
D’Masiv kembali menarik perhatian lewat “On Our Own”, single berbahasa Inggris yang menjadi rilisan terbaru mereka dan langsung menandai arah baru dalam perjalanan band. Lagu ini juga disebut sebagai rilisan pertama D’Masiv sebagai band independen setelah tak lagi berada di bawah label Musica Studio.
Langkah tersebut membuat “On Our Own” bukan hanya penting dari sisi musik, tetapi juga dari sisi identitas grup. D’Masiv memilih membangun label sendiri dengan harapan bisa menjangkau audiens baru, sekaligus memperluas peluang mereka masuk ke kancah musik internasional lewat kolaborasi dengan musisi Amerika.
Perubahan arah D’Masiv lewat “On Our Own”
Keputusan memakai bahasa Inggris pada lagu ini memperlihatkan strategi yang lebih terbuka untuk pendengar lintas negara. Kolaborasi dengan musisi Amerika juga mempertegas niat D’Masiv untuk memperkuat daya saing di pasar global tanpa meninggalkan ciri khas mereka sebagai band pop Indonesia.
Respons awal terhadap lagu ini terbilang cukup positif. Lagu “On Our Own” yang dirilis pada 27 Mei telah mencatat 37 ribu stream di Spotify, sementara video musiknya yang diunggah tiga hari kemudian hampir menembus 50 ribu penayangan di YouTube.
Makna lagu “On Our Own”
Secara isi, “On Our Own” memotret kegelisahan saat melihat dunia yang terasa tidak adil. Liriknya menyinggung kenyataan pahit ketika orang baik bisa jatuh, sedangkan orang yang berbuat buruk justru tampak berada di posisi yang lebih tinggi.
Nada lagu ini terasa gelap, tetapi tidak berhenti pada rasa putus asa. D’Masiv justru menempatkan pesan bahwa manusia tidak bisa menghadapi hidup sendirian, sehingga keyakinan, nilai kebaikan, dan dukungan dari orang lain menjadi pegangan penting untuk bertahan.
Baris seperti “I won’t make it on my own” dan “We all know we won’t make it on our own” mempertegas tema utama lagu. Pengulangan kalimat itu menekankan bahwa ada batas pada kemampuan individu, dan bahwa kebersamaan menjadi bagian dari cara manusia melewati tekanan hidup.
Gambaran lirik yang dibangun D’Masiv
Lagu ini dibuka dengan pertanyaan “Why?” yang langsung memberi kesan resah. Setelah itu, lirik bergerak ke gambaran dunia yang keras, termasuk kelahiran bayi yang menangis, perbuatan jahat yang terjadi di bawah matahari, serta situasi ketika dunia terasa membuat seseorang kehilangan pegangan.
Pada bagian lain, lirik menyebut dunia yang “turn upside down” dan anak-anak yang hidup “six feet underground”. Pilihan diksi itu memperkuat suasana muram sekaligus menegaskan kritik sosial yang tersirat dalam lagu.
Di tengah suasana tersebut, ada pesan agar pendengar tidak melupakan apa yang telah diajarkan. D’Masiv menggambarkan nilai-nilai itu sebagai hal yang “save our soul”, atau menyelamatkan jiwa, sehingga lagu ini tetap membawa nada harapan di balik keresahan yang dominan.
Lirik lagu “On Our Own” – D’Masiv
Why?
Babies born crying at the top of their lungs
They’ll see
Evil works are done under the sun
Try to find the faith before the world drives me crazy
I can only fake it
I won’t make it on my own
You can only fake it
You won’t make it on your own
Now
We don’t talk so loud, don’t seem so proud
See
A good man’s fall, a bad man standing tall
Try to find the faith before the world drives me crazy
Everybody’s done enough for me to tell the story
I can only fake it
I won’t make it on my own
You can only fake it
You won’t make it on your own
Look at the world turn upside down
Kids living six feet underground
We all know we won’t make it on our own
And Never forget what we’ve been told
Those are the things, that save our soul
We all know we won’t make it on our own
I can only fake it
I won’t make it on my own
You can only fake it
You won’t make it on your own
Look at the world turn upside down
Kids living six feet underground
We all know we won’t make it on our own
And Never forget what we’ve been told
Those are the things, that save our soul
We all know we won’t make it on our own
(Look at the world turn upside down)
Turn upside down
(Kids living six feet underground)
(We all know we won’t make it on our own)
Six feet under ground
(And Never forget what we’ve been told)
Things that we’ve lost
(Those are the things, that save our soul)
(We all know we won’t make it on our own)
On our own
Terjemahan lagu ini memperjelas pesan yang sama, yakni kegelisahan terhadap dunia yang penuh paradoks dan ajakan untuk tidak berjalan sendiri. Dengan pendekatan itu, “On Our Own” menjadi rilisan yang menempatkan D’Masiv di persimpangan antara refleksi sosial, pesan moral, dan langkah baru sebagai band independen.
Source: www.medcom.id








