iPad A16 Masih Menggoda di 2026, Tapi Tiga Kompromi Ini Bisa Bikin Ragu

Di pertengahan 2026, iPad A16 2025 masih menarik perhatian karena menawarkan pintu masuk ke ekosistem Apple dengan performa tinggi dan desain premium. Namun, harganya di gerai resmi kini berada di kisaran Rp6 jutaan, sehingga banyak calon pembeli mulai mempertanyakan apakah perangkat ini masih layak dibeli atau justru sudah terlalu mahal.

Jawabannya tidak sesederhana melihat label harga. iPad ini punya sejumlah keunggulan yang kuat, tetapi juga menyimpan kompromi khas produk Apple di kelas non-Pro yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

Desain tipis, ringan, dan terasa premium

Secara fisik, iPad A16 membawa sasis aluminium dengan ketebalan hanya 7 mm dan bobot sekitar 477 gram. Kombinasi ini membuat perangkat terasa solid saat digenggam, tetapi tetap nyaman dibawa bepergian.

Di sisi frame, Apple menyematkan tombol volume, speaker stereo, port USB-C, Smart Connector untuk keyboard, dan tombol power yang sekaligus berfungsi sebagai sensor keamanan Touch ID. Paket penjualannya tergolong sederhana karena hanya berisi kepala charger 20 watt, kabel USB-C braided, dan panduan singkat.

Layar tajam, tapi masih ada kompromi

Sektor layar menjadi salah satu alasan utama iPad ini tetap diminati. Panel Liquid Retina IPS 11 inci dengan kecerahan hingga 500 nits membuat tampilan terlihat tajam dan tetap nyaman dipakai di luar ruangan.

Meski begitu, Apple belum memakai teknologi full laminated pada layar ini. Akibatnya, masih terlihat celah tipis antara panel sentuh dan layar dalam, yang bisa terasa kurang premium bagi sebagian pengguna.

Refresh rate-nya juga masih 60Hz. Bagi pengguna yang terbiasa dengan layar 120Hz, pengalaman menggulir layar akan terasa tidak semulus tablet kelas lebih tinggi.

Performa kencang untuk kerja dan hiburan

Di bagian dapur pacu, iPad ini mengandalkan chipset A16 Bionic dengan arsitektur 4 nm dan RAM 6 GB. Kombinasi ini membuat performanya sangat gesit untuk multitasking, aplikasi berat, dan gaming.

Skor benchmark AnTuTu-nya disebut bisa menembus 1,4 juta poin. Dengan angka tersebut, iPad A16 jelas bukan tablet yang terasa lambat untuk kebutuhan harian maupun produktivitas ringan sampai menengah.

Dari sisi software, perangkat ini menjalankan iPadOS versi terbaru dengan penyegaran visual pada manajemen jendela aplikasi. Apple juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem yang panjang, sehingga umur pakainya terasa lebih aman untuk jangka beberapa tahun.

Kamera fungsional dan baterai cukup awet

Untuk kebutuhan video call dan dokumentasi, iPad A16 dibekali kamera belakang 12 MP yang mampu merekam video hingga 4K 60 fps. Kamera depan 12 MP sudah dilengkapi Center Stage, fitur yang menjaga wajah tetap berada di tengah layar saat panggilan video.

Soal daya, tablet ini memakai baterai 7.600 mAh. Dalam pemakaian normal harian, daya tahannya disebut bisa mencapai 7 hingga 8 jam Screen-on Time, sehingga masih cukup meyakinkan untuk kelas tablet serbaguna.

Masih layak dibeli, tapi bukan untuk semua orang

Jika dilihat dari performa, desain, layar, dan dukungan software, iPad A16 2025 masih punya nilai jual yang kuat di 2026. Perangkat ini cocok untuk pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa langsung naik ke model yang lebih mahal.

Namun, calon pembeli perlu sadar bahwa layar masih 60Hz, belum full laminated, dan isi kotaknya minimalis. Artinya, iPad ini paling cocok untuk mereka yang lebih mementingkan performa, stabilitas, dan pengalaman iPadOS ketimbang fitur premium yang lebih lengkap.

Exit mobile version