Google resmi memperkenalkan Googlebook, kategori laptop AI baru yang dibangun khusus untuk Gemini Intelligence. Perangkat ini diposisikan sebagai langkah penting untuk membawa integrasi kecerdasan buatan Google ke pengalaman komputasi yang lebih menyatu.
Pengumuman itu disampaikan dalam ajang Android Show I/O Edition pada Selasa. Googlebook akan hadir sebagai laptop pertama yang dirancang khusus untuk Gemini Intelligence, bukan sekadar perangkat biasa yang dipasangi fitur AI tambahan.
Fokus pada ekosistem Google
Googlebook menggabungkan browser Chrome dan Google Play Store dalam satu sistem. Integrasi ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terhubung dengan layanan Google dan perangkat Android.
Pendekatan tersebut menunjukkan arah baru Google dalam merapatkan pengalaman laptop, browser, dan aplikasi ke dalam satu lingkungan kerja. Dengan susunan itu, aktivitas pengguna bisa berlangsung lebih mulus di antara layanan yang sudah akrab dipakai di ekosistem Google.
Dukungan dari produsen besar
Google belum mengumumkan harga dan spesifikasi lengkap Googlebook. Namun, perusahaan memastikan perangkat ini akan tersedia pada musim gugur tahun ini.
Untuk generasi pertamanya, Google menggandeng sejumlah produsen besar, termasuk Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo. Keterlibatan banyak merek itu memberi sinyal bahwa Googlebook disiapkan sebagai lini perangkat dengan jangkauan yang luas.
Sistem operasi baru masih disimpan rapat
Googlebook akan memakai sistem operasi modern, tetapi Google belum menjelaskan detailnya. Informasi yang tersedia hanya menyebut bahwa sistem tersebut belum diungkap secara rinci ke publik.
Meski begitu, banyak pihak menduga perangkat ini terkait dengan pengembangan sistem operasi baru Google yang disebut Aluminium OS. Dugaan itu muncul seiring upaya Google memperluas fondasi perangkat lunak yang mendukung pengalaman AI di laptop.
Magic Pointer jadi daya tarik utama
Salah satu fitur paling menonjol dari Googlebook adalah Google Magic Pointer. Fitur ini dikembangkan bersama tim Google DeepMind dan dirancang agar pengguna bisa mengakses Gemini hanya lewat beberapa gerakan kursor.
Magic Pointer juga membuka akses ke saran kontekstual berbasis AI langsung di layar. Dalam contoh yang diungkap Google, pengguna bisa menunjuk tanggal pada email untuk membuat jadwal pertemuan secara otomatis atau memilih dua gambar untuk langsung divisualisasikan bersama oleh Gemini.
Arah baru laptop AI Google
Kehadiran Googlebook memperlihatkan ambisi Google untuk membawa AI lebih dekat ke aktivitas harian pengguna laptop. Dengan Gemini Intelligence sebagai fondasi, perangkat ini tidak hanya menawarkan perangkat keras baru, tetapi juga pengalaman penggunaan yang lebih terintegrasi di dalam ekosistem Google.
Masih ada banyak detail yang belum dibuka, terutama soal harga, spesifikasi, dan sistem operasi yang dipakai. Namun, kombinasi Chrome, Google Play Store, dukungan produsen besar, serta fitur Magic Pointer membuat Googlebook langsung menjadi salah satu perangkat AI yang paling menarik untuk dipantau.
