Redmi K90 Ultra mulai menunjukkan tanda-tanda kehadiran yang lebih konkret setelah muncul di sertifikasi 3C China. Kemunculan ini memperkuat dugaan bahwa peluncuran resminya sudah semakin dekat, terutama karena dokumen tersebut juga memuat petunjuk penting soal kemampuan pengisian dayanya.
Daya tarik terbesar yang mencuat dari perangkat ini adalah dukungan fast charging 100W. Jika informasi yang beredar akurat, Xiaomi tampaknya menyiapkan kombinasi yang agresif antara pengisian super cepat dan baterai berkapasitas sangat besar untuk lini Redmi K90 Series.
Muncul di basis data 3C
Perangkat dengan nomor model M332BF tercatat di basis data sertifikasi 3C China. Dari dokumen itu, smartphone tersebut diketahui mendukung pengisian daya cepat menggunakan kabel hingga 100W.
Kemunculan sertifikasi seperti ini biasanya menjadi sinyal awal sebelum sebuah ponsel masuk ke tahap peluncuran. Dalam kasus Redmi K90 Ultra, jejak ini membuat rumor yang sebelumnya hanya sebatas bocoran terasa jauh lebih kuat.
Baterai jumbo jadi sorotan utama
Selain kecepatan isi daya, kapasitas baterai Redmi K90 Ultra juga ikut menarik perhatian. Perangkat ini dikabarkan membawa baterai 8.500mAh, jauh di atas banyak smartphone yang saat ini masih bermain di rentang 5.000mAh sampai 6.000mAh.
Jika angka tersebut benar, Redmi K90 Ultra bisa menjadi salah satu ponsel dengan baterai terbesar di kelasnya. Untuk pengguna, kapasitas sebesar ini berpotensi memberi daya tahan lebih panjang saat dipakai menonton video, bermain gim, bekerja, atau aktif di media sosial.
Kombinasi baterai jumbo dan charging 100W membuat perangkat ini terlihat menargetkan pengguna yang butuh daya tahan lama tanpa harus lama menunggu saat mengisi ulang. Xiaomi tampaknya ingin menonjolkan keseimbangan antara stamina baterai dan kecepatan pengisian.
Mesin kencang untuk kelas menengah premium
Sejumlah pembocor teknologi di China menyebut Redmi K90 Ultra akan diposisikan sebagai ponsel kelas menengah premium dengan performa mendekati flagship. Untuk mendukung arah itu, Xiaomi dikabarkan menyiapkan chipset Snapdragon 8 Elite.
Chipset tersebut dikenal sebagai salah satu prosesor paling bertenaga saat ini. Dukungan ini membuat Redmi K90 Ultra diperkirakan sanggup menangani multitasking, produktivitas, hingga gaming berat dengan lebih meyakinkan.
Di sektor layar, perangkat ini dirumorkan memakai panel OLED datar beresolusi 1,5K. Layar tersebut juga disebut akan membawa refresh rate tinggi, yang biasanya membantu navigasi terasa lebih mulus saat scrolling atau bermain gim.
Pendingin aktif dan fitur kelas atas
Salah satu rumor paling unik dari Redmi K90 Ultra adalah keberadaan kipas pendingin fisik bawaan. Fitur seperti ini lebih sering ditemukan di smartphone gaming premium, bukan di ponsel non-gaming biasa.
Jika benar hadir, sistem pendingin aktif itu bisa membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil saat menjalankan tugas berat. Dampaknya, performa chipset juga berpotensi lebih konsisten ketika dipakai dalam durasi panjang.
Di luar itu, Redmi K90 Ultra juga disebut akan membawa stereo speaker ganda dan sensor sidik jari ultrasonik. Keduanya menambah kesan premium, karena menawarkan pengalaman audio yang lebih imersif dan pemindai sidik jari yang diklaim lebih responsif.
Sertifikasi tahan air dan posisi di keluarga Redmi K90
Bocoran lain menyebut perangkat ini bakal mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Jika benar, sertifikasi tersebut menunjukkan perlindungan tinggi terhadap debu dan air.
Dalam struktur produknya, Redmi K90 Ultra diperkirakan berada di bawah Redmi K90 dan Redmi K90 Max. Meski begitu, kombinasi spesifikasi yang beredar membuat model ini tetap terlihat sebagai salah satu yang paling menarik di keluarga Redmi K90 Series.
Laporan yang beredar juga menyebut Redmi K90 Ultra kemungkinan meluncur di pasar China sekitar Juni hingga Juli mendatang. Untuk harga, perangkat ini diprediksi dibanderol sekitar 2.799 yuan atau setara Rp7,3 juta, meski semua detail tersebut masih berupa bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh Xiaomi.
