Apple akhirnya menyiapkan pembaruan Apple Intelligence yang bisa diunduh pengguna iPhone, tetapi aksesnya tetap terbatas pada perangkat tertentu. Langkah ini menandai fase baru bagi strategi AI Apple setelah sempat melewati periode awal yang sulit karena sejumlah fitur yang dijanjikan belum juga hadir.
Pembaruan gratis ini disebut mulai tersedia pada September dan akan terintegrasi ke dalam iOS 27 pada musim gugur mendatang. Apple menempatkan Apple Intelligence sebagai bagian inti dari pengalaman perangkat, bukan sekadar tambahan fitur, sehingga dampaknya langsung terasa pada aktivitas harian pengguna.
Hanya untuk iPhone dengan chipset tertentu
Tidak semua iPhone mendapat pembaruan ini. Apple hanya membuka peningkatan Apple Intelligence untuk iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max, seluruh lini iPhone 16, model iPhone 17, serta seri iPhone Air.
Pembatasan ini menunjukkan bahwa fitur AI terbaru Apple membutuhkan kemampuan perangkat keras yang mumpuni. Dengan kata lain, pengguna iPhone lama belum bisa menikmati rangkaian fitur baru yang kini disiapkan perusahaan.
Fitur harian yang dibuat lebih praktis
Salah satu fokus utama pembaruan ini adalah kemudahan penggunaan sehari-hari. Apple Intelligence dapat membantu mengatur jadwal kalender secara otomatis dan memberi saran cepat hanya dengan sekali ketuk.
Sistem ini juga membaca konteks percakapan di aplikasi Pesan untuk memberi rekomendasi yang relevan. Misalnya, saat pengguna diminta mengirim foto ibu dari galeri, Apple Intelligence dapat langsung menampilkan gambar yang sesuai agar proses berbagi lebih cepat.
Safari ikut mendapat perubahan besar
Apple juga menyematkan pembaruan penting pada Safari. Salah satunya adalah fitur Notify Me, yang memungkinkan pengguna memerintahkan browser memantau halaman web tertentu secara berkala.
Fitur itu berguna untuk melacak perubahan situs, termasuk ketersediaan stok produk atau penurunan harga barang. Safari juga kini dapat mengelompokkan tab secara otomatis berdasarkan topik, sehingga aktivitas berselancar menjadi lebih rapi.
Penyuntingan gambar menjadi lebih kuat
Di sisi kreatif, sektor penyuntingan gambar menjadi salah satu area yang paling banyak mendapat peningkatan. Apple Intelligence kini disebut lebih andal untuk mengedit foto dan menghapus objek yang mengganggu tampilan visual.
Pengguna juga bisa memperluas latar belakang gambar tanpa harus memakai aplikasi penyunting profesional. Apple turut menambahkan fitur Spatial Reframing untuk menyesuaikan komposisi objek setelah foto diambil.
Craig Federighi, wakil presiden senior Rekayasa Perangkat Lunak Apple, mengatakan perusahaan ingin mengubah potensi teknologi canggih menjadi produk yang bermanfaat dan intuitif. Ia juga menekankan bahwa AI yang benar-benar bermanfaat harus berpusat pada kebutuhan pengguna, terintegrasi ke produk sehari-hari, serta dibangun dengan privasi di setiap langkah.
Langkah penting dalam strategi AI Apple
Integrasi AI ke inti platform ini dinilai sebagai lompatan besar bagi Apple. Rangkaian fitur barunya dirancang untuk mempermudah selancar web, mendukung ekspresi kreativitas, dan membuat penyuntingan foto terasa lebih personal.
Dengan pembaruan yang segera hadir, Apple mencoba menunjukkan bahwa Apple Intelligence bukan lagi sekadar janji awal. Perusahaan kini bersiap membawa teknologi itu ke lebih banyak pengguna yang memakai perangkat dengan dukungan yang sesuai.







