
Red Magic 11S Pro+ memimpin daftar 10 ponsel Android flagship tercepat versi AnTuTu untuk periode Mei. Perangkat ini mencetak 4.171.821 poin, sekaligus menjadi skor tertinggi yang tercatat pada daftar flagship Android bulan itu.
Capaian tersebut membuat persaingan kelas atas tidak berjalan datar, meski pasar sempat diperkirakan relatif tenang. Kenaikan harga penyimpanan dan lebih sedikitnya ponsel baru yang meluncur ternyata tidak menghentikan produsen untuk terus mendorong performa.
Di bawah Red Magic 11S Pro+, posisi kedua ditempati iQOO 15 Ultra dengan skor 4.144.802 poin. Posisi ketiga diisi Vivo X300 Ultra Satellite Communication Edition yang membukukan 4.103.004 poin.
Hasil itu menunjukkan selisih antarpapan atas tetap ketat, meski Red Magic berhasil mengamankan posisi puncak. Tiga besar ini juga memperlihatkan bahwa persaingan performa flagship Android kini bergerak di level skor yang sudah menembus 4 juta poin.
Peta persaingan merek
Jika dilihat dari jumlah model yang masuk, Vivo menjadi nama yang paling menonjol sepanjang Mei. Melalui merek utama Vivo dan sub-merek iQOO, perusahaan ini menempatkan empat model sekaligus ke dalam daftar 10 besar.
Red Magic dan Honor masing-masing mengamankan dua posisi. Sementara itu, Oppo dan Realme masing-masing menyumbang satu perangkat.
Komposisi ini membuat Vivo dapat disebut sebagai pemenang besar bulan tersebut dari sisi kehadiran merek. Dominasi itu tidak datang dari satu model saja, tetapi dari portofolio yang tersebar di beberapa posisi.
Peringkat keempat hingga kesepuluh ditempati oleh iQOO 15, Red Magic 11 Pro+, Realme GT8 Pro, Oppo Find X9 Ultra Satellite Communication Edition, Honor WIN, iQOO 15T, dan Honor Magic 8 Pro. Daftar ini memperlihatkan bahwa persaingan tidak hanya terpusat di tiga besar, melainkan juga merata di hampir seluruh lapisan flagship premium.
Dominasi chipset Qualcomm
Salah satu cerita paling penting dari daftar Mei justru datang dari komposisi chipset. Sebanyak sembilan dari sepuluh perangkat di daftar ini memakai Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen5.
Hanya satu model yang menjadi pengecualian, yakni Realme GT8 Pro. Perangkat ini menggunakan MediaTek Dimensity 9500.
Kedua chip tersebut berada di level tertinggi pasar prosesor mobile saat ini. Namun, hasil skor AnTuTu bulan ini memperlihatkan keunggulan performa mentah Qualcomm yang terlihat cukup jelas di papan atas.
Kondisi itu membantu menjelaskan mengapa banyak merek Android premium masih menjadikan Qualcomm sebagai pilihan utama untuk ponsel flagship mereka. Tren ini juga terlihat belum menunjukkan tanda-tanda berbalik dari hasil peringkat Mei.
Bagi Red Magic, posisi teratas ini memberi penguatan pada citra merek yang selama ini lekat dengan performa tinggi. Mencetak skor tertinggi yang pernah tercatat pada daftar flagship Android bulan tersebut menjadi pembeda penting di tengah persaingan yang sangat padat.
Daftar 10 besar AnTuTu flagship Android periode Mei
Berikut susunan lengkap 10 besar yang diumumkan AnTuTu untuk periode Mei:
| Peringkat | Model | Skor |
|---|---|---|
| 1 | Red Magic 11S Pro+ | 4.171.821 |
| 2 | iQOO 15 Ultra | 4.144.802 |
| 3 | Vivo X300 Ultra Satellite Communication Edition | 4.103.004 |
| 4 | iQOO 15 | – |
| 5 | Red Magic 11 Pro+ | – |
| 6 | Realme GT8 Pro | – |
| 7 | Oppo Find X9 Ultra Satellite Communication Edition | – |
| 8 | Honor WIN | – |
| 9 | iQOO 15T | – |
| 10 | Honor Magic 8 Pro | – |
Meski skor rinci untuk posisi keempat hingga kesepuluh tidak dicantumkan, daftar ini sudah cukup untuk membaca arah pasar flagship Android saat ini. Fokus utamanya mengarah pada performa ekstrem, dengan persaingan yang didorong oleh kombinasi optimasi perangkat keras dan pemilihan chipset kelas tertinggi.
Ada satu nama besar yang justru tidak terlihat dalam daftar bulan ini, yaitu Xiaomi. Merek tersebut sempat muncul dalam peringkat pada periode-periode sebelumnya, tetapi kali ini tidak menempatkan satu pun perangkat di 10 besar.
Absennya Xiaomi menjadi catatan tersendiri karena daftar ini biasanya diisi oleh merek-merek yang paling agresif di kelas flagship. Saat satu pemain besar keluar dari papan atas, ruang kompetisi langsung diisi oleh merek lain yang lebih siap mengejar performa maksimum.
Peringkat Mei pada akhirnya tidak hanya menempatkan Red Magic 11S Pro+ sebagai yang tercepat, tetapi juga menegaskan arah kompetisi Android premium saat ini. Di satu sisi, Vivo Group tampil sangat kuat dari jumlah perangkat, sementara di sisi lain Qualcomm kembali memperlihatkan dominasinya melalui hampir seluruh ponsel yang berhasil menembus 10 besar.
Source: www.gizmochina.com







