BNPP Kejar PLBN Seimanggaris, Gerbang Ekonomi Kaltara ke Malaysia Mulai Disiapkan

Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Seimanggaris di Kabupaten Nunukan tidak hanya diarahkan sebagai jalur resmi Indonesia-Malaysia. Proyek ini dipersiapkan untuk menjadi gerbang yang menghubungkan ekonomi Kalimantan Utara dengan Sabah serta kawasan BIMP-EAGA.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI kini mempercepat pemenuhan sejumlah persyaratan kesiapan pembangunan. Penetapan titik perlintasan bersama Malaysia menjadi salah satu kunci agar tahapan pembangunan dapat dilanjutkan secara terpadu.

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Nurdin bersama Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara Siti Metrianda Akuan telah meninjau dua alternatif lokasi PLBN Seimanggaris. Peninjauan itu mencakup kondisi lahan, aksesibilitas, konektivitas lintas batas, dan kesesuaian lokasi dengan rencana pengembangan kawasan.

BNPP sedang mengkaji titik yang paling layak dari sisi teknis maupun strategis. Lokasi terpilih nantinya perlu terhubung dengan titik masuk dan keluar atau entry-exit point di wilayah Malaysia.

Menurut Nurdin dalam keterangan tertulis yang dikutip news.detik.com, kesesuaian titik perlintasan di kedua sisi perbatasan diperlukan agar gerbang kedua negara dapat tersambung dalam satu sistem. Kesepahaman Indonesia dan Malaysia mengenai titik tersebut juga menjadi syarat utama pemenuhan readiness criteria pembangunan.

BNPP akan memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta Pemerintah Kabupaten Nunukan. Komunikasi bilateral dengan Pemerintah Malaysia juga akan didorong untuk mempercepat persiapan proyek ini.

Didorong Masuk Agenda Sosek Malindo

Pembahasan PLBN Seimanggaris turut didorong menjadi agenda prioritas dalam forum Pertemuan Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia atau Sosek Malindo. Forum tersebut dipandang sebagai ruang strategis untuk mempercepat kesepahaman dua negara mengenai lokasi titik perlintasan.

Nurdin menyatakan pemerintah daerah didorong membawa isu ini ke agenda Sosek Malindo. “Semakin cepat terdapat kesepahaman mengenai titik perlintasan, semakin cepat pula readiness criteria dapat dituntaskan dan tahapan pembangunan dapat dilanjutkan,” katanya.

Pembangunan PLBN Seimanggaris juga dirancang melampaui fungsi fisik bangunan perlintasan. Dalam konsep Sistem Gerbang Negara Indonesia, PLBN menjadi simpul pelayanan dan pengawasan yang terhubung dengan kawasan pengembangan serta jaringan ekonomi perbatasan.

KomponenPeran dalam Gerbang Negara
PLBNSimpul pelayanan dan pengawasan perlintasan negara
PPPGNKawasan pelayanan dan pengembangan gerbang negara
PKSNPusat pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan

Skema tersebut mengintegrasikan layanan kepabeanan, keimigrasian, karantina, keamanan, konektivitas, hingga pengembangan ekonomi kawasan. Penataan ruang perbatasan juga akan didukung oleh Pusat Pelayanan Pintu Gerbang Negara dan Pusat Kegiatan Strategis Nasional.

Untuk Seimanggaris, konektivitas gerbang negara diharapkan menjangkau sentra produksi dan kawasan perkebunan kelapa sawit. Jaringan itu juga diarahkan terhubung dengan industri pengolahan CPO, budidaya rumput laut, Pelabuhan Sei Ular, serta jaringan logistik Kalimantan Utara.

Pendekatan koridor ekonomi dinilai penting agar PLBN tidak berhenti sebagai titik pemeriksaan perbatasan. Keterhubungan dengan pelabuhan, kawasan industri, pusat produksi, dan PKSN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang serta memperluas akses pasar produk unggulan daerah.

Peluang Konektivitas hingga BIMP-EAGA

Dalam perspektif regional, posisi PLBN Seimanggaris dinilai strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Kalimantan Utara dengan Sabah. Peluang konektivitas tersebut juga dapat menjangkau Sarawak, Brunei Darussalam, dan Filipina melalui kerja sama BIMP-EAGA.

Nurdin menilai kawasan perbatasan tidak semata-mata berfungsi sebagai batas wilayah. Kawasan ini memiliki peluang untuk menjadi penghubung kegiatan ekonomi antarnegara yang lebih luas.

Ke depan, BNPP akan mengawal kesiapan lahan, penetapan titik perlintasan, perencanaan kawasan, serta infrastruktur pendukung proyek tersebut. Jika seluruh persiapan terintegrasi, PLBN Seimanggaris diharapkan memperkuat layanan perbatasan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kalimantan Utara.

Source: news.detik.com
Terkait