
Infinix sedang mendorong citra premium lewat Note 60 Series, dan strategi itu mendapat dorongan penting dari raihan sejumlah penghargaan desain internasional pada 2026. Model Note 60 Ultra dan Note 60 Pro menjadi pusat perhatian karena bukan hanya tampil beda, tetapi juga membawa pengakuan dari ajang seperti Red Dot Award, iF Design Award, Golden A’Design Award, dan Muse Design Awards.
Penghargaan tersebut menegaskan bahwa Infinix tidak lagi hanya bertumpu pada perangkat entry-level dan lini gaming. Di tengah persaingan smartphone yang semakin padat, desain, material, dan pengalaman pengguna kini ikut menjadi senjata utama perusahaan untuk masuk lebih jauh ke segmen premium.
Desain jadi ujung tombak
Infinix Note 60 Ultra meraih Red Dot Award 2026 untuk kategori Product Design, iF Design Award 2026 di kategori Communication Devices, serta Golden A’Design Award 2026 untuk desain perangkat digital dan elektronik. Sementara itu, Note 60 Pro membawa pulang penghargaan Platinum di ajang Muse Design Awards 2026.
Serangkaian capaian itu menunjukkan bahwa Infinix memberi bobot besar pada aspek visual dan rekayasa perangkat. Perusahaan menyebut pendekatan ini sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisi di pasar smartphone premium global.
Kolaborasi dengan Pininfarina
Note 60 Ultra dikembangkan bersama rumah desain Italia, Pininfarina, yang dikenal luas lewat karya desain otomotif untuk berbagai merek mobil sport Eropa. Kolaborasi tersebut menghadirkan karakter visual yang lebih dekat dengan bahasa desain mobil modern, terutama melalui garis bodi minimalis dan modul kamera yang terintegrasi.
Infinix menyebut perangkat ini memakai desain Uni-Chassis Camera Module, yang membuat area kamera menyatu dengan bodi smartphone. Hasilnya, tampilan belakang perangkat terlihat lebih bersih dan tidak menonjolkan modul kamera yang terpisah.
Elemen interaktif di bodi belakang
Salah satu pembeda utama Note 60 Ultra adalah hadirnya Floating Taillight dan Active Matrix Display di bagian belakang perangkat. Active Matrix Display berfungsi sebagai panel interaktif yang dapat menampilkan notifikasi, animasi, atau indikator tertentu tanpa mengganggu desain utama.
Pendekatan ini memperlihatkan upaya Infinix menggabungkan fungsi dan estetika dalam satu perangkat. Di saat banyak ponsel premium berlomba menonjolkan material dan detail finishing, Infinix memilih jalur yang lebih ekspresif lewat elemen visual yang juga punya fungsi praktis.
Spesifikasi yang mendukung citra premium
Di sisi perangkat keras, Note 60 Ultra sebelumnya diperkenalkan dengan layar AMOLED 6,78 inci ber-refresh rate 144Hz dan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. Perangkat ini juga disebut membawa baterai 7.000mAh dan kamera utama 200MP pada beberapa pasar global.
Note 60 Pro hadir dengan pendekatan yang sedikit berbeda, namun tetap mengarah ke kelas atas. Model ini memakai bodi metal dengan detail potongan bodi yang lebih presisi, Active Matrix Display, chipset Snapdragon 7s Gen 4, dan layar AMOLED 1.5K 144Hz.
Arah baru Infinix di pasar global
Infinix menyatakan bahwa Note 60 Series dikembangkan dengan fokus pada “emotion-led aesthetics”, yaitu desain yang menekankan keterhubungan emosional pengguna dengan perangkat. Perusahaan juga menonjolkan pendekatan “user-centric innovation” yang menggabungkan desain visual dengan pengalaman penggunaan yang lebih personal.
Langkah itu memperlihatkan pergeseran positioning Infinix dari citra smartphone terjangkau menuju produk yang lebih menonjolkan desain industrial, material premium, dan pengalaman pakai. Dalam beberapa tahun terakhir, brand yang berdiri sejak 2013 itu memang makin luas bermain di luar segmen entry-level.
Secara global, Infinix kini memasarkan produknya di lebih dari 70 negara, termasuk Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Selain smartphone, perusahaan juga mengembangkan ekosistem perangkat lain seperti laptop, smartwatch, tablet, dan perangkat audio nirkabel, yang memperkuat ambisinya membangun merek yang lebih luas di luar satu kategori perangkat.
Source: selular.id








