Tablet Gaming 2026 Bikin Kaget, Dari Layar Anti-Silau Murah Sampai Snapdragon 8 Gen 5

Pasar tablet Android kelas menengah di 2026 makin agresif menyasar pengguna yang ingin performa tinggi tanpa harus masuk kelas flagship. Di rentang Rp4 jutaan hingga Rp10 jutaan, produsen kini membawa layar premium, baterai besar, dan chipset kencang ke perangkat yang jauh lebih mudah dijangkau.

Persaingan itu membuat pilihan tablet gaming dan produktivitas jadi lebih beragam. Di tengah banyaknya opsi, lima model menonjol karena menawarkan kombinasi spesifikasi yang kuat dan value for money yang tinggi.

Layar anti-silau jadi daya tarik utama

Xiaomi Pad 8 Pro tampil sebagai opsi paling seimbang untuk banyak pengguna. Varian Matte Glass-nya memakai teknologi layar anti-glare nano texture pada panel IPS 11,2 inci beresolusi 3.2K dengan rasio 3:2.

Karakter layar itu membuat pantulan lampu studio atau sinar matahari lebih mudah diredam. Di sisi lain, permukaannya disebut lebih mudah meninggalkan bekas sidik jari.

Untuk performa, Xiaomi membekalinya dengan Snapdragon 8 Elite dan RAM 12GB. Game berat seperti Wuthering Waves dilaporkan bisa dijalankan rata kanan di 60 FPS, sementara HyperOS 3 berbasis Android 16 mendukung split-screen dan floating windows.

Opsi termurah untuk layar jumbo

Redmi Pad 2 Pro menyasar pembeli dengan budget lebih ketat di kisaran Rp4 jutaan. Tablet ini membawa bodi metal dan layar 12,1 inci dengan permukaan matte yang terasa seperti kertas.

Karakternya membuat perangkat ini nyaman dipakai membaca e-book di luar ruangan. Dukungan keyboard Bluetooth dan stylus juga membuatnya lebih fleksibel untuk kerja ringan dan multitasking harian.

Di sektor daya, Redmi Pad 2 Pro membawa baterai 12.000 mAh. Klaim daya tahan yang muncul mencapai 14 jam kerja non-stop, sementara performanya disebut masih aman untuk game kasual di grafis low-medium.

Snapdragon 8 Gen 5 masuk kelas tablet

Honor Magic Pad 4 menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian karena membawa Snapdragon 8 Gen 5. Tablet ini bermain di kisaran Rp10 jutaan dan mengincar pengguna yang mengejar visual premium serta bodi yang lebih ringkas.

Honor memangkas bodinya 1 mm lebih tipis dan menurunkan bobotnya menjadi 450 gram. Bezelnya juga dibuat sangat tipis agar layar terasa lebih penuh saat dipakai bermain game atau menonton.

Panel LCD lama diganti menjadi OLED 12,3 inci beresolusi 3K. Sektor audio diperkuat dengan 8 speaker, sedangkan sistem pendingin dual-direction vapor chamber disebut membantu menjaga suhu tetap hangat kuku saat dipakai bermain game berat lebih dari satu jam.

Tablet produktivitas yang ikut kuat untuk gaming

OnePlus Pad 3 hadir sebagai penantang di segmen premium mid-range dengan fokus kuat pada multitasking. Layarnya berukuran 13,2 inci dengan resolusi 3.4K, meski rasio 7:5 membuat tampilan film menyisakan black bar yang tebal.

Daya tarik utamanya ada pada fitur Open Canvas. Fitur ini memungkinkan tiga aplikasi berjalan berdampingan secara mulus, sehingga tablet lebih fleksibel untuk kerja sekaligus hiburan.

Di dalamnya ada Snapdragon 8 Elite, baterai 12.140 mAh, dan sistem audio Octa-speaker yang terdiri dari 4 bass dan 4 tweeter. Klaim daya tahan baterainya mencapai 20 jam untuk penggunaan ringan.

Tablet gaming ringkas untuk pemain kompetitif

Redmagic Astra menyasar hardcore mobile gamer yang ingin perangkat kecil tetapi ekstrem. Tablet 9 inci ini memakai Snapdragon 8 Elite, RAM hingga 24GB, dan penyimpanan sampai 1TB.

Fitur gamingnya juga sangat spesifik, mulai dari tombol fisik Game Space, charge bypass, hingga kipas pendingin internal yang senyap. Layarnya menggunakan panel OLED 9 inci dengan refresh rate 165Hz.

Mode performa tinggi membuat bodi atas tablet bisa terasa sangat panas dalam lima menit pertama saat menjalankan Wuthering Waves. Namun, panas itu disebut tidak sampai mengganggu area genggaman tangan.

Alternatif di luar lima besar

Boox Note Air 5C cocok untuk pengguna yang lebih fokus pada literasi dan catatan. Perangkat ini memakai layar e-ink berwarna Kaleido 3 dan baterai yang diklaim tahan berminggu-minggu.

Ada juga OnePlus Pad Go 2 sebagai opsi lebih murah dari OnePlus. Tablet ini membawa MediaTek Dimensity 7300 Ultra dan layar 12,1 inci dengan kecerahan hingga 1.000 nits.

Berita Terkait

Back to top button