Threads Tembus 500 Juta Pengguna, Meta Kini Bikin Feed Bisa Diatur Sesuka Hati

Author: Qoo Media

Threads menembus 500 juta pengguna aktif bulanan, sebuah capaian yang menandai posisi platform milik Meta itu makin kuat di pasar media sosial berbasis percakapan. Bersamaan dengan tonggak ini, Meta langsung merilis serangkaian fitur baru yang berfokus pada komunitas dan kendali pengguna atas rekomendasi konten.

Langkah ini penting karena pertumbuhan Threads tidak lagi hanya bergantung pada momentum awal saat banyak pengguna mencari alternatif Twitter. Meta kini mendorong fase berikutnya dengan memperluas fitur komunitas dan memberi pengguna cara yang lebih jelas untuk mengatur apa yang ingin mereka lihat di linimasa.

Threads disebut telah menambah sekitar 100 juta pengguna aktif bulanan sejak Agustus lalu. Keterkaitannya dengan Instagram dinilai mempermudah pengguna berpindah dan mencoba layanan ini dibandingkan pesaing lain di kategori serupa.

Namun, Meta menilai pertumbuhan terbaru juga banyak didorong oleh fitur communities yang baru diluncurkan. Karena itu, perayaan 500 juta pengguna tidak hanya berhenti pada angka, tetapi juga diikuti perubahan produk yang langsung menyentuh cara orang berinteraksi di aplikasi.

Fokus baru pada komunitas

Meta kini membawa fitur communities keluar dari fase beta. Perubahan ini menandakan perusahaan melihat komunitas sebagai salah satu fondasi utama untuk mendorong percakapan yang lebih terarah di Threads.

Sejumlah elemen baru juga disiapkan untuk memperkuat pengalaman tersebut. Setiap komunitas akan memiliki ikon yang berbeda, sehingga pengguna bisa lebih mudah mengenali ruang diskusi yang mereka ikuti.

Threads juga menambahkan Communities Hub di menu utama yang berada di sisi kiri feed. Kehadiran hub ini memberi akses yang lebih terpusat untuk menemukan dan mengelola komunitas dalam satu tempat.

Selain itu, ada fitur Community Progress yang dirancang untuk menunjukkan ketika sebuah topik sudah hampir berkembang menjadi komunitas. Fitur ini juga memberi petunjuk tentang apa yang bisa dilakukan pengguna agar topik tersebut benar-benar mencapai tahap komunitas penuh.

Meta juga menyatakan lebih banyak orang akan mendapatkan status community champion. Detail itu menunjukkan perusahaan ingin mendorong partisipasi pengguna yang aktif membangun dan menghidupkan ruang diskusi.

Dukungan bahasa turut diperluas lewat tag komunitas dalam bahasa asli untuk Jepang, Korea, dan Taiwan. Langkah ini memperlihatkan bahwa pengembangan fitur komunitas tidak hanya diarahkan untuk pasar berbahasa Inggris.

Dalam beberapa pekan ke depan, Live Chats juga akan diperluas ke lebih banyak komunitas. Fitur itu akan hadir bersama kemampuan untuk mengutip momen dari percakapan langsung ke feed pengguna.

Pengguna diberi kontrol lebih besar atas algoritma

Selain komunitas, pembaruan besar lain datang dari fitur baru bernama Your Algo. Fitur ini menjadi pelengkap dari Dear Algo yang sebelumnya sudah tersedia di Threads.

Dear Algo memungkinkan pengguna memberi tahu algoritma Threads mengenai jenis konten yang ingin lebih sering atau lebih jarang ditampilkan. Dengan Your Algo, pendekatan itu diperluas agar pengguna bisa mengatur preferensi untuk topik tertentu.

Pengguna dapat menentukan berapa lama permintaan tersebut berlaku. Meta menyediakan tiga pilihan durasi, yaitu satu hari, tiga hari, dan tujuh hari.

Permintaan yang dibuat melalui Your Algo hanya bisa dilihat oleh pengguna yang bersangkutan. Threads juga menggabungkan pengelolaan Dear Algo dan Your Algo dalam satu hub terpadu agar pengaturan preferensi menjadi lebih mudah.

Peluncuran Your Algo dimulai hari ini di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Distribusi yang masih terbatas ini menunjukkan Meta memilih penerapan bertahap untuk fitur yang berkaitan langsung dengan sistem rekomendasi konten.

Dari penantang menjadi platform yang mulai matang

Threads sempat muncul di tengah gelombang layanan alternatif Twitter setelah Elon Musk membeli platform tersebut. Pada fase awal, banyak perhatian tertuju pada apakah Threads hanya memanfaatkan perpindahan pengguna sementara atau benar-benar mampu membangun identitas sendiri.

Angka 500 juta pengguna aktif bulanan memberi sinyal bahwa Threads sudah bergerak melampaui fase awal itu. Meta kini menempatkan platform ini bukan sekadar sebagai penampung eksodus pengguna, melainkan sebagai layanan yang terus membentuk pengalaman sosialnya sendiri lewat komunitas, percakapan langsung, dan kendali algoritma yang lebih spesifik.

Arah pengembangan ini juga memperlihatkan strategi Meta yang lebih rapi. Alih-alih hanya mengejar pertumbuhan, perusahaan mulai menambah fitur yang dapat membuat pengguna bertahan lebih lama dan merasa feed mereka lebih relevan.

Kombinasi antara pertumbuhan pengguna, kedekatan dengan Instagram, dan penguatan fitur communities menjadi kunci terbaru bagi Threads. Dengan pembaruan ini, Meta tampak ingin memastikan bahwa lonjakan pengguna tidak berhenti sebagai statistik, tetapi berubah menjadi aktivitas yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan di dalam platform.

Source: www.gsmarena.com
Terbaru