DJI mencatat dominasi yang sangat besar di pasar kamera video Jepang. Data BCN Ranking menunjukkan perusahaan ini menguasai 72,5% pangsa pasar, level tertinggi yang pernah dicapainya sejauh ini.
Angka itu menempatkan DJI jauh di depan pesaingnya. Pada periode yang sama, Insta360 disebut hanya meraih sekitar 12,5% pangsa pasar kamera video di Jepang.
Kenaikan ini menonjol karena datang di pasar yang selama ini lekat dengan nama-nama kamera mapan. Di tengah lanskap tersebut, DJI justru memperluas pengaruhnya lewat lini produk imaging yang menyasar kreator konten.
Pendorong utama lonjakan itu tampaknya datang dari seri Osmo Pocket. Model terbaru, Osmo Pocket 4 dan Pocket 4P, baru mulai dijual pada akhir April tetapi langsung melesat ke posisi atas dalam peringkat penjualan di Jepang.
BCN mencatat Osmo Pocket 4 versi standar sendirian meraih sekitar 21,5% dari seluruh penjualan kamera video nasional hanya dalam sembilan hari sejak tersedia. Capaian itu menunjukkan laju adopsi yang sangat cepat untuk produk yang baru masuk pasar.
Bukan hanya satu model yang tampil kuat. Sejumlah model DJI lain, termasuk Pocket 4P dan Pocket 3 yang lebih lama, juga berada di jajaran atas daftar penjualan.
Dominasi beberapa model sekaligus memberi gambaran bahwa kekuatan DJI tidak bertumpu pada satu produk semata. Perusahaan ini tampak berhasil membangun portofolio yang relevan untuk kebutuhan pengguna kamera video saat ini.
Dorongan dari tren kreator konten
Performa DJI juga sejalan dengan perubahan pola kebutuhan konsumen. Kamera ringkas dengan stabilisasi bawaan kini semakin diminati oleh vlogger, pelancong, dan kreator media sosial.
Segmen pengguna itu umumnya mencari kualitas video yang lebih baik daripada ponsel, tetapi tanpa harus membawa sistem mirrorless yang lebih besar. Di titik inilah kamera gimbal saku seperti Osmo Pocket menemukan pasarnya.
Seri Osmo Pocket dikenal menggabungkan rekaman stabil, kontrol yang sederhana, dan harga yang relatif ringkas dalam perangkat berukuran kecil. Faktor bentuk yang muat di saku menjadi nilai praktis yang kuat bagi pengguna yang bergerak cepat.
Kombinasi itu membuat lini ini berada di posisi yang tepat ketika minat terhadap pembuatan konten terus tumbuh. Data penjualan dari Jepang menunjukkan respons pasar terhadap formula tersebut sangat kuat.
Bukan sekadar merebut pasar, tetapi ikut membesarkan kategori
Kenaikan DJI tampaknya tidak hanya menggeser pangsa dari merek lain. Data yang sama menunjukkan pasar kamera video Jepang secara keseluruhan juga ikut terdorong naik.
Pada April 2026, volume penjualan kamera video di Jepang dilaporkan melonjak 158,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Total pendapatan pasar pada bulan itu juga naik 135,2%.
Lonjakan volume yang lebih tinggi daripada pertumbuhan pendapatan menunjukkan pasar bergerak agresif, dengan minat beli yang sangat besar dalam waktu singkat. Kehadiran model baru yang menarik tampaknya memberi dampak langsung pada perputaran kategori ini.
Dalam konteks itu, DJI bukan hanya menjadi pemenang utama secara pangsa pasar. Perusahaan ini juga terlihat menjadi salah satu motor yang menghidupkan kembali permintaan di segmen kamera video.
Ekspansi dari drone ke perangkat imaging kreator
Secara global, DJI masih paling dikenal lewat bisnis drone. Namun dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini terus memperluas langkah ke perangkat pencitraan yang ditujukan untuk kreator.
Data dari Jepang memperlihatkan strategi itu kini membuahkan hasil besar. Saat permintaan bergeser ke perangkat yang mudah dibawa, stabil, dan cepat dipakai, DJI tampak berhasil membaca arah pasar lebih awal.
Keberhasilan di Jepang juga penting karena negara ini memiliki basis konsumen kamera yang matang. Karena itu, capaian pangsa 72,5% memberi sinyal bahwa produk DJI tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai pilihan utama di segmen tertentu.
Jarak yang lebar dengan pesaing terdekat menegaskan besarnya pengaruh DJI saat ini. Dengan Osmo Pocket 4 yang langsung menyumbang sekitar seperlima penjualan nasional dalam sembilan hari, perusahaan itu menunjukkan bahwa peluncuran produk baru dapat mengubah peta pasar dengan sangat cepat.
Jika tren ini berlanjut, lini kamera video DJI berpotensi semakin kuat di kategori yang kini tumbuh kembali. Untuk saat ini, data BCN Ranking menempatkan DJI sebagai pemain paling dominan di pasar kamera video Jepang, dengan Osmo Pocket sebagai ujung tombak pertumbuhan tersebut.
Source: www.gizmochina.com






