
Honor resmi membawa Magic V6 ke pasar global, termasuk Malaysia, dengan sorotan utama pada bodinya yang sangat tipis. Saat dilipat, ponsel ini memiliki ketebalan 8,75 mm, ukuran yang setara dengan banyak ponsel Android biasa.
Ketika dibentangkan, ketebalannya menyusut menjadi sekitar 4 mm. Angka itu membuat Magic V6 menonjol di segmen ponsel lipat yang selama ini identik dengan bodi tebal dan berat.
Peluncuran global ini datang setelah perangkat tersebut lebih dulu tampil di ajang Mobile World Congress Barcelona pada Maret. Beberapa minggu setelahnya, Honor juga merilis Magic V6 di pasar China sebelum memperluas pemasarannya ke luar negeri.
Daya tarik perangkat ini tidak hanya terletak pada desain, tetapi juga pada upaya Honor menjaga keseimbangan antara dimensi tipis dan kapasitas baterai. Untuk pasar global, Magic V6 dibekali baterai silikon-karbon 6.660 mAh, kapasitas yang tetap besar untuk kelas ponsel lipat.
Kapasitas itu memang sedikit lebih kecil dibanding versi China. Saat debut di China, Honor menawarkan baterai hingga 7.150 mAh untuk model penyimpanan 1 TB, sedangkan varian 256 GB dan 512 GB dibekali baterai 6.850 mAh.
Fokus pada ketahanan
Honor juga menonjolkan peningkatan durabilitas pada Magic V6. Ponsel lipat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Sertifikasi IP68 berarti perangkat mampu bertahan di dalam air pada kedalaman sekitar 1,5 meter selama kurang lebih 30 menit. Sementara IP69 menunjukkan ketahanan terhadap semburan air bertekanan tinggi dan suhu tinggi.
Untuk area yang paling krusial pada ponsel lipat, Honor menyematkan engsel baru bernama Super Steel Hinge. Engsel ini diklaim mampu bertahan hingga 500.000 kali lipatan.
Ketahanan layar juga ikut diperkuat. Honor melapisi panel lipatnya dengan kaca ultra-tipis atau UTG dan lapisan pelindung NanoCrystal Shield.
Pendekatan ini penting karena ponsel lipat umumnya dinilai dari dua hal utama, yaitu ketipisan dan daya tahan jangka panjang. Honor tampaknya berusaha menjawab keduanya sekaligus lewat Magic V6.
Layar besar, terang, dan minim bekas lipatan
Magic V6 mengusung layar utama AMOLED LTPO 2.0 berukuran 7,95 inci. Panel ini mendukung refresh rate adaptif 1-120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits.
Pada bagian luar, tersedia layar 6,52 inci dengan panel AMOLED. Layar sekunder ini juga mendukung refresh rate adaptif 1-120 Hz, dengan tingkat kecerahan puncak yang bahkan lebih tinggi, yaitu hingga 6.000 nits.
Honor turut menambahkan lapisan anti-reflektif baru pada perangkat ini. Perusahaan juga mengklaim desain layar Magic V6 mampu mengurangi bekas lipatan hingga 44 persen dibanding generasi sebelumnya.
Kombinasi layar besar di bagian dalam dan layar luar yang tetap nyaman dipakai membuat perangkat ini dirancang untuk dua skenario sekaligus. Pengguna bisa memakainya seperti ponsel biasa saat tertutup, lalu berubah menjadi layar besar saat dibuka.
Chip kelas atas dan kamera lengkap
Di sektor performa, Honor Magic V6 ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1 TB.
Untuk kebutuhan fotografi, Honor menyematkan tiga kamera belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera telefoto periskop 64 MP dengan zoom optik 3x, dan kamera ultrawide 50 MP.
Dari sisi perangkat lunak, Magic V6 menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16. Honor juga menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi, angka yang kini menjadi salah satu nilai jual penting di kelas premium.
Perangkat ini ikut dibekali fitur produktivitas berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ada pula Multi-Flex untuk konektivitas di banyak layar dan Honor Connect untuk menghubungkan perangkat dengan aneka produk Apple.
Harga global dan status di Indonesia
Di Malaysia, Honor Magic V6 sudah tersedia untuk dibeli. Harganya dibanderol mulai 7.699 ringgit Malaysia.
Sejauh ini belum ada informasi resmi mengenai peluncuran Honor Magic V6 di Indonesia. Dengan profilnya yang sangat tipis, baterai besar, sertifikasi ketahanan tinggi, serta dukungan perangkat lunak panjang, perangkat ini langsung masuk radar pasar ponsel lipat premium global.
Source: tekno.kompas.com








