iQOO mulai menonjolkan kemampuan gaming iQOO Pad6 Pro menjelang peluncurannya di China pada 20 Mei. Sorotan terbesarnya adalah dukungan untuk 13 game native 4K, sebuah klaim yang masih jarang ditemui di tablet Android.
Bagi pasar tablet, fokus ini penting karena iQOO tidak sekadar menjual layar besar, tetapi juga pengalaman bermain dengan resolusi tinggi dan frame rate tinggi. Perusahaan itu menyebut beberapa game tembak-menembak bisa berjalan hingga 4K pada 144fps lewat mode Monster+, sementara beberapa judul open-world mendukung hingga 2.7K pada 120fps.
Klaim tersebut langsung menempatkan iQOO Pad6 Pro sebagai perangkat yang menyasar gamer mobile yang menginginkan performa di atas standar tablet biasa. Namun, performa aktual saat bermain tetap bisa berbeda tergantung judul game yang dijalankan.
Fokus utama pada layar 4K dan refresh rate tinggi
Untuk menopang ambisi gaming itu, iQOO membekali Pad6 Pro dengan panel LCD 13,2 inci beresolusi 4K. Layar ini juga mendukung refresh rate 144Hz, tingkat kecerahan hingga 1200 nits, serta Dolby Vision.
Kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate tinggi membuat perangkat ini menarik tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk konsumsi multimedia. Dengan spesifikasi seperti ini, tablet tersebut diposisikan di antara perangkat gaming dan mesin hiburan portabel.
Ukuran layar yang besar juga memberi ruang visual lebih luas untuk game kompetitif maupun judul open-world. Di sisi lain, dukungan Dolby Vision dan tingkat kecerahan tinggi menunjukkan bahwa aspek tampilan tidak hanya difokuskan pada game, tetapi juga pada kualitas visual secara umum.
Chip kelas atas dan pendinginan besar
Di sektor dapur pacu, iQOO Pad6 Pro ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Tablet ini dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 512GB.
iQOO juga menyoroti keberadaan sistem pendingin internal berukuran besar untuk membantu menjaga performa selama sesi bermain panjang. Pendekatan ini penting karena beban kerja 4K dan frame rate tinggi biasanya menuntut manajemen panas yang lebih serius.
Perusahaan itu juga mengklaim skor AnTuTu yang melampaui 4,44 juta poin. Meski demikian, angka benchmark tidak selalu mencerminkan pengalaman nyata secara langsung saat menjalankan game atau aplikasi sehari-hari.
Dari sisi pemasaran, iQOO tampak ingin menegaskan bahwa Pad6 Pro bukan sekadar tablet bertenaga besar di atas kertas. Penekanan pada game native 4K, mode Monster+, dan sistem pendingin menunjukkan bahwa perusahaan mencoba membangun citra sebagai tablet performa tinggi untuk gamer.
Baterai besar untuk menopang beban layar 4K
Baterai menjadi komponen penting pada perangkat dengan layar 4K 144Hz. Karena itu, iQOO menyematkan baterai 13.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W.
Kapasitas besar ini diperkirakan menjadi salah satu nilai jual utama, terutama karena layar besar dengan resolusi tinggi dan refresh rate tinggi cenderung menuntut daya lebih besar. Pengisian 90W juga disiapkan untuk membantu mempersingkat waktu tunggu saat baterai habis.
Selain visual dan performa, audio juga mendapat perhatian. iQOO Pad6 Pro dibekali sistem 8 speaker untuk menghadirkan pengalaman yang lebih imersif saat bermain game maupun menonton konten.
Konfigurasi speaker seperti itu bisa menjadi faktor pembeda di kelas tablet premium. Dalam penggunaan gaming, audio yang kuat sering menjadi pelengkap penting untuk arah suara, efek ledakan, dan nuansa permainan yang lebih hidup.
Mirip Vivo Pad6 Pro, tetapi diarahkan ke gamer
Secara perangkat keras, Pad6 Pro disebut memiliki banyak kesamaan dengan Vivo Pad6 Pro. Meski begitu, iQOO tampak memasarkan versi ini dengan pendekatan yang lebih agresif kepada pengguna yang fokus pada performa dan gaming.
Strategi tersebut terlihat dari materi promosi yang menyoroti resolusi 4K native pada game, frame rate tinggi, pendinginan, dan skor benchmark. Dengan kata lain, iQOO mencoba membedakan identitas produknya lewat penekanan pada skenario penggunaan yang lebih spesifik.
Untuk pilihan warna, tablet ini dilaporkan akan hadir dalam opsi Crystal Gray dan Silver Wing. Detail tersebut melengkapi gambaran bahwa perangkat ini tidak hanya dipersiapkan sebagai tablet spesifikasi tinggi, tetapi juga sebagai produk yang dibangun dengan positioning jelas menjelang debut resminya di China pada 20 Mei.
Source: www.gizmochina.com






