Samsung memberi sinyal kuat bahwa pembaruan besar untuk Samsung Health akan menjadi salah satu sorotan jelang VivaTech 2026. Perusahaan itu sudah merilis video teaser yang menampilkan arah baru layanan kesehatan berbasis AI dan antarmuka Samsung Health yang diperbarui.
Langkah ini penting karena Samsung sebelumnya sudah mengonfirmasi akan memamerkan visinya untuk connected care berbasis AI di VivaTech 2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni hingga 20 Juni di Paris Expo Porte de Versailles.
Dalam video “VivaTech 2026 Official Trailer” yang diunggah di kanal YouTube resminya, Samsung menyebut materi itu sebagai gambaran jelas tentang babak berikutnya dari kesehatan. Teaser tersebut juga memberi petunjuk bahwa fokus perusahaan bukan hanya pada pelacakan data, tetapi pada pengalaman kesehatan yang lebih terpadu.
Lima pilar utama
Samsung menyoroti lima pilar inti dalam pengalaman Samsung Health yang baru. Kelima pilar itu adalah Sleep, Activity, Nutrition, Mindfulness, dan Vitals.
Susunan ini menunjukkan bahwa Samsung ingin memperluas fungsi aplikasi dari sekadar pencatat olahraga atau tidur. Pendekatannya diarahkan pada pemantauan rutinitas harian secara lebih menyeluruh dalam satu platform.
Teaser itu memang belum membongkar semua detail fitur. Namun, Samsung memberi isyarat bahwa sistem baru akan memudahkan pengguna menemukan insight proaktif di platform Health.
Di layar Home, pengguna nantinya disebut bisa melihat berbagai bagian dari rutinitas harian mereka secara sekilas. Ini mengarah pada desain antarmuka yang lebih ringkas dan berorientasi pada ringkasan kondisi pengguna.
Fitur kesehatan baru yang disiapkan
Beberapa hari sebelumnya, Samsung juga telah mengonfirmasi sejumlah alat kesehatan baru yang akan hadir di aplikasi Health. Salah satunya adalah Vitals, yang dirancang untuk membantu pengguna memahami sinyal tubuh mereka.
Ada pula Heart Health Score yang difokuskan pada gambaran kesehatan jangka panjang. Fitur ini menunjukkan bahwa Samsung ingin menambahkan lapisan evaluasi yang lebih berkelanjutan, bukan hanya data harian.
Untuk kebugaran, Samsung menyiapkan Daily Cardio Load. Fitur itu ditujukan untuk menampilkan beban latihan kardiovaskular pengguna.
Selain itu, ada Fitness Index yang berfungsi melacak perkembangan kebugaran dengan cara yang lebih sederhana. Kombinasi fitur-fitur ini memperlihatkan upaya Samsung untuk membuat data kesehatan lebih mudah dipahami.
VivaTech 2026 diperkirakan menjadi panggung untuk memperlihatkan deretan fitur baru tersebut kepada para pengunjung. Dengan teaser yang sudah lebih dulu dirilis, Samsung tampak sedang membangun antisipasi sebelum pengumuman yang lebih lengkap di ajang itu.
Update aplikasi sudah disebut, tetapi belum terlihat
Samsung sebelumnya juga menyatakan akan mendorong pembaruan aplikasi Health pada 8 Juni untuk menampilkan fitur-fitur kesehatan utama. Namun hingga 11 Juni, pembaruan itu disebut belum digulirkan.
Kondisi ini membuat teaser VivaTech menjadi petunjuk paling jelas sejauh ini tentang arah pembaruan Samsung Health. Meski begitu, kemunculan antarmuka baru dalam video belum berarti semua fitur langsung bisa dipakai pengguna saat ini.
Bahkan jika pembaruan aplikasi diterima, fitur-fitur baru tersebut untuk sementara belum dapat digunakan. Samsung disebut menyiapkan dukungan awalnya untuk lini jam tangan Galaxy Watch generasi berikutnya.
Perangkat yang pertama kali mendukung kemampuan baru itu adalah model next-gen Galaxy Watch, termasuk Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2. Artinya, pengalaman kesehatan baru Samsung kemungkinan akan sangat bergantung pada ekosistem perangkat wearable terbarunya.
Laporan yang beredar menyebut kedua jam tangan itu bisa diperkenalkan pada 22 Juli 2026. Jika jadwal itu tepat, maka teaser Samsung Health saat ini dapat dibaca sebagai bagian dari pemanasan menuju peluncuran perangkat keras dan perangkat lunak yang saling terhubung.
Arah baru Samsung Health
Dari materi yang sudah dibuka, Samsung tampak ingin menempatkan AI sebagai mesin utama di balik pengalaman kesehatan yang lebih personal. Fokusnya bukan hanya mengumpulkan angka, tetapi membantu pengguna memahami tidur, aktivitas, nutrisi, mindfulness, dan tanda vital dalam satu alur yang lebih mudah dibaca.
Pendekatan connected care juga menjadi konteks penting dari pengumuman ini. Dengan menekankan insight proaktif dan tampilan Home yang merangkum rutinitas harian, Samsung memberi sinyal bahwa Samsung Health akan bergerak ke arah platform pendamping kesehatan yang lebih aktif, bukan sekadar dashboard data pasif.
Sejauh ini, perusahaan masih menyimpan detail teknis lebih lengkap untuk ajang VivaTech 2026. Namun teaser resmi yang sudah dipublikasikan cukup menunjukkan bahwa pembaruan Samsung Health akan menjadi salah satu bagian penting dari strategi kesehatan berbasis AI Samsung dalam waktu dekat.
