Samsung dikabarkan sedang menguji lapisan Ultra Thin Glass yang lebih tebal untuk lini ponsel lipatnya. Langkah ini menarik perhatian karena berpotensi membuat lipatan layar pada Galaxy Z Fold generasi berikutnya jauh lebih samar sekaligus meningkatkan ketahanan layar.
Fokus utamanya ada pada ketebalan UTG 60 mikron, yang disebut-sebut sedang dipertimbangkan untuk model mendatang. Jika pengujian ini berhasil, Galaxy Z Fold 9 berpeluang menjadi salah satu pembaruan paling penting Samsung dalam upaya menyempurnakan pengalaman memakai ponsel lipat.
Salah satu keluhan yang paling sering muncul pada perangkat lipat adalah bekas lipatan di area tengah layar. Dengan kaca yang lebih tebal, Samsung diyakini ingin mengurangi visibilitas lipatan saat layar dilihat sekilas, sambil memperkuat perlindungan terhadap benturan dan jatuh ringan dalam pemakaian harian.
Informasi dari rantai pasok menyebut Samsung tidak langsung menerapkan material baru ini ke semua model. Perusahaan justru disebut memilih pendekatan bertahap agar bisa mengumpulkan umpan balik penggunaan nyata sebelum memperluas pemakaiannya.
Uji coba dimulai dari model Wide
Menurut laporan rantai pasok, lapisan UTG 60 mikron pertama kali sedang dicoba pada Galaxy Z Fold 8 Wide. Model ini disebut sebagai varian yang lebih lebar dengan gaya paspor dan rasio aspek yang berbeda dari versi lainnya.
Pendekatan itu dinilai masuk akal karena memberi Samsung ruang untuk menguji material baru pada perangkat yang lebih spesifik. Jika hasilnya positif, teknologi layar tersebut dapat diterapkan lebih luas pada Galaxy Z Fold 9.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan masih akan memakai kaca 45 mikrometer yang sama seperti pada model terbaru sebelumnya, termasuk Galaxy Z Fold 7. Perbedaan ini menunjukkan Samsung belum ingin mengambil risiko besar dengan mengubah seluruh lini sekaligus.
Strategi selektif seperti ini memungkinkan perusahaan membandingkan performa dua pendekatan dalam kondisi penggunaan yang berbeda. Dari sana, Samsung bisa menilai apakah peningkatan ketebalan benar-benar memberi dampak nyata pada ketahanan dan kualitas visual layar.
Evolusi ketebalan kaca lipat Samsung
Perubahan menuju 60 mikron akan menjadi lompatan lanjutan dalam evolusi material layar lipat Samsung. Galaxy Z Fold 6 sebelumnya menggunakan kaca 30 mikrometer, lalu generasi setelahnya meningkat ke 45 mikrometer untuk meningkatkan daya tahan.
Kenaikan dari 45 ke 60 mikron akan menjadi langkah maju berikutnya yang cukup signifikan. Bagi perangkat lipat, peningkatan seperti ini penting karena area layar yang dapat dilipat selalu menjadi titik paling sensitif dalam desain.
Ketebalan kaca bukan hanya soal daya tahan, tetapi juga menyentuh kenyamanan visual dan rasa premium saat digunakan. Jika lipatan layar benar-benar bisa dibuat lebih samar, pengalaman menonton video, membaca, dan bekerja di layar besar akan terasa lebih rapi.
Samsung selama ini memang terus berupaya membuat perangkat lipat tidak hanya tampak futuristis, tetapi juga cukup andal untuk dipakai sebagai perangkat utama. Karena itu, pembaruan di sektor layar sering dianggap lebih penting daripada sekadar peningkatan spesifikasi biasa.
Tidak hanya layar, engsel juga ikut dibenahi
Selain layar, Samsung juga disebut sedang mengembangkan engsel yang lebih baik serta lapisan perlindungan secara keseluruhan. Arah pengembangannya jelas, yakni membuat ponsel lipat Galaxy lebih dapat diandalkan untuk multitasking berat, menonton video, dan pekerjaan produktif.
Perbaikan engsel dan lapisan pelindung punya hubungan langsung dengan kualitas penggunaan jangka panjang. Pada perangkat lipat, kombinasi antara kaca, lapisan pelindung, dan mekanisme engsel menentukan seberapa kuat perangkat menghadapi buka-tutup berulang setiap hari.
Pasar ponsel lipat juga semakin kompetitif, sehingga penyempurnaan seperti ini menjadi penting. Samsung tidak lagi hanya berlomba menghadirkan desain lipat, tetapi juga harus menunjukkan bahwa perangkatnya makin matang dari sisi durabilitas dan kenyamanan pakai.
Menjelang Unpacked berikutnya
Seluruh perkembangan ini muncul saat Samsung disebut bersiap menuju acara Unpacked berikutnya. Rumor mengarah ke 22 Juli 2026 di London, Inggris, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi.
Karena itu, seluruh detail mengenai UTG 60 mikron masih perlu diperlakukan sebagai kabar awal. Namun, arah pengembangannya memberi sinyal bahwa Samsung sedang merespons masukan pengguna dan terus mendorong penyempurnaan perangkat lipatnya.
Jika uji coba pada Galaxy Z Fold 8 Wide berjalan sesuai harapan, dampaknya bisa terasa lebih besar pada generasi setelahnya. Galaxy Z Fold 9 pun berpotensi hadir dengan layar yang terlihat lebih mulus, lebih kuat, dan terasa semakin dekat ke standar ponsel premium arus utama.
