Dari Power Bank ke Chip AI THUS, 15 Tahun Anker Mengubah Cara Kita Mengisi Daya

Anker menandai 15 tahun perjalanannya dengan langkah yang jauh melampaui bisnis charger dan power bank. Dalam Anker Day 2026 bertajuk Where Ultimate Meets Possible, perusahaan itu memperlihatkan arah baru yang menempatkan chip AI THUS, audio premium, energi rumahan, dan perangkat rumah pintar dalam satu panggung yang sama.

Acara multi-brand ini digelar di STORIED, New York City, dengan format presentasi keynote, demonstrasi produk, dan eksplorasi inovasi terbaru. Media, pembeli ritel, dan influencer utama menjadi sasaran utama acara tersebut, karena Anker ingin menunjukkan apa yang akan hadir berikutnya di dunia elektronik konsumen.

Dari power bank ke ekosistem teknologi

Anker didirikan pada 2011 dan merilis produk pertamanya, power bank ultra-tipis 4.500mAh, pada 2012. Produk itu menjadi fondasi awal bagi pendekatan rekayasa Anker yang menempatkan kualitas sebagai dasar utama pengembangan teknologi.

Setelah itu, Anker terus memperluas inovasi lewat sejumlah tonggak penting. Pada 2013, PowerIQ hadir untuk menghadirkan kompatibilitas pengisian cepat di iOS dan Android, lalu pada 2018 perusahaan menjadi yang pertama mengadopsi teknologi Gallium Nitride atau GaN standar pesawat luar angkasa untuk charger.

Pada 2019, Anker memperkenalkan charger 18W terkecil di dunia pada masanya. Langkah itu disusul GaNPrime pada 2022 sebagai pelopor charger multi-port berdaya tinggi dengan distribusi daya dinamis, lalu wall charger 240W pada 2023 yang disebut sebagai yang berdaya tertinggi di industri pada masanya.

Perkembangan berlanjut pada 2024 lewat InstaCord dan UltraDura, sebelum 2025 menghadirkan GaNPrime 2.0, PowerIQ 5.0, AnkerSense View, dan TurboBoost. Rangkaian ini menggambarkan dorongan Anker untuk terus mengejar efisiensi, kecepatan, dan kemudahan dalam produk-produk charging.

THUS, chip AI baru untuk perangkat konsumen

Fokus terbesar Anker Day 2026 ada pada THUS, platform chip AI eksklusif pertama milik Anker. Chip ini juga disebut sebagai chip audio AI compute-in-memory berbasis jaringan saraf pertama di dunia, yang dirancang untuk membawa keunggulan on-device AI ke perangkat elektronik konsumen.

Anker menjelaskan bahwa desain chip selama delapan dekade mengikuti model John von Neumann, yang memisahkan prosesor dan memori. Pada perangkat AI modern, perpindahan data antara dua komponen itu justru menguras daya sangat besar, bahkan pada wearable device disebut memakan lebih dari 90 persen daya chip.

THUS memakai pendekatan berbeda dengan menanamkan proses komputasi langsung di sel memori NOR Flash. Karena model tidak perlu berpindah tempat, energi yang biasanya habis untuk perpindahan data dapat dialihkan ke komputasi.

Debut chip ini hadir di perangkat earbuds Anker dan diklaim memberikan daya komputasi AI hingga 150 kali lebih kuat untuk fitur environmental noise cancellation dibanding earphone unggulan generasi sebelumnya dari Anker. Fitur pertama yang diperkenalkan adalah Clear Calls, yang menjalankan jaringan saraf berskala besar sepenuhnya on-device.

Fitur itu ditopang delapan mikrofon MEMS dan dua sensor konduksi tulang untuk membantu kualitas panggilan di berbagai lingkungan. Anker juga memperkenalkan fitur AI lain seperti Signature Sound dan Voice Control dalam ajang yang sama.

Steven Yang, Pendiri dan CEO Anker Innovations, mengatakan bahwa chip AI sebelumnya selalu memisahkan model dan komputasi. Menurut dia, THUS menempatkan komputasi langsung di tempat model berada sehingga model tidak perlu berpindah bolak-balik.

Liberty 5 Pro jadi perangkat pertama

Soundcore Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max menjadi earbuds pertama yang ditenagai chip AI THUS. Keduanya membawa fitur Whisper Clear Calls, yaitu model AI jaringan saraf dengan susunan 10 sensor untuk menangkap suara lebih jernih di berbagai situasi.

Liberty 5 Pro Max juga tampil sebagai earbuds berlayar pintar pertama di dunia dengan AI Note-Taker. Melalui layar AMOLED 1,78 inci pada casing, perangkat ini bisa merekam rapat, menghasilkan transkrip, dan merangkum poin tindakan penting sepenuhnya on-device.

Energi rumah dan keamanan pintar ikut masuk panggung

Selain audio, Anker Day 2026 juga memperkenalkan Anker SOLIX S2000 sebagai Power Back-up Station rumahan 2kWh dengan ketahanan terlama di dunia. Di sisi rumah pintar, eufy EdgeAgent hadir sebagai AI security agent rumahan, bersama produk perawatan bayi terbaru.

Seluruh inovasi tersebut dipimpin THUS, yang diposisikan Anker sebagai fondasi baru untuk membawa AI ke lebih banyak lini produk. Dengan begitu, perusahaan tidak lagi hanya dikenal lewat produk daya portabel, tetapi juga lewat sistem energi rumah dan perangkat pintar yang makin terhubung.

Dorongan kampanye di Indonesia

Di Indonesia, Anker merayakan momentum ini lewat rangkaian kampanye online dan offline untuk meningkatkan engagement, memperkuat brand awareness, dan mendorong penjualan produk charging ecosystem. Programnya mencakup kompetisi media sosial, promo offline store, dan promo bundling online eksklusif.

Salah satu program utamanya adalah kompetisi Share The Story yang berlangsung pada 22 Mei hingga 7 Juni 2026. Konsumen diajak membagikan pengalaman memakai charger, kabel, atau power bank Anker di Instagram, TikTok, dan Threads dengan hashtag #AnkerDay, #MyAnkerPowerJourney, #Anker15Years, #AnkerDayIDNCompetition, dan #AnkerInnovations.

Anker Indonesia menyiapkan 50 unit Anker Digital Display 140W Charger A2697 senilai Rp999 ribu sebagai hadiah bagi peserta dengan konten terbaik dan engagement tertinggi. Ada juga hadiah langsung Anker Powerbank Zolo A1688 senilai Rp499 ribu untuk pembelian minimum produk charging Anker senilai Rp1,5 juta di toko resmi selama periode kampanye.

Untuk kanal online, Anker menawarkan bundling Anker Nano Powerbank 10.000mAh 45W dan Anker Zolo Charger 70W dengan harga promo Rp999 ribu. Ada pula paket Anker Powerbank 165W 25.000mAh dan Anker Wall Charger Smart 140W + Zolo Cable dengan harga promo Rp1.999.000 selama 22 Mei hingga 30 Juni 2026.

Dari power bank pertama hingga chip AI eksklusif, Anker menegaskan bahwa fokus utamanya tetap sama: menghadirkan teknologi dengan standar tinggi yang bisa dipakai dalam kehidupan nyata. Perjalanan 15 tahun itu kini bergerak ke fase baru, saat AI, daya, dan perangkat rumah pintar mulai berjalan dalam satu ekosistem yang lebih luas.

Exit mobile version