Apple Menekan Harga Saat Android Naik, iPhone 17 Makin Sulit Dikejar

Author: Qoo Media

Apple kembali menunjukkan posisi kuatnya di pasar ponsel Tiongkok saat festival belanja 618. Di tengah kenaikan harga banyak ponsel Android, seri iPhone 17 justru mendapat potongan harga besar yang membuat jaraknya dengan para pesaing makin lebar.

Langkah ini tergolong langka untuk Apple. Di musim belanja pertengahan tahun yang menjadi salah satu periode terbesar di Tiongkok, perusahaan itu menurunkan harga di seluruh lini iPhone 17 melalui kombinasi diskon ritel, subsidi tukar tambah, dan dukungan pemerintah.

Harga iPhone 17 turun tajam

Menurut informasi dari PChome pada 15 Mei, JD.com meluncurkan program diskon iPhone yang berlaku hingga 21 Juni. Pembeli iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max mendapat voucher diskon langsung sebesar 1.000 yuan, atau sekitar US$147, ditambah subsidi tukar tambah hingga 1.000 yuan.

Setelah promosi itu, iPhone 17 Pro bisa dibeli mulai 6.999 yuan, setara US$1.027. Potongan seperti ini jarang terlihat pada produk Apple, terutama untuk model kelas atas yang biasanya tetap kuat di pasar meski tanpa diskon besar.

Bukan hanya varian Pro yang terdorong turun. iPhone 17 standar versi 256GB, yang semula dipatok 5.999 yuan atau 880 dolar AS, kini bisa didapat seharga 4.499 yuan atau 660 dolar AS.

Diskon tersebut mencapai 25 persen. Penurunan harga itu datang dari tiga insentif sekaligus, yakni kupon diskon, subsidi tukar tambah, dan subsidi pemerintah.

iPhone 17e ikut makin kompetitif

Di segmen yang lebih terjangkau, iPhone 17e juga tampil agresif. Setelah subsidi, harganya menjadi 3.499 yuan, atau US$514.

Posisi harga itu dinilai sangat kompetitif jika dibandingkan dengan ponsel Android di kelas yang sama. Dengan banderol seperti itu, Apple tidak hanya menekan harga di kelas premium, tetapi juga memperkuat daya saing di segmen menengah.

Android justru bergerak ke arah sebaliknya

Yang membuat situasi ini menonjol adalah Apple tidak menaikkan harga jual seri iPhone 17. Sementara itu, sebagian besar ponsel Android di pasar justru dibanderol lebih tinggi.

Penyebab utamanya adalah lonjakan biaya chip Snapdragon generasi baru. Kenaikan itu memaksa para pesaing Apple menyesuaikan harga jual agar tetap menjaga margin.

Dalam kondisi seperti ini, promosi 618 justru memperlebar jarak harga antara iPhone dan banyak model Android kelas atas. PChome menilai, jika Apple terus mempertahankan harga kompetitif saat ini, produsen ponsel pintar lain akan makin sulit mengejar.

Peluang besar di musim belanja 618

Festival 618 adalah salah satu dari dua musim belanja terbesar di Tiongkok, bersama festival 11/11. Periode ini biasanya menjadi ajang penting bagi merek smartphone untuk mendorong penjualan dan menarik pembeli baru.

Dengan diskon ganda dari pengecer dan subsidi pemerintah, seri iPhone 17 diperkirakan akan terus memimpin grafik penjualan selama masa promosi. Dalam situasi pasar yang semakin mahal bagi Android, Apple justru tampil sebagai merek yang paling mampu menjaga daya tarik harga tanpa kehilangan citra premiumnya.

Terbaru