M5 MacBook Air Terasa Lebih Mewah, Yoga Slim 7 Unggul Layar Tapi Kalah Di Hal Penting

Di kelas laptop premium, pertarungan antara M5 MacBook Air dan Lenovo Yoga Slim 7 tidak hanya soal spesifikasi di atas kertas. Perbandingan ini menarik karena keduanya menonjol lewat pendekatan berbeda: Apple mengandalkan desain senyap, performa tinggi, dan daya tahan baterai, sementara Lenovo menekan keunggulan layar OLED serta kapasitas memori dan penyimpanan yang lebih besar.

Bagi calon pembeli yang mencari pengalaman paling premium, hasilnya tidak sesederhana memilih perangkat dengan angka spesifikasi terbesar. Ada area yang jelas dimenangkan MacBook Air, tetapi Yoga Slim 7 juga punya beberapa nilai jual yang kuat, terutama untuk pengguna dengan kebutuhan tertentu.

Adu pengalaman premium sejak pertama disentuh

M5 MacBook Air memakai bodi aluminium unibody yang dikerjakan dengan proses CNC machining. Hasilnya adalah permukaan yang halus dan rasa kokoh yang sangat kuat saat digunakan.

Lenovo Yoga Slim 7 juga hadir dengan bodi aluminium dan tampilan yang tetap premium. Namun, desainnya bukan unibody, sehingga kesan solid yang diberikan belum sekuat laptop Apple.

Dari sisi rancangan, keduanya sama-sama tampil modern dan elegan. MacBook Air disebut lebih tipis dan lebih ringkas, sementara Yoga Slim 7 sedikit lebih ringan.

Dalam konteks pengalaman premium, faktor material dan kekokohan bodi masih menjadi poin penting. Di bagian ini, MacBook Air berada di depan karena menawarkan build quality yang lebih solid sekaligus desain yang lebih kompak.

Layar jadi senjata utama Lenovo

Jika bodi menjadi keunggulan Apple, layar justru menjadi area yang mengangkat nilai Yoga Slim 7. Laptop Lenovo ini menggunakan panel OLED 14 inci dengan resolusi 1920×1200, rasio 16:10, refresh rate 60Hz, dukungan Dolby Vision, dan kecerahan puncak 600 nits.

M5 MacBook Air memakai layar Liquid Retina IPS 13,6 inci dengan resolusi 2560×1664, rasio 16:10, refresh rate 60Hz, dan tingkat kecerahan 500 nits. Panel ini tetap berkualitas tinggi, dengan akurasi warna yang baik dan brightness yang kuat.

Meski begitu, OLED di Yoga Slim 7 dinilai lebih unggul untuk pengalaman visual. Alasannya mencakup kontras yang jauh lebih tinggi, warna yang lebih hidup, dukungan HDR yang lebih layak, dan peak brightness yang lebih tinggi.

Performa memberi jarak cukup jauh

Perbedaan paling mencolok muncul di sektor performa. MacBook Air membawa chip Apple M5 10-core CPU dengan GPU terintegrasi 8-core, sedangkan Yoga Slim 7 mengandalkan Intel Core Ultra 5 228V dengan Intel Arc iGPU.

Dalam Cinebench 2024, Apple M5 mencatat skor 208 untuk single-core dan 1183 untuk multi-core. Intel Core Ultra 5 228V mencatat 105 untuk single-core dan 539 untuk multi-core.

Di Geekbench 6, M5 kembali unggul dengan skor 4276 untuk single-core dan 17862 untuk multi-core. Sementara itu, chip Intel meraih 2555 pada single-core dan 10235 pada multi-core.

Angka-angka ini menunjukkan keunggulan besar untuk MacBook Air. Selisih performa itu membuat laptop Apple tampil jauh lebih kuat untuk produktivitas umum maupun pekerjaan yang membutuhkan tenaga komputasi lebih tinggi.

Lenovo membalas lewat RAM dan storage

Yoga Slim 7 tidak sepenuhnya tertinggal. Model yang dibandingkan hadir dengan RAM 32GB LPDDR5X dan SSD PCIe Gen 4 1TB yang bisa di-upgrade serta diganti.

MacBook Air dalam konfigurasi ini membawa RAM unified 16GB LPDDR5 dan SSD PCIe Gen 4 512GB. Keduanya berjenis soldered, sehingga fleksibilitas peningkatan tidak menjadi keunggulan utama di pihak Apple.

Bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas memori besar untuk software tertentu, Yoga Slim 7 bisa lebih menarik. Kombinasi RAM dua kali lebih besar dan storage lebih lapang memberi nilai tambah yang nyata pada pemakaian spesifik.

Baterai dan audio sama-sama kuat

Di atas kertas, Yoga Slim 7 membawa baterai lebih besar, yakni 70Wh. MacBook Air memakai baterai 53,8Wh, tetapi dipadukan dengan chipset M5 yang sangat efisien.

Dalam pemakaian ringan hingga menengah, MacBook Air diperkirakan mampu bertahan sekitar 14 hingga 16 jam. Yoga Slim 7 disebut bisa mencapai sekitar 13 hingga 15 jam, sehingga hasil akhirnya cukup berimbang dalam penggunaan nyata.

Untuk audio, keduanya sama-sama dibekali quad-speaker. Kualitas suara keduanya dinilai lantang dan jernih, meski speaker MacBook Air disebut memiliki kedalaman suara yang sedikit lebih baik.

Harga dan siapa yang lebih premium

Di Amazon India, M5 MacBook Air 512GB dibanderol 1,10,290 rupees. Lenovo Yoga Slim 7 dengan nomor model 83JX001LIN dipasarkan seharga 1,19,990 rupees.

Dengan harga yang lebih rendah, MacBook Air menawarkan build quality yang lebih kuat, performa yang jauh lebih tinggi, daya tahan baterai yang tetap kompetitif, dan kualitas speaker yang sedikit lebih unggul. Yoga Slim 7 membalas lewat layar OLED yang lebih superior serta RAM dan storage yang lebih besar.

Untuk mayoritas pengguna, kombinasi desain, kekokohan, performa, dan efisiensi membuat M5 MacBook Air tampil sebagai paket yang lebih premium. Namun, Yoga Slim 7 tetap relevan bagi pengguna yang memang membutuhkan RAM di atas 16GB dan mengutamakan kualitas layar OLED untuk konsumsi visual atau kebutuhan software tertentu.

Source: tech.sportskeeda.com

Berita Terkait

Back to top button