Ponsel Berlayar Seperti Kertas Ini Hampir Membuat Saya Meninggalkan iPad

TCL NXTPAPER 70 Pro muncul sebagai alternatif yang tidak biasa di tengah pasar ponsel yang terus mengejar layar lebih cerah, chip lebih cepat, dan fitur AI yang makin agresif. Dalam penggunaan nyata, ponsel Android 6,9 inci ini justru menonjol karena pendekatannya yang lebih ramah mata, dan hasilnya terasa cukup kuat untuk membuat iPad tersisih dari rutinitas membaca.

Daya tarik utamanya ada pada layar matte bergaya kertas dan mode baca khusus yang membuat pengalaman menatap layar terasa berbeda dari smartphone biasa. Dengan harga $199, perangkat ini menawarkan sesuatu yang jarang muncul di kelasnya: fokus pada kenyamanan membaca, bukan sekadar spesifikasi yang ramai di atas kertas.

Layar yang terasa seperti kertas

NXTPAPER 70 Pro memakai desain minimalis dengan bodi serba hitam. Layarnya punya finishing matte, lalu ada sakelar di sisi kanan yang mengaktifkan Ink Mode dan mematikan warna agar tampilan lebih nyaman dibaca dalam waktu lama.

Ada dua mode tinta yang tersedia. Max Ink menonaktifkan sebagian besar aplikasi, sedangkan Ink Paper hanya mematikan warna secara besar-besaran untuk mendekatkan pengalaman ke e-reader.

Dalam pengujian membaca beberapa bab buku, layar ini tidak memicu rasa pegal pada mata. Itu menjadi pembeda penting karena layar terang di iPhone dan iPad disebut mulai terasa menyakitkan setelah dipakai cukup lama.

Lebih dekat ke e-reader daripada ponsel biasa

Bagi pembaca yang sering menghabiskan waktu dengan buku digital, perangkat ini memberi kesan yang sangat berbeda. Layar matte dan mode baca khusus membuatnya terasa lebih dekat ke Kindle atau perangkat e-reader lain dibanding smartphone konvensional.

Meski begitu, perangkat ini belum sepenuhnya menggantikan tablet atau e-reader terpisah. Namun, NXTPAPER 70 Pro disebut mendekati titik itu dengan sangat meyakinkan, terutama bagi pengguna yang menjadikan membaca sebagai aktivitas utama.

Layar ini juga mendukung refresh rate 120Hz. Secara sederhana, itu membuat tampilan terasa lebih halus dan lebih mirip kertas dengan getaran visual yang lebih kecil.

Desain premium di harga terjangkau

Dari sisi fisik, perangkat ini disebut tampil spektakuler. Ponsel ini tahan air, sangat tipis dengan ketebalan hanya .31 inci, dan tetap terasa premium meski harganya jauh di bawah banyak ponsel kelas atas.

Saat diuji di jalur alam, kamera ponsel ini menghasilkan gambar yang dinilai tetap tajam dan berwarna seperti Pixel 10 Pro XL yang sedang diuji pada saat itu. Perangkat juga sempat terkena percikan air tanpa masalah.

Di tengah persaingan dari ponsel flagship seperti Google Pixel 10 Pro XL dan Samsung Galaxy S26 Ultra, TCL memilih jalur yang berbeda. Alih-alih menonjolkan kekuatan AI atau performa mentah, perusahaan ini membidik pengguna yang ingin layar lebih nyaman dipakai berjam-jam.

Fitur AI ada, tapi bukan daya tarik utama

NXTPAPER 70 Pro tetap dibekali fitur AI. Saat sebuah PDF berisi novel dimuat, AI di ponsel ini mampu merangkum 500 halaman hanya dalam beberapa menit dan menangkap poin-poin utama cerita.

Ponsel ini juga bisa menerjemahkan teks. Meski begitu, kemampuan AI dari Pixel dan Galaxy dinilai jauh lebih maju, sehingga fitur tersebut bukan alasan utama untuk membeli perangkat ini.

Baterai dan audio ikut membantu

Daya tahan baterai menjadi salah satu kejutan terbesar. Dalam pengujian, NXTPAPER 70 Pro bertahan lebih dari 48 jam, sementara ponsel Samsung dan Google Pixel kelas atas yang disebut dalam perbandingan umumnya hanya sekitar 24 jam.

Ada juga dua speaker yang menghasilkan suara cukup keras dan enak didengar saat menonton film Netflix. Kombinasi ini membuat perangkat terasa lengkap untuk membaca, menonton, dan dipakai harian tanpa sering mencari charger.

Pada akhirnya, NXTPAPER 70 Pro tampil sebagai ponsel Android yang solid, cepat, dan sangat berbeda arah dari kebanyakan pesaingnya. Dengan harga $199, fokus pada kenyamanan mata dan pengalaman baca menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.

Berita Terkait

Back to top button