Kabar terbaru dari pasar GPU kelas atas menyebut Nvidia mulai menaikkan biaya dasar yang dibebankan ke mitra add-in-board untuk GeForce RTX 5090. Informasi ini menarik perhatian karena kenaikannya disebut mencapai sekitar US$300 per unit, di tengah harga kartu grafis flagship yang sudah sangat tinggi di tingkat ritel.
Kenaikan itu disebut terkait lonjakan harga memori GDDR7, komponen penting pada kartu grafis generasi terbaru. Jika laporan ini akurat, dampaknya berpotensi dirasakan langsung oleh pembeli PC kelas premium, terutama yang memburu varian custom dari para mitra manufaktur.
Informasi tersebut pertama kali ramai lewat unggahan pembocor hardware dan gaming @Pirat_Nation di X. Menurut bocoran itu, penyesuaian biaya tidak hanya menyasar GeForce RTX 5090 standar, tetapi juga varian RTX 5090D V2 yang dipasarkan khusus untuk China.
Untuk model standar, kartu ini disebut membawa memori GDDR7 32GB. Sementara RTX 5090D V2 disebut hadir dengan 24GB GDDR7, namun tetap terkena penyesuaian biaya yang sama di sisi mitra board.
Bocoran yang beredar menyebut skema harga baru ini bukan sekadar rencana internal, melainkan sudah mulai berlaku. Waktu penerapannya disebut sekitar 13 Mei, sehingga perubahan biaya tersebut kemungkinan sudah masuk ke rantai pasok sejak pertengahan bulan itu.
Kenaikan biaya di level mitra
Yang berubah dalam kabar ini adalah biaya dasar yang dibayarkan mitra pembuat kartu grafis custom kepada Nvidia. Artinya, perubahan belum tentu langsung muncul sebagai revisi harga resmi yang diumumkan ke publik.
Di atas kertas, harga eceran resmi atau suggested retail price dari Nvidia disebut belum berubah. Namun, jarak antara harga resmi dan harga pasar untuk kartu flagship selama ini memang kerap lebar, terutama untuk model custom dengan pendingin dan desain premium.
Dalam kondisi seperti itu, tambahan biaya sekitar US$300 di level manufaktur bisa memperbesar tekanan harga di toko. Kartu grafis kelas atas yang sudah mahal berisiko menjadi semakin sulit dijangkau oleh pengguna yang ingin merakit PC performa puncak.
Laporan yang sama juga menyebut sejumlah model custom RTX 5090 di pasar sudah sering dipasarkan di atas US$5,000. Dengan basis harga mitra yang lebih tinggi, ruang bagi harga jalanan untuk turun tampak semakin sempit.
Mengapa GDDR7 jadi faktor utama
Alasan utama yang disebut di balik langkah ini adalah naiknya harga GDDR7. Memori generasi baru tersebut menjadi elemen penting pada GPU premium karena menawarkan bandwidth lebih tinggi, tetapi biaya pengadaannya juga disebut meningkat.
Saat produksi meningkat dan kebutuhan bandwidth tinggi makin besar di industri teknologi, chip memori jenis ini disebut menjadi lebih mahal untuk didapatkan. Dalam skenario seperti itu, Nvidia dilaporkan meneruskan tekanan biaya tersebut ke mitra dalam rantai pasoknya.
Bagi pasar GPU flagship, perubahan pada harga memori sangat berpengaruh karena kapasitas VRAM yang dipakai juga besar. RTX 5090 standar dengan 32GB GDDR7 tentu membawa beban komponen yang tidak kecil, sementara varian 5090D V2 dengan 24GB GDDR7 juga tetap bergantung pada pasokan memori serupa.
Kondisi ini menjelaskan mengapa dampaknya paling terasa pada segmen atas, bukan hanya pada produk yang lebih terjangkau. Di kelas ini, sedikit perubahan pada biaya komponen utama bisa menghasilkan selisih harga akhir yang besar.
Dampaknya ke calon pembeli
Bagi konsumen, kabar ini penting karena kenaikan di tingkat mitra biasanya berujung pada penyesuaian harga jual model custom. Efeknya bisa datang secara bertahap, tergantung stok lama di pasar dan strategi harga masing-masing vendor.
Pengguna yang sedang menunggu momentum untuk membeli RTX 5090 kemungkinan perlu mencermati pergerakan harga dalam beberapa pekan ke depan. Jika biaya baru benar-benar sudah diterapkan sejak pertengahan Mei, produk yang masuk jalur distribusi setelah itu dapat membawa struktur harga berbeda.
Situasi ini juga menambah tekanan bagi pasar PC gaming premium yang sudah menghadapi biaya masuk sangat tinggi. Perakit sistem kelas atas, kreator, dan gamer enthusiast menjadi kelompok yang paling dekat terdampak karena mereka biasanya membidik kartu dengan spesifikasi penuh.
Meski begitu, hingga kini informasi tersebut masih berstatus laporan dari pembocor industri, bukan pengumuman resmi Nvidia. Karena itu, perhatian pasar kini tertuju pada apakah harga ritel model RTX 5090 dan RTX 5090D V2 akan benar-benar bergerak naik seiring mahalnya pasokan GDDR7.
