Netflix Tegaskan Teach You a Lesson Belum Punya Season 2, Harapan Penggemar Tertahan

Harapan penonton untuk melihat kelanjutan Teach You a Lesson belum mendapat kepastian. Netflix menegaskan bahwa musim kedua drama aksi tersebut belum memiliki rencana yang dikonfirmasi.

Pernyataan itu menjadi jawaban atas spekulasi yang berkembang setelah akhir serial menyisakan cerita menggantung. Banyak penggemar menilai penutupan tersebut membuka peluang bagi kasus baru dan babak lanjutan bagi para karakternya.

Netflix Belum Memberi Lampu Hijau

Pada 21 Juli, Netflix menyampaikan klarifikasi resmi terkait kabar produksi musim kedua. “Tidak ada rencana yang dikonfirmasi untuk musim kedua ‘Teach You a Lesson’,” kata pihak Netflix.

Penegasan itu berarti belum ada keputusan produksi maupun kontrak resmi untuk melanjutkan proyek tersebut. Dengan demikian, pembicaraan awal yang sempat ramai dibahas belum bisa dianggap sebagai konfirmasi kehadiran musim baru.

Menurut mediaindonesia.com, rumor kelanjutan serial ini menguat setelah episode terakhir ditayangkan. Akhir cerita yang terbuka membuat penonton menduga alurnya memang disiapkan untuk berlanjut.

Harapan itu juga muncul setelah sutradara Hong Jong-Chan membicarakan kemungkinan kembali menggarap musim kedua. Dalam wawancara pascaproduksi di Seoul, ia menyatakan ingin melanjutkan cerita bila mendapat kesempatan.

Hong Jong-Chan menilai latar dunia pendidikan yang diangkat serial tersebut masih menyimpan banyak cerita. Namun, keinginan kreatif dari sang sutradara belum berarti produksi telah disetujui oleh Netflix atau pihak terkait.

Konflik Pendidikan Menjadi Kekuatan Cerita

Teach You a Lesson diadaptasi dari webtoon populer berjudul Get Schooled. Drama ini mengikuti Badan Perlindungan Hak Pendidikan atau ERPB, lembaga khusus bentukan pemerintah untuk menangani persoalan serius di lingkungan sekolah.

ERPB ditugaskan menindak kasus perundungan, kekerasan sekolah, serta kejahatan remaja yang dinilai telah berada di luar kendali guru. Fokus tersebut membuat serial ini memadukan adegan aksi dengan kritik terhadap sistem pendidikan dan penegakan keadilan.

Kim Mu-Yeol memerankan Na Hwa-Jin, mantan kapten pasukan khusus yang menjadi tokoh penting dalam cerita. Aktor yang juga dikenal lewat Juvenile Justice itu tampil bersama Jin Ki-Joo, Pyo Ji-Hoon dari Block B, dan Lee Sung-Min.

Jin Ki-Joo sebelumnya dikenal melalui The Secret Life of My Secretary, sedangkan Lee Sung-Min tampil dalam Reborn Rich. Kehadiran para pemeran tersebut mendukung cerita yang menyoroti tindakan tegas terhadap kekerasan dan pelanggaran di sekolah.

Performa Penonton Tetap Kuat

Minat terhadap serial ini tercermin dari performanya di Netflix sejak penayangan perdana. Drama tersebut disebut menduduki posisi pertama di pasar domestik Korea Selatan selama empat minggu berturut-turut.

IndikatorPencapaianPeriode
Pasar Korea SelatanPeringkat pertamaEmpat minggu berturut-turut
Netflix GlobalMasuk Top 10 acara TV non-Bahasa InggrisSatu bulan
Jam tayang kumulatif48,2 juta jamParuh pertama 2026

Serial ini juga menembus jajaran Top 10 Global Netflix untuk kategori acara televisi non-Bahasa Inggris dalam kurun satu bulan. Netflix mencatat total 48,2 juta jam tayang kumulatif pada paruh pertama 2026.

Angka tersebut menunjukkan antusiasme publik yang besar terhadap kisah ERPB dan Na Hwa-Jin. Meski begitu, capaian penonton yang kuat belum mengubah posisi resmi Netflix bahwa musim kedua masih belum dikonfirmasi.

Source: mediaindonesia.com
Terkait