Xiaomi 14 Pro Dapat Upgrade Baterai, Pengguna di Pasar Lain Cuma Bisa Gigit Jari

Author: Qoo Media

Xiaomi memberi sinyal baru untuk memperpanjang umur pakai ponselnya lewat peningkatan baterai, dan kali ini yang muncul adalah Xiaomi 14 Pro. Namun, indikasi layanan ini sejauh ini hanya terlihat di China, sehingga manfaatnya belum tampak untuk pasar lain.

Petunjuk itu muncul dari sertifikasi akses jaringan terbaru untuk Xiaomi 14 Pro. Dokumen tersebut menampilkan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar dibanding versi awal, sebuah pola yang mirip dengan program peningkatan baterai yang sebelumnya sudah dijalankan Xiaomi untuk seri Xiaomi 13.

Perangkat dengan nomor model 23116PN5BC kembali terdaftar untuk izin akses jaringan dari otoritas perangkat telekomunikasi. Nomor model itu merujuk ke Xiaomi 14 Pro, sehingga perhatian langsung tertuju pada perubahan di bagian baterainya.

Pada versi awal, Xiaomi 14 Pro dibekali baterai dengan kapasitas tipikal 4.880 mAh. Di dokumen terbaru, kapasitas tipikalnya tercantum 5.000 mAh, atau naik 120 mAh.

Meski begitu, kapasitas rated pada kedua versi tetap sama, yaitu 4.760 mAh. Artinya, perubahan yang terlihat berada pada kapasitas tipikal yang biasa dipakai untuk menggambarkan kapasitas baterai dalam penggunaan komersial.

Pembocor Digital Chat Station di Weibo menyebut seri Xiaomi 14 telah didaftarkan ulang untuk akses jaringan. Menurutnya, perangkat ini diperkirakan menjadi unit verifikasi dengan baterai yang diperbesar untuk menyiapkan layanan peningkatan baterai yang akan datang.

Jika skenario itu benar, Xiaomi 14 Pro akan mengikuti jalur yang sebelumnya sudah dibuka seri Xiaomi 13. Xiaomi meluncurkan program peningkatan baterai tersebut pada April 2026 dan tahap awalnya mencakup Xiaomi 13, Xiaomi 13 Pro, dan Xiaomi 13 Ultra.

Program itu berbeda dari penggantian baterai biasa. Xiaomi tidak hanya mengganti baterai lama dengan unit berkapasitas sama, tetapi menawarkan baterai baru dengan kapasitas yang benar-benar lebih tinggi.

Pada Xiaomi 13, baterai asli 4.500 mAh bisa ditingkatkan menjadi 4.850 mAh. Xiaomi 13 Pro naik dari 4.820 mAh ke 5.361 mAh, sedangkan Xiaomi 13 Ultra meningkat dari 5.000 mAh menjadi 5.500 mAh.

Xiaomi mematok harga 189 yuan untuk program tersebut. Biaya itu sudah mencakup komponen baterai dan ongkos pengerjaan.

Model layanan seperti ini menarik karena menyasar masalah yang umum terjadi setelah pemakaian bertahun-tahun. Penurunan kesehatan baterai sering menjadi alasan pengguna meninggalkan ponsel lama, padahal perangkatnya sendiri masih layak dipakai.

Dengan menawarkan baterai yang lebih besar, Xiaomi tidak hanya memulihkan performa daya, tetapi juga berpotensi menambah daya tahan dibanding kondisi awal saat ponsel pertama kali dibeli. Untuk pengguna, pendekatan ini bisa menjadi alternatif di antara tetap memakai perangkat lama atau langsung menggantinya dengan model baru.

Spesifikasi yang Tetap Familiar

Di luar perubahan baterai, rincian lain yang muncul pada pendaftaran ulang tidak membawa kejutan besar. Xiaomi 14 Pro tetap tercatat memakai layar 6,73 inci beresolusi 1440 x 3200.

Ponsel ini juga tetap menggunakan chip Snapdragon 8 Gen 3 octa-core dengan clock 3,3 GHz. Pilihan RAM yang tertera meliputi 8 GB, 12 GB, dan 18 GB, sedangkan penyimpanan internal tersedia hingga 1 TB.

Rangkaian spesifikasi itu menunjukkan fokus utama pembaruan bukan pada revisi besar perangkat keras inti. Sorotan utamanya justru berada pada baterai, yang menjadi komponen paling logis untuk ditingkatkan dalam program layanan purnajual.

Kenapa Hanya Satu Negara

Sejauh ini, seluruh konteks program ini mengarah ke China. Program peningkatan baterai untuk seri Xiaomi 13 diluncurkan di sana, dan Xiaomi juga diketahui rutin mengadakan pekan layanan dengan promo penggantian baterai sepanjang tahun di pasar tersebut.

Belum ada petunjuk bahwa skema serupa akan tersedia secara global. Karena itu, kabar tentang Xiaomi 14 Pro saat ini lebih tepat dibaca sebagai perkembangan layanan purnajual lokal, bukan pengumuman pembaruan resmi untuk semua unit di berbagai negara.

Bagi pemilik Xiaomi 14 Pro di luar China, kabar ini tetap relevan karena menunjukkan arah strategi Xiaomi dalam menangani usia pakai perangkat. Perusahaan tampak melihat baterai bukan sekadar komponen pengganti, tetapi sebagai ruang peningkatan yang bisa membuat ponsel lama tetap menarik untuk dipertahankan.

Jika layanan itu benar-benar dibuka untuk Xiaomi 14 Pro, maka perangkat ini berpeluang menjadi model berikutnya yang mendapat baterai berkapasitas lebih besar lewat jalur servis resmi. Untuk saat ini, tanda terkuatnya masih berasal dari pendaftaran ulang perangkat dan petunjuk dari Digital Chat Station, dengan China sebagai satu-satunya pasar yang terlihat menjadi tujuan awal.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru