ROG Ally Generasi Baru Muncul Duluan, Bocoran Chip yang Sama Malah Bisa Mengecewakan

ASUS disebut tengah menyiapkan generasi baru ROG Ally, dan waktunya bisa bertepatan dengan Computex 2026. Kabar ini menarik perhatian karena muncul dari dua petunjuk berbeda, yakni laporan dari kanal YouTube Steam Dad dan dokumen sertifikasi nirkabel di Korea Selatan.

Bagi pasar handheld gaming PC, kombinasi rumor peluncuran dan lolosnya sertifikasi biasanya menjadi sinyal bahwa perangkat memang sedang bergerak menuju pengumuman resmi. Itu sebabnya nama ROG Ally kembali ramai dibicarakan menjelang agenda besar ASUS di Taipei.

Steam Dad, kanal YouTube yang berfokus pada perangkat handheld gaming, lebih dulu menyebut bahwa ASUS kemungkinan akan memperkenalkan handheld generasi berikutnya di Computex 2026. Kanal itu juga meminta pengikutnya untuk mencermati ajang tersebut jika ingin melihat perangkat ROG handheld baru dari ASUS.

Spekulasi itu terasa masuk akal karena ASUS sudah mengumumkan agenda Computex 2026 bersama mitra-mitranya, termasuk Intel, AMD, dan NVIDIA. Kehadiran para mitra utama ini ikut memperkuat dugaan bahwa panggung Computex akan dipakai untuk memperlihatkan perangkat gaming baru.

Sertifikasi mulai muncul

Rumor itu lalu mendapat dorongan baru setelah sebuah perangkat handheld ASUS terpantau lolos sertifikasi wireless di South Korea’s National Radio Research Agency atau RRA. Temuan ini dibagikan oleh pembocor Huang514613, yang juga dikenal dengan akun X @94G8LA.

Dalam basis data RRA, perangkat tersebut tercatat sebagai “Handheld Console PC” dengan nomor model RC74XA. Detail itu belum menjelaskan nama pemasaran produk, tetapi cukup untuk memunculkan dugaan bahwa ASUS memang sedang menyiapkan handheld baru di lini ROG.

Kemunculan nomor model di lembaga sertifikasi penting karena biasanya menunjukkan perangkat sudah memasuki tahap administratif sebelum peluncuran. Namun, sertifikasi seperti ini tidak otomatis mengungkap seluruh spesifikasi atau nama final produk.

Sampai sekarang, identitas perangkat itu masih belum benar-benar pasti. Model baru tersebut bisa saja menjadi penerus ASUS ROG Ally, atau justru melanjutkan arah produk seperti ROG Xbox Ally.

Spesifikasi masih minim

Steam Dad juga menyebut belum bisa membagikan rincian spesifik tentang handheld tersebut. Situasi itu diduga berkaitan dengan pembatasan informasi seperti non-disclosure agreement atau NDA.

Akibatnya, detail hardware utama masih belum terbuka sepenuhnya. Belum ada gambaran resmi dari ASUS mengenai desain, layar, kapasitas baterai, atau konfigurasi memorinya.

Meski begitu, Huang514613 menambahkan satu detail yang cukup penting untuk dibahas. Menurut pembocor tersebut, next-gen ROG Ally akan memakai prosesor Ryzen Z2 Extreme yang sama.

Jika informasi itu akurat, sebagian penggemar mungkin akan menilai peningkatan performanya tidak terlalu besar dari sisi chipset. Itu karena ekspektasi terhadap perangkat generasi baru biasanya mengarah pada lonjakan kinerja yang jelas.

Di sisi lain, penggunaan chip yang sama tidak selalu berarti produknya identik dengan generasi sebelumnya. Produsen masih bisa menawarkan pembaruan melalui komponen lain, optimasi termal, atau peningkatan panel layar.

Fokus bisa bergeser ke OLED

Karena bocoran yang beredar mengarah pada tidak adanya upgrade chipset, perhatian kini tertuju pada kemungkinan perubahan lain yang lebih terasa. Salah satu yang paling banyak disebut adalah adopsi layar OLED sebagai fitur unggulan perangkat baru ini.

Peralihan ke OLED dinilai akan memberi posisi yang lebih kuat bagi ASUS dalam persaingan handheld gaming. Langkah itu juga akan membuat perangkat baru ROG Ally lebih siap berhadapan dengan Steam Deck OLED.

Layar OLED sering dianggap menarik karena berpotensi menghadirkan kontras lebih tinggi dan tampilan warna yang lebih kaya. Namun untuk saat ini, informasi tersebut masih berada di ranah dugaan dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh ASUS.

Kondisi ini membuat arah produk menjadi cukup menarik untuk diikuti. Jika performa inti tidak banyak berubah, maka pengalaman visual dan penyempurnaan perangkat bisa menjadi pembeda utama generasi baru.

Mengapa Computex jadi sorotan

Computex memiliki posisi penting bagi ASUS untuk memperkenalkan perangkat gaming dan PC baru. Karena itu, rumor mengenai debut ROG Ally generasi berikutnya di ajang ini langsung terasa relevan bagi pengamat industri dan calon pembeli.

Ajang Computex 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–5 Juni di Taipei, Taiwan. Rentang waktu itu membuat kepastian mengenai perangkat handheld baru ASUS kemungkinan tidak perlu ditunggu terlalu lama.

Untuk sekarang, semua informasi yang beredar masih harus dibaca sebagai rumor dan indikasi awal. Namun perpaduan antara klaim dari Steam Dad, kemunculan model RC74XA di basis data RRA, dan pembicaraan soal Ryzen Z2 Extreme sudah cukup untuk menempatkan ROG Ally baru sebagai salah satu perangkat yang paling dinantikan menjelang Computex.

Source: tech.sportskeeda.com

Berita Terkait

Back to top button