Nubia resmi memperkenalkan Red Magic 11S Pro dan Red Magic 11S Pro+ di China sebagai ponsel gaming terbaru di bawah merek Red Magic. Sorotan utamanya datang dari baterai besar hingga 8.000mAh, kapasitas yang menempatkan model standar sebagai salah satu perangkat yang paling menonjol di kelasnya.
Peluncuran ini juga penting karena kedua model membawa paket spesifikasi tinggi yang nyaris identik. Perbedaan utamanya hanya terletak pada kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya, sehingga pilihan pengguna akan sangat ditentukan oleh prioritas antara daya tahan dan kecepatan isi ulang.
Red Magic 11S Pro dibekali baterai 8.000mAh dan mendukung pengisian cepat 80W. Sementara itu, Red Magic 11S Pro+ memakai baterai 7.500mAh, tetapi menawarkan pengisian kabel 120W serta pengisian nirkabel 80W.
Dengan pendekatan ini, Nubia tampak membagi lini produknya untuk dua kebutuhan yang berbeda. Model Pro menekankan stamina lebih panjang, sedangkan varian Pro+ menonjolkan fleksibilitas pengisian yang lebih agresif.
Chipset dan layar untuk gaming
Kedua ponsel menjalankan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Edition. Chip ini disebut memiliki kecepatan hingga 4,7GHz dan dipadukan dengan GPU Adreno 840.
Untuk mendukung pengalaman bermain gim, Nubia juga menyematkan chip internal Redcore R. Di sisi memori, perangkat ini hadir dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Bagian layar menjadi salah satu elemen penting lain dalam paket ini. Red Magic 11S Pro dan 11S Pro+ memakai panel BOE X10 OLED 6,85 inci dengan resolusi 1,5K atau 1.216 x 2.688 piksel.
Layar tersebut mendukung refresh rate 144Hz dan touch sampling rate hingga 960Hz. Nubia juga mencantumkan cakupan warna 100 persen DCI-P3 serta tingkat kecerahan puncak hingga 2.000 nits.
Spesifikasi itu menunjukkan bahwa Red Magic tidak hanya mengejar performa mentah. Aspek visual dan respons sentuhan juga diposisikan sebagai komponen utama untuk kebutuhan gaming kompetitif maupun hiburan sehari-hari.
Kamera, software, dan fitur pelengkap
Meski berfokus pada gim, seri ini tetap membawa konfigurasi kamera yang cukup lengkap. Di belakang, keduanya memakai kamera utama 50 megapiksel dengan OIS dan kamera sekunder 50 megapiksel.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Nubia memasang kamera depan 16 megapiksel di bawah layar. Pendekatan ini menjaga tampilan layar tetap utuh tanpa gangguan punch-hole atau notch.
Dari sisi perangkat lunak, Red Magic 11S Pro dan 11S Pro+ menjalankan Android 16 berbasis Red Magic OS 11.5. Keduanya juga mendukung dual SIM.
Fitur lain yang dibawa mencakup sensor sidik jari di dalam layar dan dual X-axis linear motors. Untuk ketahanan, dua model ini mengantongi rating IPX8.
Pilihan konektivitas yang tersedia juga tergolong lengkap untuk ponsel kelas atas. Nubia menyertakan 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, GPS, NFC, dan port USB Type-C.
Harga dan varian
Di pasar China, Red Magic 11S Pro dijual mulai CNY 5,499 untuk varian 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Model ini menjadi pintu masuk bagi konsumen yang menginginkan baterai lebih besar dengan konfigurasi inti yang sama seperti varian lebih tinggi.
Red Magic 11S Pro+ dibanderol CNY 6,199 untuk versi 12GB + 256GB. Nubia juga menawarkan varian 16GB + 512GB seharga CNY 6,999 dan 16GB + 1TB seharga CNY 7,999.
Seluruh lini Red Magic 11S Pro series sudah tersedia untuk dibeli di China. Pilihan warnanya mencakup Dark Night dan Silver Wing.
Kombinasi baterai jumbo, pengisian sangat cepat, layar 144Hz, dan chipset kelas tertinggi membuat duo ini tampil sebagai perangkat yang sangat terarah untuk pasar gaming. Di saat banyak ponsel premium menyeimbangkan semua aspek secara umum, Red Magic 11S Pro dan 11S Pro+ justru tampil dengan identitas yang tegas: performa tinggi dengan kompromi yang dibuat secara sengaja sesuai kebutuhan pengguna.
Source: www.gadgets360.com






