eufy Baby Monitor C10 Hadir, Bisa Pantau Bayi Tanpa Wi-Fi dan Deteksi Tangisan Real-Time

Kebutuhan orang tua terhadap baby monitor kini bergeser dari sekadar kamera pemantau menjadi perangkat yang lebih cerdas dan responsif. Di Indonesia, eufy menjawab kebutuhan itu lewat kehadiran Baby Monitor C10 yang membawa pemantauan berbasis AI, deteksi tangisan, deteksi suhu ruangan, dan monitoring hybrid yang bisa dipakai dengan atau tanpa Wi-Fi.

Perangkat ini dirancang untuk membantu orang tua menjaga kenyamanan bayi secara lebih praktis. Dengan kamera 2K HD, sistem notifikasi real-time, serta opsi akses jarak jauh, C10 diposisikan sebagai solusi pemantauan yang lebih fleksibel untuk rutinitas keluarga modern.

Kamera 2K HD untuk pantauan lebih detail

Salah satu fokus utama C10 ada pada kualitas visual. Kamera 2K HD yang dibawanya mampu menampilkan gambar lebih tajam, baik pada kondisi terang maupun malam hari.

eufy juga membekali perangkat ini dengan rotasi panorama hingga 351 derajat, tilt 60 derajat, dan zoom hingga 4x. Kombinasi itu membantu pengguna memantau area kamar bayi dengan lebih menyeluruh tanpa harus sering mengubah posisi perangkat.

Fitur split screen menjadi nilai tambah lain yang menonjol. Lewat tampilan ini, orang tua bisa memantau dua bayi sekaligus dalam satu layar, sesuatu yang relevan untuk keluarga dengan anak kembar atau rumah yang perlu mengawasi dua area berbeda secara bersamaan.

Deteksi tangisan, gerakan, dan suhu lebih sensitif

Di balik kamera, C10 membawa teknologi smart detection yang bekerja otomatis saat mendeteksi kondisi penting. Sistem ini bisa mengenali tangisan bayi, pergerakan, perubahan suhu ruangan, dan suara tidak biasa di sekitar area tidur.

Saat sistem menemukan kondisi tertentu, notifikasi akan dikirim secara real-time ke orang tua. Pengguna juga dapat mengatur tingkat sensitivitas deteksi agar pemberitahuan tetap relevan dan tidak terlalu mengganggu.

Deteksi suhu menjadi fitur yang ikut disorot karena suhu ruangan berpengaruh pada kenyamanan bayi saat tidur. Bagi orang tua, informasi ini bisa membantu menjaga kondisi kamar tetap sesuai kebutuhan si kecil.

Hybrid monitoring tetap jalan tanpa internet

eufy Baby Monitor C10 juga mengusung sistem Hybrid Monitoring. Artinya, perangkat tetap bisa dipakai meski tanpa koneksi internet melalui koneksi lokal, sekaligus tetap menyediakan akses jarak jauh saat orang tua berada di luar rumah.

Skema ini memberi keleluasaan bagi pengguna yang ingin tetap memantau bayi saat bekerja, bepergian, atau berada di ruangan lain. eufy juga memungkinkan akses pemantauan dibagikan hingga lima anggota keluarga agar pengawasan bisa dilakukan bersama.

Privasi dan daya tahan baterai ikut diperhatikan

Selain fitur pemantauan, eufy menekankan aspek keamanan data. Perangkat ini memiliki One-Tap Wi-Fi Off yang memungkinkan koneksi internet diputus secara instan dan pemantauan tetap berjalan lewat jaringan lokal.

Dari sisi perlindungan data, C10 menggunakan enkripsi RSA-1024 dan AES-128. Seluruh rekaman juga disimpan secara lokal untuk meminimalkan risiko kebocoran data dari akses eksternal.

Untuk penggunaan malam hari, monitor ini dibekali baterai 5.000mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 12 jam screen time dalam sekali pengisian daya. Kapasitas ini mendukung pemantauan yang lebih panjang tanpa harus terlalu sering mengisi ulang.

Sudah tersedia di Indonesia

eufy Baby Monitor C10 sudah dijual di Indonesia melalui channel resmi Anker Indonesia seperti TikTok Shop, Tokopedia, dan Blibli. Perangkat ini dibanderol Rp2.499.000 sebagai pilihan untuk keluarga yang membutuhkan pemantauan bayi yang lebih cerdas, aman, dan fleksibel.

Menurut Flame Xia, Country Director Anker Innovations Indonesia, orang tua masa kini membutuhkan perangkat yang lebih dari sekadar kamera biasa. Ia menegaskan bahwa C10 dirancang untuk memberi rasa tenang lewat pemantauan yang lebih cerdas, responsif, dan aman.

Terkait