Layar 3.000 Nits Dan Baterai 21 Hari, Amazfit Balance 3 Terasa Siap Menantang Rival

Amazfit kembali memperkuat pasar smartwatch premium dengan meluncurkan Balance 3, perangkat yang langsung menonjol lewat kombinasi layar AMOLED super terang dan daya tahan baterai yang panjang. Jam tangan pintar ini ditujukan untuk pengguna aktif yang membutuhkan fitur kesehatan lengkap, navigasi yang andal, dan dukungan olahraga yang serius.

Di tengah persaingan wearable yang makin ketat, Balance 3 hadir dengan pendekatan yang jelas. Amazfit tidak hanya menambah fitur, tetapi juga mendorong peningkatan pada aspek yang paling sering dicari pengguna, mulai dari visibilitas layar di luar ruangan hingga ketahanan pakai harian.

Layar terang dan bodi premium

Salah satu sorotan terbesar ada pada layarnya. Amazfit Balance 3 memakai panel AMOLED 1,5 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits, angka yang membuat tampilan tetap mudah dibaca bahkan di bawah sinar matahari langsung.

Untuk perlindungan, perangkat ini dibekali kaca kristal safir yang dikenal lebih tahan gores. Di bagian bodi, Amazfit memakai casing berdiameter 51,4 mm dengan ketebalan 14,6 mm, sehingga tampil besar dan kokoh.

Varian awal hadir dengan material stainless steel dan bobot sekitar 62 gram. Amazfit juga menyiapkan varian titanium yang lebih ringan, dengan berat sekitar 55 gram untuk pengguna yang menginginkan kenyamanan ekstra saat dipakai sepanjang hari.

Siap dipakai di luar ruangan

Ketahanan fisik Balance 3 juga diperkuat dengan sertifikasi 10ATM. Artinya, smartwatch ini bisa dipakai untuk berenang hingga aktivitas menyelam rekreasi tanpa harus khawatir terhadap tekanan air.

Kombinasi layar terang, material premium, dan ketahanan air ini membuat perangkat tersebut terasa lebih relevan bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan. Hiking, bersepeda, dan lari siang hari menjadi skenario yang tampak sangat cocok untuk kemampuan layar ini.

Fokus pada kesehatan dan pemulihan

Amazfit menempatkan kesehatan sebagai salah satu pilar utama Balance 3. Melalui teknologi HybridCharge Energy Intelligence, smartwatch ini memantau stres, kualitas tidur, beban latihan, dan pemulihan tubuh untuk memberi rekomendasi waktu terbaik berolahraga atau beristirahat.

Pendekatan ini membuat perangkat tidak hanya menjadi pencatat aktivitas, tetapi juga alat bantu untuk menjaga keseimbangan latihan. Pengguna bisa memahami kapan tubuh siap dipacu dan kapan perlu dipulihkan agar risiko cedera bisa ditekan.

Pemantauan kesehatannya juga berjalan 24 jam penuh. Balance 3 mampu memantau detak jantung secara real-time, kadar oksigen darah atau SpO2, suhu kulit, dan tingkat stres harian pengguna.

Jika terdeteksi kondisi tertentu seperti detak jantung tidak normal atau kadar oksigen darah yang terlalu rendah, sistem akan memberikan notifikasi. Fitur ini membantu pengguna lebih cepat menyadari perubahan kondisi tubuh.

Lebih dari 180 mode olahraga

Untuk kebutuhan olahraga, Amazfit menyediakan lebih dari 180 mode latihan pada Balance 3. Pilihannya mencakup lari, bersepeda, berenang, hingga berbagai olahraga kebugaran modern.

Amazfit juga menambahkan dukungan khusus untuk komunitas HYROX. Pengguna mendapat akses ke program latihan khusus, simulasi kecepatan, dan panduan yang dirancang untuk membantu performa saat mengikuti kompetisi tersebut.

Fokus ini menunjukkan bahwa Balance 3 tidak hanya menyasar pengguna kasual. Perangkat ini juga dibuat untuk atlet dan penggemar olahraga yang menginginkan data dan panduan latihan yang lebih serius.

GPS dual-band dan navigasi offline

Di sisi navigasi, Balance 3 mengandalkan GPS dual-band untuk meningkatkan akurasi lokasi. Fitur ini sangat penting saat digunakan untuk trekking, trail running, atau bersepeda jarak jauh.

Amazfit juga menyertakan peta offline dan navigasi belok demi belok. Jika pengguna keluar dari rute, sistem dapat menyesuaikan arah perjalanan agar tetap sesuai tujuan.

Fitur harian dan baterai besar

Untuk pemakaian harian, smartwatch ini sudah dilengkapi speaker dan mikrofon internal. Pengguna bisa melakukan panggilan Bluetooth langsung dari pergelangan tangan tanpa perlu mengambil ponsel.

Tersedia juga dukungan NFC untuk menyimpan kartu digital tertentu, serta senter internal dengan cahaya merah dan putih. Cahaya merah membantu menjaga penglihatan malam, sedangkan cahaya putih berguna saat membutuhkan penerangan tambahan.

Daya tahan baterai menjadi nilai jual lain yang sulit diabaikan. Amazfit membekali Balance 3 dengan baterai 658mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 21 hari dalam penggunaan normal.

Jika fitur Always-On Display aktif, daya tahan baterai diperkirakan turun menjadi sekitar tujuh hari. Meski begitu, angka tersebut tetap tergolong impresif untuk smartwatch AMOLED dengan layar besar dan fitur yang sangat lengkap.

Saat ini, Amazfit Balance 3 sudah bisa dipesan lebih dulu di pasar Amerika Serikat dengan harga 369,99 dolar AS atau sekitar Rp6 jutaan. Pengiriman perdana dijadwalkan mulai pertengahan Juni 2026.

Berita Terkait

Back to top button