
Meditasi dan latihan pernapasan kini menjadi bagian dari rutinitas digital banyak pengguna ponsel. Samsung melihat kebutuhan itu sebagai ruang baru bagi perangkat audio, lalu menghadirkan Galaxy Buds4 Pro di Indonesia dengan fokus besar pada kualitas suara untuk membantu pengguna lebih tenang dan fokus.
Pendekatan ini terlihat jelas dari cara Samsung memperkenalkan Galaxy Buds4 Pro bersama Galaxy S26 Ultra pada Maret 2026. Alih-alih hanya menonjolkan musik atau hiburan, perangkat ini juga didorong untuk menunjang sesi mindfulness melalui aplikasi Samsung Health.
MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Tipe Sultan, mengatakan penggunaan fitur mindfulness di Samsung Health di Indonesia cukup tinggi. Dari 2,5 juta pengguna aktif Samsung Health, sekitar 78 ribu orang disebut sering memakai fitur tersebut.
Angka itu memberi konteks bahwa kebutuhan menjaga emosi dan fokus lewat aplikasi kesehatan bukan lagi hal pinggiran. Di dalam fitur mindfulness, pengguna bisa memantau suasana hati, menulis journaling, melatih pernapasan, hingga mengikuti sesi meditasi dengan bantuan audio.
Menurut Tipe, mood check-in menjadi salah satu fitur yang relevan dengan tingkat stres harian. Pengguna dapat menandai kondisi emosinya, seperti merasa senang, lalu mencatat hal-hal yang memengaruhi perasaan tersebut.
Fitur lain yang disorot adalah breathing exercise untuk latihan pernapasan. Samsung menilai fitur ini membantu pengguna yang menghadapi tekanan dalam aktivitas sehari-hari, lalu diteruskan dengan sesi meditation yang memanfaatkan dukungan audio dari Galaxy Buds4 Pro.
Fokus pada kualitas suara dan kenyamanan
Samsung menyebut Galaxy Buds4 series dibangun di atas tiga pilar utama. Pilar itu meliputi Hi-Fi sound quality, desain yang nyaman saat dikenakan, dan enhanced adaptive ANC yang ditingkatkan.
Untuk kebutuhan meditasi atau fokus, active noise cancellation yang lebih baik menjadi elemen penting. Samsung menyebut ada peningkatan pada ANC 2.0 yang ditujukan untuk membantu pengguna lebih fokus dan produktif dalam aktivitas harian.
Namun, Samsung tetap menempatkan kualitas suara sebagai kekuatan utama Galaxy Buds4 Pro. Perangkat ini dibekali speaker dua arah atau 2-way speaker, termasuk pembaruan pada bagian woofer yang disebut bassless woofer.
Menurut Tipe, peningkatan pada woofer itu membantu memperbesar area efektif speaker dalam menghasilkan suara. Hasil yang dikejar adalah audio yang terdengar lebih nyata dan lebih bulat saat didengarkan.
Galaxy Buds4 Pro juga memakai woofer baru yang lebih lebar. Dengan memaksimalkan area getaran dan meminimalkan tepi speaker, area speaker efektif meningkat hampir 20% dibanding generasi sebelumnya.
Dipadukan dengan tweeter, konfigurasi ini mendukung audio 24-bit/96kHz. Samsung mengeklaim hasilnya adalah karakter suara yang natural dan imersif, dengan bass jernih serta treble kaya.
Speaker dua arah ditempatkan di sisi atas lapisan logam. Penempatan ini ditujukan untuk memaksimalkan fungsi active noise cancellation sekaligus mengurangi feedback dari angin dan gangguan eksternal lain.
Uji coba meditasi dengan audio alam
Dalam demonstrasi langsung, Galaxy Buds4 Pro dipakai saat sesi yoga sebelum meditasi dimulai. Perangkat itu terhubung dengan Galaxy S26 Ultra selama kegiatan berlangsung.
Arahan instruktur pada sesi yoga disalurkan lewat satu channel yang dapat diakses melalui pengaturan Galaxy Buds4 Pro di menu “Dengarkan siaran audio”. Suara instruktur disebut terdengar jelas meski posisi tidak terlalu dekat.
Pengujian utama kualitas audio dilakukan saat sesi meditasi melalui aplikasi Samsung Health. Peserta diminta membuka menu Mindfulness lalu memilih fitur Meditation.
Di dalamnya tersedia beragam kategori meditasi, seperti Anxiety, Sleep, Beginners, Stress, Self Care, Inner Peace, Focus, Emotions, Relationships, Personal Growth, By Guest Instructors, Work, Relaxation, Less Guidance, Kids, dan With Soundscapes. Untuk menguji karakter suara, perhatian kemudian diarahkan ke menu Music yang berisi genre seperti Sleep, Nature Melodies, Relax, Lullabies, dan Focus.
Audio yang dipilih saat sesi itu adalah suara gemercik air dan ombak laut. Kombinasi soundscape seperti ini menjadi contoh yang pas untuk menguji detail, kejernihan, dan rasa ruang yang dihasilkan earbud.
Hasil pengujian itu menunjukkan suara air dan ombak terdengar jernih, nyata, dan detail. Efek tersebut dinilai muncul dari kerja 2-way speaker yang mampu memisahkan elemen bunyi dengan lebih baik saat digunakan untuk meditasi.
Terintegrasi dengan ekosistem Galaxy
Di luar kebutuhan mindfulness, Galaxy Buds4 Pro juga membawa fitur yang mendukung penggunaan harian lebih praktis. Pengguna disebut dapat mengakses berbagai fitur AI tanpa perlu mengambil smartphone, sehingga integrasinya terasa lebih seamless dalam rutinitas.
Untuk pengguna ekosistem Galaxy, proses setup juga dibuat sederhana. Cukup membuka cradle, Buds dapat langsung terhubung ke smartphone atau tablet Galaxy tanpa perlu memasang aplikasi Galaxy Wearable lebih dulu.
Pengaturan audio juga bisa diakses cepat melalui menu shortcut Buds atau Quick Panel. Dari sana, pengguna dapat menyesuaikan volume dan equalizer sesuai preferensi mendengarkan.
Samsung juga melengkapi Galaxy Buds4 Pro dengan fitur Head Gesture. Fitur ini dipakai untuk mengelola panggilan dan berinteraksi dengan Bixby secara hands-free, dipadukan dengan perintah suara dan kontrol tanpa sentuhan.
Dari sisi desain, Galaxy Buds4 Pro memakai model canal-fit. Perangkat ini tersedia dalam warna White dan Black dengan sentuhan akhir matte, serta opsi Pink Gold eksklusif untuk pembelian online.
Dengan kombinasi audio 24-bit, speaker dua arah, ANC yang ditingkatkan, dan integrasi ke Samsung Health, Galaxy Buds4 Pro diposisikan bukan sekadar earbud untuk menikmati musik. Perangkat ini juga diarahkan menjadi teman pendamping saat pengguna ingin menenangkan pikiran, mengatur napas, dan menjaga emosi tetap stabil di tengah aktivitas harian.
Source: inet.detik.com








