Samsung Garap Chip Otak Generasi Baru untuk Neuralink, Arah Teknologi Ini Kian Nyata

Samsung dikabarkan mulai mengerjakan chip implan otak generasi berikutnya untuk Neuralink, perusahaan antarmuka otak-komputer milik Elon Musk. Kabar ini menandai potensi perluasan besar hubungan bisnis Samsung dengan berbagai perusahaan yang terhubung dengan Musk.

Menurut laporan Hankyung, Samsung Foundry telah memulai riset dan pengembangan chip generasi keempat milik Neuralink. Ini disebut sebagai kontrak pertama yang berhasil diamankan Samsung dari Neuralink.

Proyek tersebut dilaporkan memakai nama kode internal “O1”. Chip itu disebut akan diproduksi dengan teknologi proses 4nm milik Samsung Foundry untuk digunakan pada sistem brain-computer interface milik Neuralink.

Informasi ini menarik karena memperlihatkan langkah Samsung masuk lebih jauh ke area komponen untuk perangkat medis-teknologi canggih. Selama ini, kedekatan Samsung dengan ekosistem bisnis Elon Musk lebih banyak terlihat lewat produksi chip untuk kebutuhan lain.

Samsung sebelumnya telah memproduksi sejumlah chip untuk kendaraan listrik Tesla, server AI, dan robot humanoid. Kini, fokusnya disebut bergeser juga ke perangkat implan otak yang jauh lebih spesifik dan sensitif secara teknis.

Chip untuk koneksi otak dan perangkat

Neuralink mengembangkan teknologi implan otak yang bertujuan memungkinkan pengguna mengendalikan perangkat lewat sinyal otak, bukan gerakan fisik. Sistem ini dirancang menciptakan koneksi langsung antara otak dan perangkat eksternal.

Perangkat Neuralink dipasang melalui prosedur bedah yang melibatkan bagian tengkorak. Karena itu, chip yang digunakan menjadi komponen sangat penting dalam keseluruhan sistem antarmuka otak-komputer tersebut.

Jika laporan ini akurat, keterlibatan Samsung bukan sekadar sebagai pemasok chip biasa. Perannya akan berada di jantung perangkat yang dipakai untuk membaca dan menerjemahkan sinyal dari otak.

Laporan itu juga menyebut Samsung mulai mengerjakan chip baru tersebut pada akhir tahun lalu. Tahap ini menunjukkan pengembangan proyek sudah berjalan sebelum kabar kerja samanya mencuat ke publik.

Produksi chip uji pertama disebut telah dimulai bulan lalu. Fase ini biasanya penting untuk memeriksa apakah desain dan proses manufaktur berjalan sesuai target sebelum masuk ke tahap yang lebih besar.

Jadwal pengiriman dan produksi

Chip ini dijadwalkan untuk dikirim pada paruh pertama 2027. Jadwal tersebut memberi gambaran bahwa proyek masih berada pada tahap awal hingga menengah, meski sudah masuk fase pengujian silikon.

Apabila pengujian berjalan sesuai rencana, produksi massal bisa dimulai pada paruh kedua tahun depan. Dengan begitu, keberhasilan tahap uji akan menjadi penentu utama apakah kerja sama ini bergerak ke skala komersial penuh.

Belum ada rincian tambahan mengenai spesifikasi teknis chip selain penggunaan proses 4nm dan penempatannya sebagai chip generasi keempat. Tidak disebutkan pula volume produksi awal maupun nilai kontrak yang terlibat.

Meski begitu, penggunaan proses 4nm menunjukkan Neuralink tampaknya mengincar komponen dengan efisiensi dan kinerja tinggi. Untuk perangkat yang harus bekerja dalam sistem implan otak, ukuran, efisiensi daya, dan keandalan tentu menjadi faktor krusial.

Relasi Samsung dan ekosistem Elon Musk makin luas

Kabar ini juga memperkuat pandangan pengamat industri bahwa hubungan bisnis antara Samsung Electronics dan perusahaan-perusahaan Elon Musk masih akan meluas dalam beberapa tahun ke depan. Setelah kendaraan listrik, server AI, dan robot humanoid, area implan otak kini ikut masuk dalam daftar potensi kolaborasi.

Bagi Samsung Foundry, proyek seperti ini dapat menjadi etalase penting untuk menunjukkan kemampuan manufaktur chip di sektor yang sangat khusus. Untuk Neuralink, menggandeng foundry besar seperti Samsung dapat memberi dukungan produksi yang lebih mapan saat teknologi mereka bergerak ke tahap berikutnya.

Namun, karena informasi ini masih berasal dari laporan media dan bukan pengumuman resmi lengkap dari kedua perusahaan, detail lebih lanjut masih bisa berubah. Hal yang sudah terlihat jelas adalah arah kolaborasi baru ini membawa Samsung lebih dekat ke salah satu proyek teknologi paling ambisius di lingkaran bisnis Elon Musk.

Jika pengembangan berjalan sesuai jadwal, chip “O1” akan menjadi salah satu penanda baru ekspansi Samsung ke aplikasi semikonduktor yang tidak lagi terbatas pada elektronik konsumen atau otomotif. Di saat yang sama, proyek ini memperlihatkan bagaimana persaingan foundry kini juga menyentuh teknologi antarmuka otak-komputer yang sebelumnya jauh dari arus utama industri chip.

Source: www.sammobile.com

Terkait