unit pada awal April, Samsung kini dilaporkan menaikkan sasaran itu menjadi 2,4 juta hingga 2,5 juta unit.
Laporan terbaru itu disampaikan ZDNet. Kenaikan target ini mengikuti pola yang sama seperti bulan sebelumnya, ketika Samsung juga menyesuaikan rencana produksinya karena respons pasar yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Pada pertengahan Maret, Samsung disebut berencana memproduksi 2,4 juta unit Galaxy S26 untuk April. Namun pada bulan berikutnya, target itu dinaikkan menjadi 3 juta unit setelah permintaan lini Galaxy S26 melampaui perkiraan.
Rangkaian revisi ini memberi sinyal penting bagi pasar ponsel premium. Biasanya, permintaan komponen dan volume produksi mulai menurun sekitar dua bulan setelah peluncuran, tetapi pola itu belum terlihat pada Galaxy S26.
Seorang pelaku pasar komponen mengatakan volume pemesanan masih bertahan dibanding perkiraan awal. Menurutnya, secara umum pesanan komponen seharusnya mulai menurun pada fase ini, tetapi kondisi yang terjadi justru menunjukkan stabilitas.
Varian Ultra masih jadi penopang utama
Dari target produksi terbaru untuk Mei, varian Galaxy S26 Ultra menjadi porsi terbesar. Samsung disebut berencana memproduksi 1,2 juta hingga 1,3 juta unit untuk model ini.
Sementara itu, model standar diproyeksikan mencapai 1 juta unit. Adapun versi Plus berada jauh di bawah dua model lain, dengan target sekitar 200.000 unit.
Komposisi itu menunjukkan bahwa minat terhadap model paling premium tetap yang paling kuat. Setelah itu, model standar menjadi varian dengan daya tarik terbesar berikutnya dalam lini Galaxy S26.
Distribusi produksi tersebut juga menggambarkan arah permintaan konsumen di kelas flagship. Model Ultra tampaknya terus menjadi pusat perhatian, bukan hanya sebagai varian tertinggi, tetapi juga sebagai kontributor volume terbesar dalam rencana produksi terbaru.
Kenaikan target terjadi dua bulan berturut-turut
Kenaikan target produksi pada April dan Mei menjadi sorotan karena terjadi secara berulang dalam waktu singkat. Ini bukan penyesuaian satu kali, melainkan respons beruntun terhadap permintaan yang terus bertahan.
Pada April, target melonjak dari 2,4 juta unit menjadi 3 juta unit. Untuk Mei, target bergerak dari kisaran 1,9 juta–2,1 juta unit menjadi 2,4 juta–2,5 juta unit.
Jika dilihat dari pola ini, Samsung tampaknya masih menyesuaikan perencanaan suplai untuk mengejar ritme permintaan pasar. Bagi industri komponen, situasi seperti ini penting karena berkaitan langsung dengan pesanan, kapasitas produksi, dan manajemen inventaris.
Komentar dari pelaku pasar komponen juga memperkuat gambaran itu. Alih-alih melemah setelah peluncuran pada Maret, volume pesanan disebut tetap stabil dibanding proyeksi awal.
Sinyal permintaan yang bertahan
Informasi ini penting karena datang pada periode yang biasanya mulai menunjukkan pendinginan permintaan. Ketika penurunan pesanan belum terjadi, pasar bisa membaca bahwa performa awal Galaxy S26 belum kehilangan tenaga.
Bagi Samsung, revisi target produksi dua kali berturut-turut memberi indikasi bahwa perencanaan awal kemungkinan terlalu konservatif. Respons konsumen yang lebih kuat memaksa perusahaan menambah target agar pasokan lebih selaras dengan kebutuhan pasar.
Porsi besar untuk model Ultra juga membawa pesan tersendiri. Di tengah lini produk yang sama, konsumen tampak tetap memberi prioritas pada varian paling premium, sementara model Plus berada di posisi yang jauh lebih kecil.
Dengan target terbaru 2,4 juta hingga 2,5 juta unit untuk Mei, fokus pasar kini tertuju pada apakah tren ini akan berlanjut pada bulan berikutnya. Untuk saat ini, data yang beredar menunjukkan satu hal yang cukup jelas: Galaxy S26 masih menjaga momentum permintaan lebih baik dari yang diperkirakan semula.
Source: www.sammobile.com