Samsung Ubah Donor Darah Jadi Lebih Tenang, Galaxy XR Bawa Pengalaman Imersif Saat Jarum Menusuk

Samsung menghadirkan pendekatan baru dalam kegiatan donor darah lewat headset Galaxy XR. Perangkat ini dipakai untuk menciptakan pengalaman extended reality yang imersif agar proses donor terasa lebih nyaman dan lebih menarik bagi pendonor.

Inisiatif ini dijalankan Samsung bersama perusahaan layanan kesehatan global Abbott. Keduanya menggandeng Palang Merah Korea untuk membawa pengalaman donor berbasis XR ke kegiatan nyata, bukan sekadar demonstrasi teknologi.

Penggunaan Galaxy XR dalam donor darah sudah diterapkan dalam kampanye di Samsung Digital City, Suwon. Dalam kegiatan itu, karyawan Samsung mendonorkan darah sambil menikmati konten meditasi imersif melalui headset.

Petugas Palang Merah Korea mendampingi jalannya donor untuk memastikan proses berlangsung lancar. Pendekatan ini menggabungkan kebutuhan medis dengan pengalaman digital yang dirancang untuk membantu pendonor tetap tenang selama prosedur berlangsung.

Lingkungan virtual yang menenangkan

Galaxy XR menampilkan lingkungan virtual yang menenangkan begitu headset dipakai. Pendonor dibawa ke suasana yang terinspirasi taman Zen untuk membantu relaksasi selama donor darah.

Interaksi dilakukan hanya melalui arah pandangan mata. Samsung tidak memakai controller atau gestur tangan dalam pengalaman ini, sehingga penggunaan tetap sederhana ketika pendonor sedang menjalani prosedur.

Seiring proses donor berjalan, dunia virtual di sekitar pengguna ikut berubah. Bunga dan pepohonan bermekaran di lingkungan digital itu, menciptakan sensasi progres yang selaras dengan durasi donor.

Pengalaman tersebut juga dilengkapi musik latar. Musik ini dibuat melalui kolaborasi dengan Chicago Symphony Orchestra, sehingga suasana meditasi yang dihadirkan terasa lebih utuh.

Pendekatan seperti ini menonjol karena menyasar sisi emosional dan kenyamanan pendonor. Bagi banyak orang, donor darah bisa memicu rasa tegang, sehingga lingkungan virtual yang tenang berpotensi membuat pengalaman menjadi lebih bersahabat.

Dari Korea Selatan ke panggung global

Samsung dan Abbott tidak berhenti pada kampanye di Korea Selatan. Keduanya berencana membawa pengalaman donor berbasis Galaxy XR ke sejumlah negara lain.

Salah satu agenda terdekat adalah kegiatan donor darah selama empat hari di Augmented World Expo (AWE) di Long Beach, California. Acara itu dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 18 Juni.

Lewat agenda tersebut, ribuan peserta disebut akan mendapatkan pengalaman donor berbasis XR. Langkah ini menunjukkan bahwa teknologi imersif mulai diposisikan sebagai alat pendukung dalam kegiatan kesehatan yang melibatkan partisipasi publik.

Inisiatif yang sama juga akan ditampilkan di International Society of Blood Transfusion (ISBT) Congress di Kuala Lumpur, Malaysia, pada akhir bulan ini. Forum itu memberi ruang untuk membahas penerapan XR dalam konteks donor darah secara lebih luas.

Lebih dari 100 pengambil keputusan dari bank darah akan mendiskusikan berbagai use case XR. Fokus pembahasannya adalah memperluas pemanfaatan teknologi ini bagi pendonor, tenaga kesehatan, dan organisasi bank darah di berbagai negara.

Posisi Galaxy XR dalam strategi Samsung

Galaxy XR sendiri dibangun di atas platform Android XR yang baru. Platform ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang natural dan imersif melalui conversational AI.

Kehadiran fitur tersebut memperlihatkan bahwa Samsung tidak hanya menempatkan XR sebagai perangkat hiburan atau produktivitas. Perusahaan juga mulai menunjukkan penggunaan praktisnya dalam situasi kesehatan dan aktivitas sosial seperti donor darah.

Penerapan ini memberi gambaran tentang arah baru pemanfaatan headset XR. Teknologi imersif tidak lagi hanya dipakai untuk visualisasi atau konsumsi konten, tetapi juga untuk mendukung kenyamanan pengguna dalam prosedur nyata.

Di pasar Amerika Serikat, Galaxy XR sudah tersedia melalui toko online resmi Samsung. Headset ini dijual dengan harga $1,799.

Kolaborasi Samsung dan Abbott memperlihatkan upaya memadukan perangkat keras, konten digital, dan kebutuhan layanan kesehatan dalam satu pengalaman yang lebih ramah pengguna. Jika implementasinya meluas, donor darah bisa menjadi contoh awal bagaimana XR dipakai untuk meningkatkan kenyamanan dalam layanan kesehatan sehari-hari.

Source: sammyguru.com

Berita Terkait

Back to top button