
Samsung memperkenalkan pembaruan besar untuk aplikasi Samsung Health dengan desain baru dan serangkaian fitur kesehatan generasi berikutnya yang akan didukung lini Galaxy Watch terbaru. Langkah ini menandai pergeseran Samsung ke pemantauan kesehatan yang lebih proaktif, bukan sekadar pelacakan aktivitas harian.
Daya tarik utamanya ada pada fitur-fitur baru yang untuk pertama kali hadir di Galaxy Watch generasi berikutnya. Samsung juga menegaskan bahwa visi penuh dari pembaruan ini baru akan benar-benar terwujud saat jam tangan pintar barunya meluncur.
Pembaruan aplikasi ini membawa tampilan antarmuka yang lebih ringkas dengan lima kategori utama. Kelimanya adalah Sleep, Activity, Nutrition, Mindfulness, dan Vitals.
Di layar utama, pengguna kini dapat melihat tips kebugaran harian dan Energy Score berbasis AI. Tata letak ini dirancang agar pemantauan berbagai aspek kesehatan bisa dilakukan lebih cepat dari satu tempat.
Fokus pada sinyal tubuh saat tidur
Salah satu fitur baru yang paling menonjol adalah Vitals. Fitur ini menganalisis lima bio-sinyal utama yang direkam semalaman lalu membandingkannya dengan baseline istirahat pengguna yang sebenarnya saat bangun.
Lima indikator yang dipantau mencakup detak jantung, variabilitas detak jantung, laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen darah. Sistem kemudian mengirim notifikasi hanya saat mendeteksi penyimpangan yang dianggap bermakna.
Pendekatan itu ditujukan untuk membantu pengguna membedakan apakah tubuh sedang menghadapi tanda-tanda penyakit atau hanya membutuhkan istirahat lebih banyak. Dengan begitu, notifikasi tidak sekadar muncul terus-menerus tanpa konteks yang jelas.
Samsung juga mengembangkan fitur Vascular Load menjadi Heart Health Score. Fitur baru ini menggabungkan data komposisi tubuh dengan metrik seperti tidur, stres, dan aktivitas untuk menghasilkan satu skor yang lebih mudah dipahami.
Skor tersebut dimaksudkan untuk memberi gambaran lebih jelas tentang kesehatan jantung pengguna. Sistem ini juga dirancang untuk membantu mengenali kebiasaan yang memengaruhi kondisi tubuh dalam jangka panjang.
Pemantauan latihan dan kapasitas tubuh
Untuk pengguna yang aktif berolahraga, Samsung menambahkan Daily Cardio Load. Fitur ini mengukur akumulasi beban kardiovaskular lalu menghitung beban harian dan kapasitas latihan maksimum.
Dari hasil itu, sistem akan merekomendasikan target latihan dan waktu istirahat yang optimal. Tujuannya adalah membantu pengguna mengejar sasaran kebugaran tanpa kelelahan berlebihan atau meningkatkan risiko cedera.
Fitur lain yang ikut diperkenalkan adalah Fitness Index. Sistem ini menganalisis detak jantung, VO2 Max, dan jumlah langkah harian, lalu membandingkannya dengan pengguna lain yang setara.
Lewat pendekatan tersebut, Fitness Index berupaya menilai apakah rutinitas olahraga yang dijalankan sudah memberi hasil. Fitur ini juga mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan fisik pengguna untuk menyajikan konten yang lebih personal serta target yang disesuaikan.
Perbaikan pada fitur yang sudah ada
Selain deretan fitur baru, Samsung juga memperbarui AGEs index. Kini pengukuran malam hari dapat ditangkap secara otomatis untuk membangun gambaran jangka panjang tentang dampak pilihan gaya hidup terhadap tubuh.
Samsung juga meningkatkan Antioxidant Index. Fitur ini kini memberi peta yang lebih jelas terkait asupan nutrisi melalui grafik tren baru dan catatan riwayat harian.
Dengan tampilan visual tersebut, pengguna dapat melihat hubungan antara pilihan makanan dan respons fisik dari waktu ke waktu. Ini memperluas fungsi Samsung Health dari sekadar pelacak aktivitas menjadi alat pembacaan pola hidup.
Pembaruan lain hadir lewat Hearing Health. Fitur ini memantau kebisingan di sekitar melalui Galaxy Watch dan menyajikan analitik yang dipersonalisasi untuk membantu melindungi pendengaran di lingkungan bising.
Penambahan ini menunjukkan bahwa cakupan kesehatan yang dipantau Samsung kini makin luas. Fokusnya tidak hanya pada jantung, tidur, atau olahraga, tetapi juga pada paparan lingkungan yang bisa berdampak ke kesehatan sehari-hari.
Ketersediaan dan perangkat yang didukung
Samsung menyatakan pembaruan aplikasi Samsung Health mulai digulirkan pada 8 Juni. Namun, pemilik Galaxy Watch yang ada saat ini belum bisa langsung mencoba seluruh fitur baru tersebut.
Fitur-fitur seperti Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index akan lebih dulu tersedia di Galaxy Watch generasi berikutnya. Artinya, pembaruan aplikasi sudah mulai hadir, tetapi pengalaman penuh masih menunggu perangkat baru.
Dalam pernyataan resminya, Samsung menyebut kemajuan ini sebagai gambaran masa depan Samsung Health. Perusahaan juga menegaskan bahwa pengalaman tersebut akan diwujudkan sepenuhnya lewat peluncuran Galaxy Watch generasi berikutnya.
Samsung belum mengungkap nama maupun jumlah model Galaxy Watch yang akan diperkenalkan. Meski begitu, rumor yang beredar menyebut ada tiga model yang sedang disiapkan, yakni Galaxy Watch9, Galaxy Watch9 Classic, dan Galaxy Watch Ultra 2.
Rumor yang sama juga mengaitkan pengumuman itu dengan 22 Juli. Pada periode yang sama, lini Galaxy Z Flip8, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Fold8 Ultra juga disebut-sebut akan diperkenalkan.
Dengan strategi ini, Samsung tampak ingin menjadikan smartwatch sebagai pusat pemantauan kesehatan yang lebih cerdas dan kontekstual. Pembaruan Samsung Health menjadi fondasi awal, sementara perangkat Galaxy Watch baru akan menjadi medium utama untuk menjalankan fitur-fitur tersebut secara penuh.
Source: www.gsmarena.com








