Lenovo Yoga Tab Terasa Premium, Tapi Dua Kekurangan Ini Bisa Membuat Anda Berpikir Ulang

Author: Qoo Media

Lenovo Yoga Tab masuk ke pasar Indonesia dengan satu daya tarik yang langsung mencolok: kombinasi chip Snapdragon 8 Gen 3, layar 3,2K 144 Hz, dan fitur AI dalam bodi tipis. Di kelas harga Rp10-11 jutaan, tablet ini diposisikan sebagai opsi premium Android untuk pengguna yang butuh performa tinggi sekaligus pengalaman multimedia yang kuat.

Perangkat ini juga hadir saat banyak konsumen mulai membandingkan tablet Android premium dengan iPad Air M4 yang dibanderol lebih mahal, yakni Rp12,6 juta. Karena itu, kelebihan dan kekurangan Lenovo Yoga Tab menjadi penting diperhatikan sebelum membeli, terutama bagi pelajar, pekerja kreatif, dan pengguna yang mencari perangkat serbaguna.

Yang paling menonjol

Kelebihan utama Lenovo Yoga Tab ada pada kualitas layar. Panel PureSight Pro 11,1 inci beresolusi 3200 x 2000 piksel menawarkan detail tajam, refresh rate 144 Hz, dukungan Dolby Vision, dan tingkat kecerahan hingga 800 nits.

Sejumlah pengulas menilai layar ini menjadi nilai jual paling kuat. Android Headlines bahkan menyebut layarnya luar biasa, sementara pengalaman menonton dan bermain game terasa lebih memuaskan berkat ketajaman 3,2K yang tinggi.

Performa juga menjadi salah satu poin penting. Snapdragon 8 Gen 3 dipadukan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0, sehingga animasi terasa lancar dan aplikasi dapat dimuat cepat.

Tech Lad menilai performa hariannya responsif. Tablet ini juga mencatat skor AnTuTu di kisaran 2 juta hingga 2,1 juta poin, angka yang menunjukkan kelas performa premium untuk perangkat Android.

Bodi Yoga Tab tergolong tipis dan ringan. Dimensinya 255,5 x 165,8 x 6,2–8,3 mm dengan bobot 458 gram, bahkan ketebalannya nyaris setara iPad Air yang disebut berada di 6,1 mm.

Lenovo juga melengkapi perangkat ini dengan speaker quad Dolby Atmos. Kombinasi layar tajam dan audio berkualitas tinggi membuat Yoga Tab menonjol sebagai tablet hiburan, sekaligus mendukung kebutuhan produktivitas ringan hingga menengah.

Fitur AI dan aksesori jadi pembeda

Lenovo menyebut Yoga Tab sebagai tablet AI native Android pertama yang dihadirkannya ke Indonesia. Klaim itu diperkuat oleh hadirnya sejumlah fitur seperti Sketch-to-Image, AI Live Transcript, Smart Capture, dan Smart AI Input.

Sketch-to-Image memungkinkan sketsa sederhana diubah menjadi ilustrasi profesional secara instan. Sementara AI Live Transcript membantu mencatat poin penting rapat secara otomatis, fitur yang relevan untuk mahasiswa dan pekerja kantoran.

Pengalaman input juga mendapat perhatian. Lenovo Tab Pen Pro hadir dengan 8192 tingkat tekanan, sehingga stylus terasa lebih natural saat dipakai menulis, menggambar, atau menandai dokumen.

Keyboard Pack yang masuk dalam paket lengkap juga menjadi nilai tambah. Sejumlah ulasan menyebut keyboard bawaannya cukup nyaman digunakan, sehingga tablet ini lebih siap dipakai untuk mengetik dan bekerja mobile.

Di sisi software, Yoga Tab menjalankan Android 15. Lenovo menjanjikan pembaruan hingga Android 18, sehingga perangkat ini masih mendapat jalur upgrade sistem operasi untuk beberapa tahun ke depan.

Konektivitasnya juga modern. Dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, USB Type-C, GPS, dan jaringan berbasis Wi-Fi membuat spesifikasinya terasa lengkap untuk tablet premium saat ini.

Kekurangan yang perlu dicatat

Meski unggul di performa dan layar, Lenovo Yoga Tab bukan tanpa catatan. Kekurangan yang paling sering disorot adalah daya tahan baterai, terutama saat perangkat dipakai intensif.

Tablet ini memang dibekali baterai silicon-carbon 8.860 mAh dan pengisian cepat 45W. Namun, Tech Lad menyoroti bahwa saat dipakai untuk game berat atau pengeditan video, baterainya bisa cepat habis.

Kekurangan lain ada pada pengalaman streaming tertentu. Di Netflix, tablet ini disebut hanya mendukung pemutaran hingga Full HD tanpa kemampuan HDR, padahal layarnya sendiri sudah mendukung Dolby Vision.

Bagi pengguna yang banyak menonton konten dari Netflix, absennya HDR bisa terasa mengganggu. Hal ini membuat kemampuan layar unggulnya belum sepenuhnya termanfaatkan di semua layanan.

Catatan berikutnya ada pada kamera, terutama dalam kondisi cahaya redup. Kualitas kamera disebut menurun di low light, sehingga aspek fotografi bukan kekuatan utama perangkat ini.

Keyboard touchpad juga memiliki keterbatasan. Area klik pada touchpad disebut hanya merespons di bagian bawah, bukan di seluruh permukaan, sehingga pengalaman navigasinya bisa terasa kurang ideal bagi sebagian pengguna.

Soal pembaruan perangkat lunak juga dapat dibaca dari dua sisi. Android 15 dengan upgrade hingga Android 18 memberi umur pakai yang cukup panjang, tetapi ada pula penilaian bahwa dukungan itu hanya setara tiga tahun pembaruan OS.

Harga dan posisi di pasar

Lenovo Yoga Tab resmi dipasarkan di Indonesia pada kuartal kedua 2026. Paket lengkap yang mencakup tablet, Tab Pen Pro, dan Keyboard Pack dibanderol Rp11.999.000 untuk varian 12 GB/256 GB.

Pada masa promosi, harganya turun menjadi Rp10.999.000. Dengan harga itu, Lenovo mencoba menawarkan paket yang relatif lengkap bagi pengguna yang ingin tablet Android premium tanpa harus naik ke rentang harga yang lebih tinggi.

Secara keseluruhan, kelebihan Lenovo Yoga Tab terletak pada layar ciamik, performa kencang, audio kuat, desain tipis, stylus mumpuni, keyboard yang fungsional, serta fitur AI yang praktis. Di sisi lain, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan baterai yang kurang impresif saat dipakai berat, absennya HDR Netflix, kamera low light yang biasa saja, dan keterbatasan touchpad keyboard.

Source: www.suara.com
Terbaru