OPPO A6c Vs OPPO A6x, Pilih Baterai Jumbo Atau Performa Lebih Kencang?

Di kelas entry-level, OPPO A6c dan OPPO A6x sama-sama tampil sebagai opsi yang menarik karena harganya berada di rentang yang dekat. Namun, dua ponsel ini menyasar kebutuhan yang berbeda, sehingga calon pembeli perlu melihat detailnya sebelum memilih.

OPPO A6x unggul di performa, layar, dan pengalaman harian yang lebih nyaman untuk jangka panjang. Sebaliknya, OPPO A6c lebih menonjol lewat baterai yang lebih besar, penyimpanan yang lebih fleksibel, dan konektivitas Bluetooth yang lebih baru.

Desain dan tampilan depan jadi pembeda awal

Dari sisi bodi belakang, OPPO A6c tampil lebih modern dengan modul kamera cincin lensa terpisah dan bingkai persegi panjang. OPPO A6x memakai desain kamera berbentuk kapsul yang terlihat lebih sederhana.

Pilihan warna juga tidak sama. OPPO A6c hadir dalam Stone Brown, Feather White, dan Feather Purple, sedangkan OPPO A6x mengusung warna bernuansa ungu.

Di bagian depan, OPPO A6x justru terlihat lebih modern karena memakai desain punch-hole. OPPO A6c masih menggunakan notch kecil untuk kamera selfie.

Keduanya sama-sama membawa ukuran layar, resolusi, dan refresh rate yang serupa. Perbedaannya ada pada tingkat kecerahan, karena OPPO A6x mencapai 1.125 nit sementara OPPO A6c berada di 900 nit.

Performa jadi pembeda paling jelas

Sektor dapur pacu menjadi jurang pembeda paling besar di antara keduanya. OPPO A6x dibekali Qualcomm Snapdragon 685, sedangkan OPPO A6c memakai Unisoc T7250.

Dalam pemakaian sehari-hari, Snapdragon 685 lebih siap untuk multitasking, game ringan hingga menengah, dan menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Chipset ini juga dibuat dengan fabrikasi 6nm, lebih efisien dibandingkan Unisoc T7250 yang masih 12nm.

Hasil benchmark ikut memperkuat perbedaan tersebut. Snapdragon 685 mencetak skor lebih dari 360 ribu poin di AnTuTu v10, sementara Unisoc T7250 berada di kisaran 260 ribu poin.

OPPO A6x juga membawa sertifikasi kelancaran penggunaan hingga 60 bulan. OPPO A6c diklaim mampu menjaga performa optimal hingga 48 bulan.

Baterai besar ada di OPPO A6c

Jika kebutuhan utama adalah daya tahan, OPPO A6c punya keunggulan yang mudah terlihat. Ponsel ini membawa baterai 7.000mAh, lebih besar dari baterai 6.500mAh milik OPPO A6x.

Kapasitas yang lebih besar membuat OPPO A6c lebih menarik untuk aktivitas panjang seperti menonton video atau bermain game. Konsekuensinya, bobot perangkat menjadi sedikit lebih berat.

Kamera dan konektivitas punya kompromi masing-masing

Untuk sektor kamera, keduanya sama-sama mengandalkan kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP. OPPO A6x tetap punya nilai tambah karena membawa sensor tambahan monokrom yang membantu hasil foto pada kondisi tertentu.

Perekaman video selfie juga lebih unggul di OPPO A6x karena mendukung resolusi hingga 1080p. OPPO A6c masih terbatas di 720p, meski kamera utamanya menawarkan sudut pandang yang sedikit lebih luas.

Di sisi konektivitas, OPPO A6c mengandalkan Bluetooth 5.2 yang lebih baru. OPPO A6x masih memakai Bluetooth 5.0, sehingga OPPO A6c punya kelebihan dalam efisiensi daya dan kestabilan koneksi perangkat nirkabel.

Soal penyimpanan, OPPO A6c lebih leluasa

OPPO A6c tersedia dalam dua pilihan penyimpanan, yaitu 64GB dan 128GB. OPPO A6x hanya hadir dalam varian 64GB, sehingga ruang simpan menjadi salah satu poin yang patut dipertimbangkan.

Bagi pengguna yang sering menyimpan foto, video, dan aplikasi dalam jumlah lebih banyak, opsi 128GB pada OPPO A6c terasa lebih fleksibel. Namun, bagi yang lebih mementingkan kecepatan dan kenyamanan layar, OPPO A6x masih terlihat lebih kuat sebagai paket keseluruhan.

Pada akhirnya, OPPO A6x lebih cocok bagi pengguna yang memprioritaskan performa, layar lebih terang, dan pengalaman penggunaan yang lebih panjang. OPPO A6c lebih pas untuk pembeli yang mengutamakan baterai besar, kapasitas penyimpanan lebih lega, serta konektivitas Bluetooth yang lebih baru.

Source: pemmzchannel.com
Exit mobile version