
Xiaomi memperlihatkan arah baru untuk lini wearable-nya lewat peluncuran Xiaomi Smart Band 10 Pro dan earbuds clip-on pertama perusahaan di China. Dua produk ini menegaskan bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar pasar smartphone, tetapi juga ingin membangun ekosistem perangkat gaya hidup digital yang lebih terhubung.
Sorotan terbesarnya datang dari perluasan kompatibilitas, terutama untuk pengguna Apple. Pada earbuds terbaru, Xiaomi sudah menghadirkan dukungan Apple Find My, fitur yang memudahkan pelacakan perangkat saat hilang atau tertinggal.
Fokus besar pada kesehatan dan kebugaran
Xiaomi Smart Band 10 Pro hadir sebagai penerus Smart Band 9 Pro dengan desain yang tidak banyak berubah. Namun, pembaruan utamanya ada pada sektor kesehatan, kebugaran, dan pemantauan aktivitas harian yang lebih rinci.
Perangkat ini memakai sensor dual-light PPD generasi baru yang diklaim mampu menghasilkan akurasi pembacaan detak jantung hingga 98,2 persen. Bagi pengguna yang rutin memantau kondisi tubuh, tingkat akurasi seperti ini menjadi nilai penting untuk mendapatkan data yang lebih konsisten.
Xiaomi juga menambah dukungan HRV atau Heart Rate Variability untuk analisis tidur. Fitur ini mengukur variasi detak jantung dalam periode tertentu dan membantu pengguna membaca kondisi fisik serta tingkat stres dengan lebih mendalam.
Di atas itu, Xiaomi menyematkan Sleep Algorithm 2.0 untuk memberikan analisis kualitas tidur yang lebih detail. Kombinasi fitur tersebut membuat Smart Band 10 Pro tidak hanya merekam aktivitas, tetapi juga memberi gambaran yang lebih utuh soal pola istirahat.
Lebih dari 150 mode olahraga
Untuk kebutuhan olahraga, Smart Band 10 Pro mendukung lebih dari 150 mode latihan. Perangkat ini dapat dipakai memantau berbagai aktivitas, dari olahraga ringan sampai latihan yang lebih intens.
Xiaomi juga menambahkan mode bersepeda terbaru dengan data statistik yang lebih rinci. Fitur ini ditujukan untuk membantu pengguna membaca performa latihan dengan lebih akurat.
Selain itu, ada fitur pemantauan tingkat kelelahan selama latihan. Informasi ini bisa membantu pengguna mengetahui kapan tubuh perlu pemulihan sebelum kembali beraktivitas berat.
Layar lebih terang dan baterai panjang
Smart Band 10 Pro memakai layar AMOLED 1,74 inci dengan refresh rate 60Hz. Layar ini dibuat untuk menunjang kenyamanan saat melihat notifikasi, data kesehatan, dan informasi olahraga.
Peningkatan paling terasa ada pada kecerahan layar yang kini mencapai 2.000 nits. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya yang hanya 1.200 nits.
Kecerahan itu membuat tampilan lebih mudah dibaca saat dipakai di luar ruangan atau di bawah sinar matahari langsung. Xiaomi juga menawarkan dua pilihan bodi, yakni aluminium standar dan keramik premium.
Untuk daya tahan, Xiaomi mengklaim baterainya bisa bertahan hingga 21 hari dalam sekali pengisian daya. Klaim ini menempatkan Smart Band 10 Pro sebagai salah satu wearable dengan baterai yang sangat kompetitif di kelasnya.
Earbuds clip-on pertama Xiaomi ikut meluncur
Selain smart band, Xiaomi juga memperkenalkan earbuds clip-on pertamanya dengan desain open-ear. Model seperti ini semakin populer karena tidak menutup saluran telinga sepenuhnya, sehingga pengguna masih bisa mendengar suara lingkungan sekitar.
Pendekatan tersebut membuat perangkat ini terasa lebih aman untuk aktivitas luar ruang seperti berlari atau bersepeda. Xiaomi membekalinya dengan driver 11 mm dan bobot sekitar 5,5 gram per sisi agar tetap nyaman dipakai lama.
Xiaomi juga memasukkan fitur berbasis AI ke dalam earbuds ini. Dua fitur yang disorot adalah terjemahan langsung secara real-time dan perekaman suara untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari.
Dukungan Apple Find My menjadi poin paling menarik dari perangkat audio ini. Fitur itu memungkinkan pengguna perangkat Apple melacak lokasi earbuds jika hilang, dan langkah ini menunjukkan Xiaomi mulai membuka ekosistemnya ke lintas platform.
Harga premium dan peluang pasar
Meski membawa sejumlah fitur menarik, earbuds clip-on Xiaomi diposisikan di segmen premium dengan harga sekitar CNY 799 atau setara Rp1,8 jutaan. Posisi harga ini berbeda dari citra Xiaomi yang selama ini dikenal agresif di segmen harga kompetitif.
Hingga kini, Xiaomi belum mengumumkan rencana peluncuran global untuk Smart Band 10 Pro dan earbuds clip-on tersebut. Keduanya masih tersedia untuk pasar China, meski minat terhadap perangkat wearable yang fokus pada kesehatan dan produktivitas terus tumbuh.
Source: www.gadgetdiva.id








