Lenovo TA410 Datang Diam-Diam, Earbuds Open-Back Murah Ini Tahan Sampai 48 Jam

Lenovo memperkenalkan earbud nirkabel open-back baru bernama TA410 di China dengan harga 99 yuan. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menggabungkan desain terbuka, Bluetooth 7.0, dan klaim daya tahan baterai total hingga 48 jam di kelas harga terjangkau.

Produk ini menyasar pengguna yang ingin tetap mendengar lingkungan sekitar saat mendengarkan musik atau menerima panggilan. Model seperti ini makin diminati oleh pelari, pesepeda, dan pekerja kantor yang tidak ingin terisolasi penuh dari suara sekitar.

Kehadiran TA410 juga memperlihatkan bahwa Lenovo terus memperluas lini earbud open-ear miliknya. Sebelumnya, perusahaan ini sudah lebih dulu merilis model seperti Lenovo EA350 dan EA400.

Fokus pada kenyamanan dan kesadaran lingkungan

Lenovo memakai desain clip-on pada TA410 untuk menopang konsep open-back yang diusungnya. Pendekatan ini membuat earbud tidak menutup rapat liang telinga, sehingga pengguna tetap bisa memantau situasi di sekitar.

Desain seperti ini biasanya relevan untuk aktivitas luar ruang dan penggunaan harian yang membutuhkan kewaspadaan. Karena itu, TA410 tidak hanya diposisikan sebagai aksesori audio, tetapi juga sebagai perangkat yang menyeimbangkan hiburan dan keamanan saat bergerak.

Untuk mendukung penggunaan sehari-hari, tiap earbud diklaim berbobot hanya 4,5 gram. Bobot ringan ini penting bagi kategori open-ear karena kenyamanan menjadi salah satu alasan utama orang memilih desain tersebut.

Lenovo juga membekali TA410 dengan sertifikasi IPX5. Artinya, earbud ini dirancang untuk menghadapi hujan ringan, sehingga lebih cocok dibawa saat berolahraga atau bepergian.

Spesifikasi utama yang menonjol

Di sektor konektivitas, Lenovo menyebut TA410 mendukung Bluetooth 7.0. Perusahaan juga mengklaim jangkauan koneksi stabilnya berada di kisaran 10 meter.

Untuk audio, Lenovo menyertakan teknologi directional sound transmission. Fitur ini ditujukan untuk mengarahkan suara ke telinga pengguna sekaligus membantu mengurangi kebocoran suara ke lingkungan sekitar.

Pada sisi komunikasi, TA410 dibekali teknologi empat mikrofon dengan ENC atau Environmental Noise Cancellation. Sistem ini dirancang untuk membantu meningkatkan kejernihan suara saat panggilan berlangsung.

Kombinasi empat mikrofon dan ENC menjadi salah satu nilai jual penting pada perangkat ini. Di kategori harga ekonomis, fitur panggilan seperti ini biasanya menjadi pembeda yang cukup diperhatikan pengguna.

Baterai jadi nilai jual utama

Salah satu sorotan terbesar dari TA410 adalah klaim daya tahan baterainya. Lenovo menyebut earbud ini mampu memutar audio hingga 8 jam dalam sekali pengisian daya.

Jika dipadukan dengan casing pengisi daya, total masa pakai disebut bisa mencapai 48 jam. Angka ini menempatkan TA410 sebagai perangkat yang menonjol untuk pemakaian panjang tanpa harus sering mencari colokan.

Berdasarkan spesifikasi yang tercantum, masing-masing earbud membawa baterai 25mAh. Sementara itu, casing pengisi dayanya dibekali baterai 250mAh.

Pengisian daya dilakukan melalui port USB Type-C. Lenovo menyebut proses pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Desain luar dan pilihan warna

Lenovo menawarkan TA410 dalam tiga opsi warna, yakni ungu, abu-abu, dan putih. Pilihan ini memberi alternatif yang cukup luas bagi pengguna yang ingin perangkat audio tetap selaras dengan gaya personal.

Casing pengisi dayanya memakai desain membulat yang sederhana. Logo Lenovo ditempatkan di bagian depan untuk memberi tampilan yang bersih dan mudah dikenali.

Di bawah logo tersebut, Lenovo menambahkan lampu indikator bergaya breathing light. Indikator ini berfungsi menampilkan status pengisian daya dan koneksi perangkat.

Secara keseluruhan, pendekatan desain TA410 terlihat sederhana dan fungsional. Lenovo tampaknya ingin menonjolkan kemudahan penggunaan ketimbang mengejar bentuk yang terlalu eksperimental.

Posisi di pasar

Dengan banderol 99 yuan, TA410 masuk sebagai opsi open-ear yang sangat terjangkau. Kombinasi harga rendah, baterai panjang, dan fitur seperti Bluetooth 7.0 membuatnya berpotensi menarik minat pengguna yang ingin mencoba earbud terbuka tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Langkah Lenovo ini juga menunjukkan persaingan di pasar earbud kini tidak lagi hanya berpusat pada model in-ear tertutup. Segmen open-ear semakin berkembang, terutama karena ada kebutuhan akan perangkat audio yang tetap nyaman dipakai sambil menjaga kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

Source: www.gizmochina.com

Terkait