iPhone Ultra Makin Dekat, Vapor Chamber Dan Engsel Liquid Metal Jadi Kunci Layar Lipat Apple

Rumor soal iPhone Ultra kembali mencuri perhatian karena perangkat ini disebut bakal menjadi smartphone layar lipat pertama Apple. Bocoran terbaru menyoroti dua komponen yang dianggap penting untuk desain foldable, yakni pendingin vapor chamber dan engsel berbahan Liquid Metal.

Kabar ini muncul menjelang kemungkinan peluncuran pada September 2026. Meski begitu, Apple belum memberikan konfirmasi resmi mengenai nama, desain, spesifikasi, harga, maupun jadwal hadirnya perangkat tersebut.

Vapor chamber jadi sorotan utama

Fixed Focus Digital Camera membagikan informasi itu melalui Weibo pada Kamis (4/6/2026). Dalam unggahannya, Apple diklaim telah mengembangkan sistem pendingin vapor chamber dengan performa yang dinilai impresif untuk iPhone Ultra.

Teknologi pendingin ini menjadi penting pada ponsel layar lipat karena struktur internalnya jauh lebih kompleks. Perangkat foldable harus menampung engsel, komponen di dua sisi bodi, baterai yang terbagi, dan layar fleksibel yang membutuhkan ruang lebih rumit.

Apple sendiri sebelumnya juga disebut telah memakai vapor chamber pada lini iPhone 17 Pro. Jika rumor terbaru ini akurat, sistem pendingin tersebut akan membantu menjaga suhu tetap stabil saat perangkat dipakai untuk bermain gim, merekam video beresolusi tinggi, menjalankan fitur kecerdasan buatan, atau membuka banyak aplikasi sekaligus.

Engsel Liquid Metal dikaitkan dengan daya tahan

Selain pendingin, bocoran lain dari sumber yang sama menyebut iPhone Ultra akan memakai engsel berbahan Liquid Metal. Material ini diklaim bisa mendukung mekanisme lipatan yang lebih kuat, presisi, dan tahan lama dibanding material konvensional.

Bagi perangkat layar lipat, ketahanan engsel menjadi salah satu tantangan paling besar. Karena itu, penggunaan Liquid Metal disebut sebagai upaya Apple untuk mengurangi risiko keausan setelah pemakaian jangka panjang.

Sampai saat ini, belum ada informasi resmi yang membenarkan pemakaian material tersebut pada produk komersial Apple. Bocoran yang beredar masih berada di level rumor dan perlu dibaca dengan hati-hati.

Gambaran spesifikasi yang mulai beredar

Sejumlah rumor sebelumnya juga memberi gambaran awal soal bentuk perangkat ini. iPhone Ultra disebut akan membawa layar luar sekitar 5,3 inci hingga 5,5 inci, sementara layar utamanya diperkirakan berukuran sekitar 7,8 inci saat dibuka.

Di sektor kamera, perangkat ini dirumorkan memiliki kamera depan yang bisa digunakan baik saat ponsel tertutup maupun terbuka. Pada bagian belakang, Apple disebut menyiapkan dua kamera untuk mendukung kebutuhan fotografi.

Kombinasi layar ganda dan kamera tersebut diperkirakan menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman seperti smartphone dan tablet dalam satu perangkat. Format itu juga membuat iPhone Ultra diposisikan berbeda dari iPhone reguler yang selama ini dikenal Apple.

Masuk ke pasar premium layar lipat

Dari sisi harga, sejumlah laporan menyebut perangkat ini berpotensi dibanderol sekitar USD 2.000 atau setara Rp33 juta. Angka itu menempatkan iPhone Ultra di segmen premium sejak awal jika rumor tersebut akhirnya terbukti.

Jika jadwal September 2026 benar terjadi, perangkat ini kemungkinan akan diperkenalkan bersamaan dengan generasi iPhone terbaru yang dirilis Apple tahun depan. Hingga kini, semua informasi yang beredar masih berasal dari bocoran pihak ketiga, sehingga publik masih menunggu kepastian langsung dari Apple.

Exit mobile version